
Aulia masih berdiri ditempatnya dia tidak mengerti kenapa warga ingin mengusir Bara dan Ayahnya dari desa ini.
''Ayo Aulia kita pergi sekarang, sebelum warga mengusir Bara dan Ayahnya,'' ucap orang itu.
Aulia menganggukkan kepalanya mereka pun segera pergi ke rumah Bara, sampainya mereka disana warga semakin ramai dan berapa warga sedang mendorong Bara dan Ayahnya.
''Tunggu ada apa ini?'' tanya Aulia.
''Kau tidak usah ikut campur Aulia, mereka ini harus di usir dari desa ini, kalau tidak kita semua akan dalam bahaya,'' ujar warga.
''Tapi apa salah mereka?'' tanya Aulia.
''Apa kau tidak tahu, kalau ibunya Bara seorang dukun dan bersekutu dengan siluman ular!'' ujar warga.
''Itu tidak mungkin, aku sangat mengenali ibunya Bara dia orang baik, bagaimana bisa dituduh sebagai dukun,'' ucap Aulia.
Warga tidak mempedulikan perkataan Aulia mereka terus mendorong Bara dan Ayahnya menjauh dari desa. Dari kejauhan terlihat ustadz Karim dan pak kades berjalan mendekati para warga.
''Apa yang sedang kalian lakukan?'' tanya ustadz Karim.
__ADS_1
''Kami ingin mengusir Bara dan Pak Sury dari desa ini, pak,'' sahut warga.
''Betul ustadz, karena mereka bisa membahayakan desa kita,'' ujar salah satu warga.
''Apa kalian sudah mempunyai buktinya, dengan tuduhan kalian itu?'' tanya pak Kades Budin.
''Saya buktinya pak,'' sahut warga yang melihat kejadian tersebut.
''Apa bapak yakin yang bapak lihat itu, adalah bu Ina?'' tanya pak kades.
''Saya yakin pak, itu bu Ina yang berubah wujud menjadi siluman ular,'' sahut warga itu.
''Tolong pak kades, saya benar-benar tidak tahu masalah ini, istri saya sudah meninggal. Tapi kenapa masih di tuduh sebagai dukun dan siluman ular itu tidak masuk akal pak,'' ucap pak Sury yang tangannya masih di pegang oleh warga.
''Tapi saya melihatnya pak, jika itu bukan dia siapa lagi yang mirip dengannya,'' ujar orang itu.
Semua orang pun terdiam mereka tidak tahu, siapa yang benar dan siapa yang berbohong warga hanya tahu ceritanya tapi tidak melihatnya secara langsung.
''Lebih baik lepaskan dulu mereka, kita cari tahu dahulu siapa yang berbuat seperti itu, mungkin saja ada Makhluk lain yang menyerupai wajah bu Ina,'' ucap Pak kades.
__ADS_1
Semua warga pun melepaskan Pak Sury dan Bara semua orang kembali pulang ke rumah mereka masing-masing. Hanya pak kades dan ustadz Karim yang masih tinggal di rumah Bara Aulia juga berada di rumah itu.
''Apa yang terjadi pak? apa benar bu Ina melakukan semua itu?'' tanya ustadz Karim.
Pak Sury menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
Aulia dan Bara hanya diama saja, meskipun pertanyaan dari ustadz Karim benar adanya. Tapi bu Ina bukanlah seorang dukun dia hanya diberi kekuatan jahat oleh Ratu sanca.
''Lalu siapa yang melakukan semua ini?'' tanya pak kades menatap satu-persatu orang yang ada di rumah itu.
''Entahlah pak, saya juga tidak tahu siapa yang berbuat seperti itu, kenapa ada orang jahat melakukan semua ini,'' ucap pak Sury.
Satu jam berlalu pak kades dan ustadz Karim pergi dari rumah Bara.
''Ayah, aku mau pergi sebentar dengan Aulia aku akan segera kembali,'' ucap Bara berlalu pergi.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG