Harimau Aulia

Harimau Aulia
kesembuhan Bara


__ADS_3

Aulia kembali menggendong Bara di belakangnya karena perjalanan mereka masih sangat jauh Aulia mengubah wujudnya menjadi harimau, agar dia lebih cepat berlari jika dia mengubah wujudnya, burung elang itu terbang mengikuti mereka mungkin elang itu sudah mengetahui siapa Aulia sebenarnya maka dari itu dia ingin selalu dekat dengan Aulia.


Sampainya di desa indah Aulia kembali mengubah wujudnya menjadi manusia mereka sudah memasuki desa, anak kota itu melihat Aulia menggendong Bara di punggungnya.


Aulia melewati anak kota itu, dia tidak mempedulikannya dia hanya terus berjalan menuju rumah Bara, Naura melihat kejadian itu dia langsung berdiri dari tempat duduknya. Dia merasa heran kenapa Aulia menggendong Bara seperti itu.


''Ada apa dengan mereka berdua?'' tanya Sadam yang juga melihatnya kejadian tersebut.


''Gak tahu,'' sahut Naura.


''Mereka sangat akrab ya, gue jadi iri melihat persahabatan mereka begitu tulus keliatannya,'' ujar Sadam.


Naura pun kembali duduk di kursinya sambil menyeruput minuman dingin di depannya, Kaila dan Kenzo sebuk dengan ponsel masing-masing.


''Hai!, besok kita harus mencari tanaman bunga ini, apa di hutan ini ada?'' tanya Kaila sambil memperlihatkan foto bunga yang ingin mereka cari.


''Gue gak tahu tanaman ini ada atau gaknya, coba kita tanya orang sini,'' ujar Sadam.


Kaila memanggil ibunya Gadis pemilik warung makan itu.


''Bu, saya mau tanya apa tanaman bunga ini ada?'' tanya Kaila.

__ADS_1


Ibu itu melihat gambar bunga itu sambil mengerutkan keningnya.


''Sepertinya ada mba, cuma saya kurang tahu di mana tumbuh tanaman ini kelihatannya agak susah mencarinya,'' ujar ibunya Gadis yang bernama bu Aida.


''Terima kasih bu,'' ucap Kaila kembali berjalan mendekati teman-temannya.


''Apa kata ibunya?'' tanya Naura.


''Katanya tanaman bunga ini ada, cuma agak susah mencarinya,'' ujar Kaila mengatakan apa yang di sampaikan oleh bu Aida tadi.


''Apa sebaiknya kita gak usah cari tanaman ini takutnya nanti berbahya buat kita kalau harus masuk hutan,'' ujar Naura.


''Benar juga apa yang di katakan Naura lebih baik kita jangan pergi kesana,'' sahut Kaila.


''Ehai!, lo masih ingat gak apa yang di bilang sama pak Budin jangan berbuat macam-macam di desa ini, lo masih mau kejadian malam itu terjadi lagi sama lo,'' ujar Kaila.


''Udah-udah jangan pada ribut, nanti kita pikirkan lagi, kita masih banyak waktukan disini,'' sahut Naura.


......................


...DI TEMPAT LAIN...

__ADS_1


Aulia mengatar Bara sampai ke rumahnya Aulia membawa Bara lewat jalan belakang rumah Bara, karena takut orang tua Bara tahu kalau Bara terluka.


''Kita masuknya lewat jendela kamar aja,'' ujar Bara.


''Kita udah seperti maling saja masuk lewat jendela,'' sahut Aulia sambil membawa Bara masuk kedalam kamarnya melalui jendela tersebut.


''Terima kasih kamu sudah membantu ku,'' ucap Bara setelah sampai kedalam kamarnya.


''Ngak perlu berterima kasih ini semua juga gara-gara aku, kamu jangan lupa yang dikatakan sama kakek, kamu harus memulilhkan tenaga dalamnya mu kembali,'' ujar Aulia.


''Iya aku akan melakukannya,'' sahut Bara.


''Ya sudah sekarang aku harus pulang, pasti nenek sudah menunggu ku di rumah,'' ujar Aulia


Aulia pun segera keluar dari kamar Bara dia berlari sangat cepat agar tidak ada orang yang melihat keberadaannya.


.


.


.

__ADS_1


. ... BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS.


__ADS_2