Harimau Aulia

Harimau Aulia
Dendam pemuda desa


__ADS_3

Para pemuda itu duduk di sebuah pondok tempat warga berjaga-jaga malam.


"Tangan kau masih sakit?" Tanya temannya.


Pemuda itu Menganggukkan kepalanya sambari memijit lengannya.


"Itu salah kau sendiri untuk apa kamu pegang-pegang si Gadis tadi?" Tanya yang lainnya.


Pemuda itu hanya diam saja mendengar oceh-ocehan teman-temannya.


"Aku ingin kalian membantu ku."


"Bantu apa?" Tanya temannya.


"Untuk menghajar orang itu!" Jawab pemuda itu.


"Maksud kau, Bara," ucap temannya.


"Kau tahu namanya?" Tanya pemuda tersebut menyipitkan matanya dia penasaran siapa Bara itu.


"Hei! Aku kasih tahu sama kalian, kita ini orang desa sebelah. Jadi jangan pernah punya urusan dengan orang-orang desa indah," ucap pemuda yang lain.


"Emangnya kenapa? Sepertinya kau cukup tahu tentang orang-orang desa itu?" Tanya pemuda di sampingnya.


"Iya, aku tidak begitu mengetahui tentang desa itu. Tapi aku punya teman orang sana dia banyak cerita tentang desa itu, warga desa indah banyak orang yang memiliki ilmu kesaktian. Jadi aku peringatkan jangan sekali-kali berurusan dengan warga mereka."

__ADS_1


"Ihhh!.. Seram juga ya desa mereka," ucap yang lainnya bergidik ngeri.


"Tapi aku tetap masih penasaran sama Bara itu, aku hanya ingin kalian membantu ku," ucap pemuda itu yang begitu keras kepala.


"Aku tidak mau, punya masalah dengan mereka" jawab temannya.


"Kaliankan teman-teman ku kok gak mau membantu aku sebentar saja, aku ingin lihat siapa Bara itu apakah dia juga punya ilmu kesaktian. Itu saja." Pemuda itu memaksa teman-temannya.


Mereka pun saling tatap satu sama lain, tidak lama mereka pun Menganggukkan kepala. Mereka mengiyakan ajakan temannya itu.


Malam itu mereka para pemuda tersebut mengintai Bara yang akan melewati jalan setapak, dan Benar saja Bara melewati jalan itu.


"Itu dia si Bara kita apakan dia?" Tanya salah satu temannya.


"Aku ingin membalas sakit tangan aku ini." Jawab pemuda itu.


"Keluar!" Teriak Bara.


"Bara-Bara ternyata kau hebat juga ya bisa mengetahui kami disini," ucap pemuda itu.


"Buat apa kalian mengintai saya?" Tanya Bara.


"Saya ingin membalsa karena kau sudah menyakiti saya." Pemuda itu menatap Bara.


"Itulah akibatnya jika kau berani menyentuh seorang perempuan!" ucap Bara.

__ADS_1


Mereka bersama-sama menyerang Bara Lima pemuda itu tumbang satu-persatu, Bara mendekati pemuda itu.


"Jangan coba-coba untuk membuat masalah di desa ini, pergilah jangan kembali lagi!" ucap Bara berlalu pergi meninggalkan orang-orang itu.


Para pemuda itu kembali duduk di dalam pondok di tempat mereka nongkrong sebelumnya.


''Ini semua gara-gara kamu aku udah bilang jangan pernah berurusan dengan orang desa itu!'' ucap teman pemuda itu.


''Ini semua gara-gara Gadis, jika tidak semua ini tidak akan terjadi!'' ucap pemuda itu.


''Ya jelaslah dia marah, semua perempuan pun pasti akan marah saat dipegang oleh laki-laki,'' sahut temannya.


''Aku mau pergi, aku gak mau lagi berurusan dengan orang desa itu.'' mereka pun pergi meninggalkan pemuda tersebut.


''Saya akan pergi ke dukun sakti, aku akan membalas perbuatan Bara dan Gadis!'' pemuda itu keluar dari pondok tersebut.


DI TEMPAT LAIN


Aulia pertemu Bara di perjalanan tapi Bara tidak mempedulikannya dia hanya melewati Aulia.


''Kenapa Bara diam saja? apa dia masih marah kepada ku?'' batin Aulia.


.


.

__ADS_1


.


. BERSAMBUNG


__ADS_2