Harimau Aulia

Harimau Aulia
AULIA DAn BARA


__ADS_3

''Aulia kamu tidak apa-apa?'' tanya Bara sambil memegang pundak Aulia.


''Iya Aku tidak apa-apa,'' jawab Aulia setelah mengeluarkan kitab itu dari dalam tubuhnya kitab itupun di buka didepan Bara.


''Apa? yang sedang kamu pikirkan?'' tanya Aulia.


''Bagaimana aku bisa mempelajari kitab itu, sedangkan kamu yang memiliki ilmu kesaktian tinggi saja seperti ini, bangaimana dengan ku pasti aku bisa mati,'' ujar Bara.


''Tidak kamu tidak akan mati ayo persiapkan diri mu,'' ujar Aulia.


Bara menganggukkan kepalanya mulai duduk bersila di depan Aulia mereka menutup mata dan konsentrasi untuk menyerap ilmu yang ada di dalam kitab itu.


Elang besar itu masih setia memantau Aulia dan Bara di atas bukit itu, Elang itu melindungi mereka dengan ajian pelindungnya agar siluman atau Makhluk-makhluk lainnya tidak melihat mereka yang sedang mempelajari kitab itu. Elang itu menunggu sampai mereka selesai.


dua jam tiga jam berlalu mereka selesai mempelajari kitab itu saat Bara membuka matanya mulutnya mengeluarkan darah seperti yang di rasakan Aulia waktu itu, apa lagi, dia hanya seorang Bara dia tidak sanggup menerima ilmu sekuat itu.


Aulia langsung membantu Bara menopang tubuhnya dari belakang agar Bara tetap kuat Aulia memberikan kekuatannya sambil menempelkan dua telapak tangannya di belakang Bara. Tidak begitu lama Bara kembali pulih kekuatannya seperti bertambah berkali-kali lipat. Mereka berdua pun mengatur napas masing-masing.


''Ini sangat luar biasa Aulia,'' ujar Bara menatap kedua tangannya.


Aulia hanya tersenyum melihat Bara yang sudah baik-baik saja.


Aulia mengambil kitab itu dan menyimpan kembali kedalam tubuhnya.

__ADS_1


Elang yang berdiri di atas pohon tadi pun mengecilkan tubuhnya dia pura-pura terjatuh dari atas pohon itu agar Aulia dan Bara membawanya pulang ke rumah.


''Suara apa itu?'' tanya Aulia sambil turun dari bukit dan mencari asal suara tersebut.


Karena cuaca sangat gelap Aulia tidak bisa melihat apa-apa tapi dia tetap mencari asal suara itu Aulia memejamkan matanya berapa detik lalu membukanya kembali matanya berkilau dengan terng, dia melihat itu hanya seekor burung elang biasa Aulia pun mengambil burung tersebut.


''Ada apa? disana Aulia, apa yang kamu temukan?'' tanya Bara yang masih duduk di atas bukit.


Aulia berjalan mendekati,''Hanya seekor elang,'' sahut Aulia.


''Apa dia terluka?'' tanya Bara.


''Iya sepertinya kakinya patah, aku akan mengambil obat disana tolong kamu pegang sebentar,'' ujar Aulia, Aulia pergi mengambil obat untuk Elang itu.


Tidak lama Aulia kembali membawa obat di tangannya dan langsung menempelkan di kaki elang yang terluka.


''Aulia aku heran sama kamu, kamu kan bisa memberikan ilmu kamu untuk menyembuhkan sakitnya, kenapa? harus capek-capek mencari obat jauh-jauh,'' ujar Bara.


''Aku lebih suka mencari obat seperti ini kamu lihatkan di sekitar kita banyak tumbuh-tumbuhan obat herbal, di bukit di gunung dan juga di hutan kalau kita hanya mengandalkan ilmu saja maka tumbuh-tumbuhan ini tidak berguna,'' ujar Aulia.


''Benar juga, aku malah sering lupa selama menjadi harimau ini,'' sahut Bara tersenyum.


''Ya sudah ayo kita pulang, hari sudah mulai subuh,'' ujar Aulia.

__ADS_1


''Baiklah, apa elang ini kita tinggalkan disini?'' tanya Bara.


''Kita bawa dia pulang dahulu nanti kalau dia sudah sembuh baru kita lepaskan kembali,'' sahut Aulia.


''Hai,. Elang jelek kami akan membawa kau pulang ke rumah, kita akan memberikan kau makan nasi,'' ucap Bara sambil tertawa terbahak-bahak.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG,... JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS NYA, HANYA CERITA FIKSI


dukung terus ya biar semangat nulis nya.

__ADS_1


Siapakah Elang itu musuh atau kawan nantikan terus update nya..


__ADS_2