Harimau Aulia

Harimau Aulia
jelmaan siluman ular


__ADS_3

Setelah Aulia menjauh barulah ustadz Karim, memberikan gelas yang berisi air itu kepada Gadis. Dengan cepat Gadis mengambil gelas itu.


''Sekarang kamu basuh wajah kamu dengan air itu, jangan lupa bacalah bismillah,'' ucap ustadz Karim.


''Baik ustadz,'' jawab Gadis dia pun segera pergi dari ruangan itu. Dengan membaca bismillah Gadis membasuhi wajahnya dengan air tersebut. Tidak lama Gadis kembali ke dalam rumahnya.


''Bagaiman nak, apa ada perubahan dengan wajah kamu?'' tanya sang ibu.


Gadis tersenyum sambil membuka kain yang menutupi wajahnya, kini wajah itu kembali cantik seperti sedia kala.


''Allhamduliah kamu udah sembuh,'' ucap sang ibu memeluk Gadis.


Semua orang yang berada di rumah itu merasa bahagia melihat Gadis kembali sembuh. Namun di tempat lain. Pemuda yang telah menyuruh dukun untuk mencelakai Bara dan Gadis, sekarang teluh itu kembali kepadanya. Seperti kata teman-temannya waktu itu bahwa teluh itu akan kembali kepadanya sendiri.


''Aulia apa kau tahu siapa dukun mencelakai aku dan Gadis?'' tanya Bara.

__ADS_1


Aulia menganggukkan kepalanya mereka pun segera pergi ke rumah dukun tersebut. Mereka sampai di tepi gunung dimana rumah dukun itu berada terlihat rumah itu memang sangat kumuh dan tidak berpenghuni.


''Apa itu rumahnya? pantas saja rumahnya jauh dari para warga ternyata dia adalah seorang dukun sakti,'' ucap Bara.


Mereka kembali berjalan mendekati gubuk tersebut, Aulia mengetuk pintu gubuk itu dengan sangat kuat.


''Keluar kau!'' teriak Aulia.


Tidak lama dukun itu keluar dari rumahnya dia membuka pintu dan melihat ada dua pemuda berdiri di depan pintunya.


Aulia dan Bara Langsung masuk ke dalam gubuk itu dan mendorong sang dukun.


''Siapa yang telah menyuruh mu untuk mencelakai aku dan teman ku?'' tanya Bara menatap dukun itu dengan kemarahan yang memuncak.


''Saya tidak tahu siapa namanya, yang jelas dia seorang pemuda dia meminta ku untuk mencelakai orang-orang yang ingin dia celakai,'' ucap sang Dukun.

__ADS_1


''Kau harus mati! jika tidak maka kau akan melakukannya lagi kepada orang lain!'' ucap Bara mengeluarkan ilmunya.


''Siapa kalian sebenarnya?'' tanga sang dukun.


''Sebentar lagi kau akan mengetahui siapa kami,'' ucap Aulia.


Dukun itu lari menuju pegunungan, Aulia dan Bara mengejar dukun itu. Hingga mereka pertarung disana. Tiba-tiba dukun itu mengubah wujudnya menjadi seekor ular besar dengan kepala manusia.


''Ternyata kau adalah siluman ular!'' Bara dan Aulia segera mengubah wujud mereka menjadi harimau meraka mulai bertarung di gunung tersebut. Dukun itu mengibaskan ekornya hingga membuat Aulia terpental jauh dengan cepat Aulia kembali bangkit dan kembali menyerang siluman itu, Bara yang telah dililit oleh siluman ular itu dia sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Aulia kembali mengubah wujudnya menjadi manusia dia mengeluarkan ilmu sihirnya dengan cepat dia mengarahkan sihir itu ke arah siluman ular. Tetapi ular itu tidak melepaskan lilitannya dia terus mencengkram erat tubuh Bara hingga Bara tidak bisa untuk bernapas.


Aulia terus mengeluarkan ilmunya hingga sihirnya mengenai wajah siluman ular itu. Saat itu juga ular itu melepaskan lilitannya, Bara pun terjatuh setelah lepas dari cengkraman ular itu. Siluman ular itu segera menghilang dari pegunungan tersebut. Malam itu Aulia membawa Bara ke hutan terlarang karena dia tidak mungkin membawa Bara pulang ke desa takut para warga melihat mereka, sampainya di hutan terlarang Aulia langsung membaringkan Bara di tempat sang kakek.


''Apa yang sudah terjadi sama Bara?'' tanya Raja Agra.


''Kami barusan bertarung dengan siluman ular yang menjelma menjadi seorang dukun,'' jawab Aulia..

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2