
Mereka pun sampai di hutan sungai banyak tersebut.
''Wah! ternyata di sini memang banyak sungai ya, sebelum kita sampai kesini udah berapa sungai yang kita lewati?'' tanya Sadam.
''Iya-iyalah namanya aja sungai banyak pastilah banyak sungai,'' sahut Kenzo.
Aulia menoleh ke belakang seperti ada sesuatu yang mengintai mereka.
''Lo kenapa dari tadi gue lihat lo diam saja?'' tanya Kenzo.
''Ada seseorang yang sedang mengikuti kita,'' sahut Aulia.
''Perasaan lo aja kali, mana ada orang yang mengikuti kita, kita aja cuma berempat dari tadi,'' ujar Kenzo.
''Sebaiknya kalian cepat sembunyi dari sini!,'' ujar Aulia.
''Apa?'' tanya Kenzo.
''Pergi dan sembunyi lah!,'' ujar Bara yang juga menyuruh mereka berdua bersembunyi.
''Gak-gak gue gak mau pergi,'' sahut Kenzo.
''Apa kamu mau mati disini?'' tanya Bara.
Kenzo hanya diam saja, Sadam menarik tangan Kenzo untuk pergi bersembunyi.
__ADS_1
''Ayo Ken,'' ujar Sadam sambil memegang tangan Kenzo.
Tidak lama setelah mereka pergi. Hariamu kuning datang ke arah Aulia dan Bara yang berdiri di tepi sungai itu. Hariamu kuning mengagum di depan Aulia dan Bara, mereka pun mengubah wujud mereka menjadi manusia.
Kenzo dan Sadam tidak percaya apa yang telah mereka lihat. Dengan mata mereka sendiri, Sadam yang sedikit latah itu ingin berteriak tapi dengan cepat Kenzo menutup mulutnya.
''Apa? yang kita lihat ini Sadam apakah mereka harimau jadi-jadian?'' tanya Kenzo masih tidak percaya.
''Jangan tanya sama gue, semua cerita yang gue baca waktu itu sekarang gue melihatnya dengan nyata dan jelas,'' sahut Sadam.
''Kenapa? kalian selalu saja mengganggu kami dan menghalangi kami?'' tanya Bara.
''Sebelum Aulia memberikan kitab harimau putih itu maka kami tidak akan pernah berhenti untuk terus mengganggu kalian,'' sahut Gavar murid dari Bagaskara itu.
''Sampai matipun saya tidak akan memberikannya kepada kalian para siluman,'' ujar Aulia.
Mereka pun langsung berkelahi satu sama lain saling mengeluarkan ilmu tenaga dalam, Gavar mengubah wujudnya menjadi harimau begitu juga dengan teman-temannya, Aulia dan Bara juga mengubah wujudnya menjadi harimau putih. Mereka tidak berhenti berkelahi di tepian sungai itu.
''Astagfirullahaladzim,'' ucap Sadam melihat kejadian itu.
Kenzo dan Sadam tidak menyangka bahwa Aulia dan Bara bukanlah manusia biasa mereka juga harimau jadi-jadian, Kenzo memegang dadanya dia begitu terkejut orang yang telah menemani mereka selama di perjalanan menuju hutan adalah keturunan Harimau putih.
''Lo jangan pingsan disini,'' ujar Sadam kepada Kenzo yang hampir pingsan itu.
Gavar dan teman-temannya terluka parah saat bertarung melawan Aulia dan Bara. Saat Bara ingin menghabisi Gavar seseorang membawa mereka pergi menghilang.
__ADS_1
''Kemana mereka?'' tanya Bara.
''Sepertinya ada seseorang yang telah menyelamatkan mereka,'' sahut Aulia.
''Siapa?'' tanya Bara mengerutkan keningnya.
''Entahlah aku juga belum tahu, mungkin saja ada makhluk siluman lain di hutan ini,'' ujar Aulia.
Saat Bara dan Aulia membalikkan badan mereka di belakang mereka, sudah berdiri Sadam dan Kenzo mereka berdua menatap, Aulia dan Bara.
''Siapa kalian sebenarnya?'' tanya Kenzo.
''Apa maksud mu,'' sahut Aulia.
''Kami melihat kalian berdua berubah menjadi harimau putih, siapa kalian sebenarnya? apa kalian bukan manusia biasa?'' tanya Kenzo.
.
.
.
.
. ... BERSAMBUNG...
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS HANYA SEBUAH CERITA FIKSI.