Harimau Aulia

Harimau Aulia
Berebut kitab harimau putih


__ADS_3

Malam sudah semakin gelap untungnya cuaca yang mendukung tadi tidak jadi hujan, Kenzo dan Sadam dan juga Bara mereka tertidur lelap di dalam lingkaran api unggun tersebut. Tapi Aulia tidak bisa tidur dia akan menjaga teman-temannya yang sedang tertidur itu.


Aulia duduk bersila di samping Bara dia mencoba untuk berkonsentrasi untuk menyembuhkan tenaga dalamnya agar lebih kuat melawan musuh-musuhnya.


Beberapa makhluk Siluman mencium mau manusia harimau dan juga kitab harimau putih tersebut penciuman para siluman memang luar biasa dengan jarak jauh pun mereka bisa merasakan adanya makhluk lain termasuk kitab-kitab para harimau.


Aulia membuka matanya dia mendengar suara seperti memanggil dirinya. Dari seberang sungai, Aulia mengedipkan matanya dan mengeluarkan cahaya biar dia bisa melihat lebih jelas siapa yang berada di seberang sana. Aulia melihat sekeliling Hutan tersebut tidak ada siapapun disana. Tapi suara tersebut masih terdengar olehnya.


''Datanglah kemari saya ingin menyampaikan sesuatu,'' ucap suara itu.


Aulia tidak mempedulikan suara tersebut dia tahu kalau itu adalah para siluman yang ingin menjebaknya agar dia datang.


''Aulia-Aulia,'' panggil suara itu, kali ini suara itu seperti suara neneknya. Bu Lilis.


Tapi Aulia tetap tidak mempedulikan suara tersebut dia tetap berpikir bahwa itu adalah sebuah jebakan untuknya.


Tiba-tiba Aulia melihat seseorang melintasi sungai dengan sangat cepat dan seseorang itupun menghilang ke dalam hutan, Aulia pun bangkit dari tempat duduknya dia melihat ke arah sungai, dan keluar dari lingkaran api itu.


''Apa yang harus aku lakukan, jika aku pergi siapa yang akan menjaga mereka disini,'' batin Aulia.

__ADS_1


Aulia mencoba mengeluarkan ilmu pelindung yang dia miliki, dia melindungi teman-temannya agar tidak ada siluman yang akan mendekati mereka.


Kini Aulia berada di tepian sungai dia melihat ke seberang sana. Sungai itu sangat tenang. Namun, sangat berbahya.


Aulia mengubah wujudnya menjadi harimau dan melompati sungai tersebut dengan tiga kali lompat saja dia sudah berada di seberang sungai itu.


Aulia mendengar suara orang tertawa terbahak-bahak di hutan tersebut tapi dia tidak melihat wujudnya makhluk itu.


''Siapa disana perlihatkan wujud mu jangan seperti siluman yang tidak punya harga diri,'' ujar Aulia sambil melihat sekeliling Hutan.


''Berani sekali kau anak muda bicara seperti itu kepada kami para siluman,'' sahutnya mereka pun keluar satu-persatu mengelilingi Aulia yang berada di tengah-tengah mereka.


''Kami hanya ingin kau mati di tangan kami!,'' ujar para siluman itu.


''Mati saya hanya di tangan Allah bukan di tangan kalian,'' sahut Aulia yang begitu santai.


''Hahahah!, jika kau tidak ingin mati disini serahkan kitab itu kepada kami,'' ujar para siluman.


''Apa? tidak ada yang lain kalian harapkan selain kitab itu?'' tanya Aulia.

__ADS_1


''Kami juga mengharapkan kau mati dan juga kitab itu,'' sahut sahut siluman penjaga sungai itu.


...DI SEBERANG SUNGAI...


Bara terbangun dari tidurnya dia menoleh kiri kanan, Aulia sudah tidak ada di sampingnya api unggun masih menyala di sekitar mereka Kenzo dan Sadam masih tertidur pulas.


''Kemana? Aulia kenapa dia pergi tanpa memberitahu ku,'' batin Bara.


.


.


.


.


. ... BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS HANYA SEBUAH CERITA FIKSI

__ADS_1


__ADS_2