Harimau Aulia

Harimau Aulia
dua Harimau lain


__ADS_3

''Nenek ini Nauranya sudah datang,'' ucap Aulia sambil menurunkan tubuh Naura.


''Ayo Naura kamu duduk disini dulu, kamu harus tinggal untuk berapa hari di rumah nenek biar nenek sama Aulia yang akan mengobati mata kamu,'' ujar Bu Lilis.


''Tapi nek, Naura harus pulang besok ke kota tidak mungkin jika Naura harus tinggal sendiri disini teman-teman Naura juga pulang bseok,'' jawab Naura.


''Tapi Naura mata kamu saja belum sembuh bagaimana kamu bisa pulang besok bilang saja sama teman-teman kamu untuk tidak pulang dulu,'' sahut Aulia.


''Aku bisa berobat di rumah sakit di kota,'' ucap Naura.


''Naura! mata kamu tidak bisa hanya di obati di rumah sakit saja. Karena yang kamu alami ini berbahaya jika tidak di tangani dengan cepat maka kamu bisa buta permanen!'' ujar Aulia menaikkan nada bicaranya.


Pagi harinya.


.DI TEMPAT LAIN.


''Kaila Naura dimana kok dia gak sama lo?'' tanya Kenzo.


Kaila tidak mendengar perkataan Kenzo dia hanya melamun memikirkan tentang kejadian semalam.


''Kaila kok lo diam aja sih!'' ujar Kenzo.


''Hah... Maaf lo ngomong apa tadi?'' tanya Kaila.


''Lo kenapa? gue cuma tanya Naura dimana?'' tanya Kenzo.


''Naura ada di rumah Aulia tadi malam Aulia membawa Naura ke rumahnya untuk pengobatan mata Naura,'' ucap Kaila.


''Kenapa? lo gak kasih tahu kita?'' tanya Kenzo.


''Apa! Naura di bawa Aulia?'' tanya Sadam dia menyahut dari belakang, '' kenapa? lo tidak melarangnya kita sudah tahu kalau dia siluman harimau, dan lo malah membiarkan Naura pergi di bawa siluman itu!'' ujar Sadam lagi.


''Sadam lo kalau bicara jangan kencang-kencang kalau lo masih pengen hidup kalau sampai Aulia mendengar perkataan lo barusan lo bisa mati!'' sahut Kaila.

__ADS_1


''Kalian berdua ini benar-benar aneh tahu gak, gue mau tanya sama kalian apa kalian melihat Aulia dan Bara berubah wujud harimau, gak kan jadi kalian jangan asal bicara!'' ucap Kenzo.


Kenzo pun pergi meninggalkan Kaila dan Sadam, Kenzo pergi ke rumah Aulia untuk menemui Naura di sana.


''Assalamualaiakum,'' ucap Kenzo setelah sampai di rumah Aulia.


''Waalaiakumsalam,'' sahut Aulia, '' Kenzo ayo masuk bagus kamu datang ayo kita makan bersama,'' ajak Aulia.


Kenzo menganggukkan kepalanya mereka pun makan bersama siang itu.


''Nak Kenzo teman-teman kamu yang lain kemana kenapa mereka tidak datang?'' tanya Bu Lilis.


''Mereka sudah pergi ke warung nek katanya mereka mau makan di sana,'' sahut Kenzo tersenyum.


..DI WARUNG..


Kaila dan Sadam sedang menyantap makanan mereka. Namun mereka mendengar berapa warga bicara tentang harimau.


''Kayaknya desa ini topiknya semua tentang harimau jadi-jadian itu gak ada cerita yang lebih menarik!'' ucap Sadam tersenyum miring.


Sadam menganggukkan kepalanya.


Seorang ibu-ibu pemilik warung tersebut mendekati para warga yang tengah bercerita tentang manusia harimau putih.


''Pak apa benar ada warga yang hanyut terus di selamatkan oleh harimau putih itu?'' tanya seorang wanita paruh baya tersebut.


''Benar bu, ibu tahu dari mana berita itu?'' tanya seorang warga.


''Dari suami saya pak tadi malam dia cerita tentang warga yang hanyut terus di selamatkan oleh harimau putih,'' sahut wanita itu.


Sadam dan Kaila mendekati warga tersebut mereka sangat ingin tahu tentang cerita itu, dan mereka menyangka kalau dua. Harimau putih itu adalah Aulia dan Bara.


''Maaf pak saya mau tanya, kejadian warga yang hanyut itu kejadiannya kapan ya pak?'' tanya Sadam dia segera duduk dengan warga tersebut.

__ADS_1


''Kalau tidak salah tiga hari yang lalu mas,'' sahut warga itu.


''Emangnya meraka pergi kemana pak. Kok bisa hanyut gitu?'' tanya Kaila.


''Mereka sedang mencari kayu bakar dan juga rotan mbak, karena warga kami mata pencarian kami di desa ini adalah rotan dan yang lain-lainnya di sekitar penggunungan atau di hutan. Mungkin mereka melewati sungai jadi sore itukan hujan lebat mungkin saja mereka di bawa arus sungai,'' sahut warga.


Sadam dan Kaila mengangguk-angguk kepala mereka.


''Apa mereka masih hidup pak?'' tanya Sadam.


''Masih mas, mereka selamat kalau tidak selamat siapa yang memberi tahu tentang cerita ini,'' ujar salah satu warga.


''Hemm... Saya pikir saat harimau itu menyelamatkan mereka, mereka sudah meninggal. Kan sungai itu arusnya deras,'' ucap Sadam.


''Iya sih mas, Alhamdulillahnya meraka masih selamat,'' sahut warga.


Sadam dan Kaila kembali pulang ke rumah tempat mereka tinggal. Di perjalanan Kaila bertanya kepada Sadam.


''Dam... sepertinya kita sudah salah paham sama Aulia dan Bara deh, mungkin harimau putih itu bukan mereka. Lo masih ingatkan saat kita di hutan Aulia dan Bara bersama dengan kita mencari tanaman itu, waktu itukan hujan sangat lebat?'' tanya Kaila.


''Iya sih, tapi gue tetep masih penasaran sama mereka berdua, meraka itu kadang-kadang suka aneh gitu,'' sahut Sadam.


''Ya sudahlah ayo kita pergi temuin Naura, besok kita harus pulang ke kota,'' ujar Kaila.


.


.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG jangan lupa subscribe vote dan like komen🙏


__ADS_2