
Malam harinya Naura duduk di halaman rumah yang di tempatinya itu dia menatap langit malam yang di penuhi oleh bintang-bintang di malam itu.
''Nak, sedang apa kamu diluar?'' tanya Bu Lilis yang melihat Naura duduk sendirian.
''Ibu,'' sahut Naura tersenyum.
''Jangan panggil ibu, panggil nenek saja,'' ujar Bu Lilis tersenyum, ''apa kamu suka melihat bintang?'' tanya Bu Lilis lagi.
''Iya nenek kalau saat di rumah pun aku suka melihat bintang apa lagi di desa seindah ini,'' sahut Naura.
''Aulia juga sangat menyukai bintang, tapi sepertinya dia tidak keluar rumah,'' ujar Bu Lilis.
''Kenapa?'' tanya Naura.
45.Al-Jāṡiyah : 26
قُلِ اللَّهُ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يَجْمَعُكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Qulillāhu yuḥyīkum ṡumma yumītukum ṡumma yajma'ukum ilā yaumil-qiyāmati lā raiba fīhi wa lākinna akṡaran-nāsi lā ya'lamụn.
45.Al-Jāṡiyah : 27
وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ الْمُبْطِلُونَ
walillaahi mulkussamaawaati waal-ardhi wayawma taquumussaa'atu yawma-idzin yakhsaru almubthiluuna.
''Nah itu kamu dengarkan, sebelum dia menyelesaikan mengajinya dia tidak akan keluar rumah dia memang seperti itu dia suka mengaji dan berzikir,'' sahut Bu Lilis.
Naura hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum mendengar Aulia mengaji sambil menikmati pemandangan indah malam itu. Tidak berapa lama Aulia keluar dari rumahnya dia melihat sang nenek duduk bersama Naura gadis berhijab itu.
__ADS_1
''Aulia ayo kemari,'' panggil Bu Lilis.
Aulia mengangguk dan berjalan mendekati sang nenek.
''Kamu ingin melihat bintangkan ayo duduk di sini, nenek juga lagi melihat bintang sama Naura.''
Aulia duduk di samping sang nenek mengangkat kepalanya melihat bintang-bintang malam itu Aulia tidak bicara sama sekali.
''Teman-teman kamu kemana? kenapa? mereka tidak duduk diluar bersama kamu?'' tanya Bu Lilis.
''Mungkin sebentar lagi nek, tadi mereka lagi makan,'' sahut Naura.
Sesekali Naura melirik Aulia yang berada di samping Bu Lilis Karena Aulia terlalu fokus melihat bintang sehingga dia tidak tahu bahwa Naura melihatnya.
''Ho iya, nak Naura kapan? kamu mulai mencari obat-obatan itu terus kamu berapa lama di sini?'' tanya Bu Lilis.
''Besok nek, kalau berapa lama aku disini mungkin cuma satu bulan, setelah itu kami akan kembali ke kota,'' sahut Naura.
......................
Naura melihat jam dari ponselnya saat itu pukul jam 9.00 malam Aulia dan Bu Lilis sudah masuk kedalam rumahnya Naura yang masih sendiri diluar rumah, segera masuk kedalam rumah.
''Naura lo dari mana?'' tanya Kaila.
''Aku dari luar,'' sahut Naura.
''Apa? lo gak dengar, apa yang di katakan pak kades Budin jangan diluar terlalu malam,'' ujar Kaila.
''Maaf aku terlupa, makanya aku buru-buru masuk,'' sahut Naura.
__ADS_1
''Keasyikan lihat bintang sih lo, sampai lupa waktu, gue gak mau tahu ya apapun yang terjadi malam ini gue gak ikut campur takut gue,'' ujar Kaila sambil memegang ponselnya lalu pergi kedalam kamar.
''Lo lagi ngapain manjat tembok kayak tokek gitu?'' tanya Kenzo kepada Sadam.
''Gue lagi cari sinyal nih, gue masih penasaran,'' sahut Sadam.
''Penasaran apa?'' tanya Kenzo.
''Tentang siluman harimau yang ada di desa ini, setidaknya saat kita pulang ke kota ada bahan untuk di ceritakan,'' ujar Sadam sambil terus memanjat tembok.
''Terserah lo deh, gue mau tidur lo cari aja sendiri cerita dongeng lo itu!'' ujar Kenzo berjalan menuju kamar.
Hanya tinggal Sadam sendiri di ruangan itu dia masih fokus membaca artikel tentang manusia harimau itu melalui ponselnya. Saat Sadam sedang membaca dia mendengar suara diluar rumah seperti bunyi orang berjalan.
''Siapa yang berada diluar jam segini,'' batin Sadam dia pun berlari masuk kedalam kamarnya dan langsung masuk kedalam selimut.
.
.
.
.
.
. ... BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPSNYA HANYA CERITA FIKSI.
__ADS_1