
"Tolong-tolong ada harimau." teriak seseorang diluar sana.
Berapa warga keluar dari rumah mereka. Mereka menghampiri orang yang meminta tolong tersebut.
"Dimana harimau itu?" tanya warga.
"Disana pak, harimau itu menyerang teman saya pak," ujar anak muda itu.
Warga tersebut takut untuk membantu anak muda itu sebeb itu menyangkut nyawa mereka.
"Maaf, saya tidak bisa membantu kamu ini adalah harimau. Kalau itu manusia saya masih bisa membantu," ujar warga.
"Tolong pak, teman saya bisa mati di serang harimau itu pak,'' ujar anak muda.
Warga tersebut tidak mempedulikannya mereka kembali masuk ke dalam rumah mereka masing-masing.
Anak muda itu berlari ke arah mesjid karena di mesjid masih ada berapa warga termasuk Aulia dan Bara ada disana. Setelah anak muda itu sampai di pintu mesjid dia langsung terjatuh karena kelelahan berlari.
Warga yang melihat pun segera menghampiri anak muda itu.
"Ada apa?" Tanya warga.
"Pak... Tolong teman saya pak," ujar anak muda itu dengan napas terengah-engah.
__ADS_1
"Kenapa dengan teman mu, apa yang terjadi?" tanya warga lagi yang masih belum mengerti perkataan pemuda itu.
"Teman saya di serang harimau pak, tolong pak," jawab anak muda itu.
Aulia dan Bara segera pergi ketempat kejadian itu berapa warga juga ikut bersama mereka, yang lainnya tinggal untuk menemani anak muda itu di mesjid.
Warga membawa obor di tangan mereka masing-masing menuju tempat kejadian tersebut.
Saat mereka sampai di tempat itu ternyata harimau tersebut sudah pergi sebab harimau tahu warga akan segera datang ketempat itu.
Mereka sangat terkejut melihat keadaan orang yang di serang harimau itu sangat mengenaskan.
"Aulia, Bara kalian mau ke mana? bantu kami untuk membawa jenazah ini," ujar warga.
"Baik pak," jawab Aulia dan Bara mendekati warga tersebut.
Dengan cepat Aulia dan Bara mengubah wujud mereka dan berlari ke arah pegunungan menuju hutan disana mereka bertemu harimau tersebut yang telah menyerang warga.
Aulia dan Bara kembali mengubah wujud mereka menjadi manusia, begitu juga dengan harimau kuning mengubah wujudnya menjadi manusia.
"Kenapa kalian selalu ikut campur?'' tanya harimau kuning.
"Urusan warga adalah urusan kami, dan kau sudah menyakiti warga kami," jawab Bara.
__ADS_1
"Dendam masa lalu itu tidak bisa hilang begitu saja, mereka pantas menerimanya," jawab harimau kuning.
"Kalau seperti itu kau harus mati!" ucap Aulia.
Mereka pun saling bertarung di hutan itu, tiga harimau kuning melawan dua harimau putih. Dua harimau kuning mati! ditangan Aulia dan Bara. Harimau kuning yang masih hidup segera melarikan dirinya sambil membawa temannya yang sudah mati tersebut dengan cara menghilang.
"Ayo Bara kita kembali ke desa." Ajak Aulia.
Bara menganggukkan kepalanya. Mereka pun kembali ke desa indah. Aulia dan Bara pergi ke rumah korban harimau itu, malam itu korban sudah siap untuk di makamkan.
Kini Aulia dan Bara kembali menemui teman korban untuk menanyakan apa yang telah terjadi kepada mereka. Kenapa mereka bisa bertemu dengan harimau-harimau itu.
"Coba kamu ceritakan apa yang sudah terjadi sama kalian tadi?" warga kepada anak muda tersebut.
Anak muda itu menceritakan semua kejadiannya. Dan kenapa mereka berdua bisa bertemu harimau jadi-jadian itu.
''Saat itu kami berdua ingin pergi memancing ikan di sungai sebrang waktu itu kami melewati kaki gunung yang dekat sungai, sebab kata teman saya di sungai itu banyak ikannya jadi kami pun pergi ke tempat itu, di situlah kami bertemu mereka.'' anak muda itu menceritakan semua kejadiannya.
Warga pun saling tatap satu sama lain, Aulia dan Bara juga ada disana untuk mendengar cerita dari anak muda itu.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG.