Jodohku Ayah Sahabatku

Jodohku Ayah Sahabatku
Bertemu


__ADS_3

Sementara itu di hotel tempat Alex dan Anita bulan madu, nampak sudah terlihat Anita tengah menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya tersebut.


Sambil membukakan jendela kamar yang memperlihatkan keindahan laut, Anita hendak membangunkan suaminya dengan membawa sarapan di tangannya.


Alex nampak masih tertidur pulas dengan wajah yang terlihat bahagia terpancar dari wajahnya.


Entah dia sedang bermimpi indah atau memang kebahagiaan sedang menyelimuti kehidupannya semenjak Anita resmi telah menjadi istri sahnya.


Untuk sesaat Anita menatapnya dengan ikut tersenyum sambil menaru nampan sarapan di atas meja samping tempat tidurnya.


Kemudian perlahan Anita mulai membangun suaminya tersebut.


"Sayang... bangun" ucap Anita begitu lembut untuk sekedar membangunkan Alex dari tidurnya.


Hingga beberapa kali Anita terus mencoba membangunkan suaminya dan pada akhirnya perlahan-lahan Alex terbangun dan mulai bermanja-manjaan pada Anita.


Tidak perduli dengan umur yang sudah tidak muda lagi, namun Alex bertingkah seperti pengantin yang baru saja menikah untuk pertama kalinya.


Sementara itu di rumah, Lolita nampak terpaksa harus bangun pagi-pagi untuk menuruti keinginan adik laki-lakinya tersebut.


Dia segera bergegas untuk masuk ke dalam kamar mandi meski dengan mata yang masih mengantuk dan tubuh yang masih terlihat lesu dengan di dorong paksa oleh Alexa.


Entah apa yang membuat alexa tumben-tumbenan ingin jalan-jalan pagi bersama kakak perempuannya tersebut.


Alexa begitu antusias ingin segera keluar bersama Lolita.


Dan untuk beberapa saat dia harus bersabar dan menunggu kakak perempuannya tersebut untuk bersiap-siap.


Beberapa menit kemudian Lolita pun sudah siap dengan tampilannya.


Tanpa menunggu lama lagi, Alexa segera menggandeng tangan kakak perempuannya dan segera menarik tangan Lolita untuk cepat-cepat ke luar rumah.


"Aduh dek bentar. Pelan-pelan jalannya" ucap Lolita pada adik laki-lakinya.


"Ayo kak Loli, cepetan!" ucap Alexa buru-buru, tidak perduli dengan apa yang di katakan kakak perempuannya tersebut.


Kemudian mereka pun segera pergi ke taman kota tempat orang-orang berolah raga di akhir pekan dan jalan santai, setelah beberapa hari kerja dengan kesibukannya masing-masing.


Sementara itu di sisi lain, rupanya Raja juga sedang berolah raga di tempat tersebut.


Raja nampak sedang joging dengan kaos singletnya yang menampilkan tubuh kekar dan atletisnya.


Dia juga memakai earphone di telinganya untuk mendengarkan musik dari handphone nya. Dengan tampilan seperti itu, membuat Raja terlihat tampan dan keren.

__ADS_1


Dan di tempat tersebut tidak sedikit para gadis yang terus memperhatikan Raja yang sedang joging tersebut. Sementara Raja tidak memperdulikan hal itu.


Dia terus melakukan aktivitasnya tersebut tanpa memperdulikan orang-orang sekitarnya.


Sementara itu, Lolita nampak tidak begitu bersemangat untuk melakukan olahraga paginya.


Meski begitu dia terpaksa harus menemani adik laki laki nya kemana pun dia mau.


Berbeda dengan Alexa yang begitu terlihat bersemangat dan energik dapat bermain dengan anak-anak lainnya.


Terlebih tempat tersebut di pasilitasi dengan beberapa permainan untuk anak kecil, dan salah satunya dengan permainan trampolin.


Hal tersebut menambah keseruan Alexa untuk ikut bermain di tempat tersebut.


Sementara itu, Lolita masih terlihat malas dan tak bersemangat. Bahkan dia hingga membawa bodyguard untuk menjaga adik laki-laki tersebut, takut tidak dapat memperhatikannya.


"Kak Loli, aku mau maen ke sana ya" ucap Alexa pada kakaknya.


"Tapi hati-hati, jangan jauh-jauh maennya" ucap Lolita pada adiknya tersebut.


"Kakak tunggu disini, ya" lanjut Lolita memberitahu.


Kemudian dia segera memberi kode pada bodyguardnya untuk segera menyusul Alexa dan menjaganya.


Dan pada saat mata Lolita mulai melihat kearah lain, tanpa sengaja dia melihat sesosok laki-laki yang di kenalnya sedang berlari pelan menuju ke arahnya.


"Sepertinya laki-laki itu wajahnya tidak asing" ucap Lolita yang tidak jelas melihat orang tersebut.


Tapi semakin laki-laki tersebut mendekat ke arahnya, barulah Lolita tahu bahwa laki-laki itu adalah Raja.


"Kak Raja?" ucap Lolita merasa sedikit terkejut melihat Raja dengan tampilannya yang saat ini terlihat tampak seksi di matanya.


"Apa aku tidak salah lihat?" lanjut Lolita kembali berbicara sendiri sambil mengucek-ngucek matanya memastikan.


"Ya Tuhan... dia terlihat seksi sekali dengan tampilannya seperti itu" ucap Lolita, diam-diam mulai kembali mengagumi dan memuji Raja saat ini.


Sementara itu, Raja yang mulai menyadari wanita yang sedang di lihatnya adalah Lolita, Raja pun nampak terlihat sedikit tersenyum dan mulai menghampiri Lolita yang sedang tertegun menatapnya dari tadi.


"Hay.... " ucap Raja mulai menyapa Lolita saat berada di hadapannya.


Namun yang di sapa masih terlihat mematung menatapnya, tidak merespon apa yang di katakan Raja padanya.


Kemudian Raja pun mulai kembali menyapa, hingga akhirnya Lolita kembali sadar dan mulai merasa malu sendiri.

__ADS_1


"I..iya... Hay juga" ucap Lolita saat dirinya mulai tersadar kembali.


"Kak Raja. Kamu suka olah raga di sini juga?" lanjut Lolita segera bertanya, mencoba berbasa basi pada Raja untuk mengalihkan perasaan gugup dan malunya.


"Tentu saja" ucap Raja.


"Tapi... sepertinya aku baru melihat mu ada disini" lanjut Raja berkata jujur.


"I.. iya. Aku baru mau memulainya hari ini" ucap Lolita.


"Hooh... baguslah kalau begitu. Jadi kapan-kapan kita bisa olah raga bareng disini" ucap Raja pada Lolita.


"Tapi .. ngomong-ngomong apa kamu lagi jalan sendirian sekarang?" lanjut Raja kembali berbicara.


"Ah... tidak. Aku jalan bareng sama adik ku" ucap Lolita pada Raja.


"Oya... Kalau begitu, apa berarti kamu kesini dengan Alexa? tanya Raja sedikit antusias mendengar ada anak Anita di tempat tersebut.


Sepertinya Raja mulai merindukan Alexa yang selama beberapa tahun ini sudah ikut mengurusnya.


Kemudian Lolita pun segera mengajak Raja untuk bertemu dengan Alexa.


"Tentu saja. Apa kamu ingin bertemu dengan Alexa?" ucap Lolita pada Raja.


"Apa boleh?" ucap Raja sedikit memastikan.


"Tentu saja boleh... Kalau begitu, ayo kita ke sana" ucap Lolita meyakinkan sambil mengajak Raja ikut bersamanya untuk bertemu dengan Alexa.


Kemudian mereka pun segera menghampiri Alexa untuk bertemu dengannya.


Lalu Alexa yang melihat kedatangan Raja pun merasa terharu dan senang. Alexa segera berlari dan memeluk laki-laki yang selama beberapa tahun ini sudah sering membantu ibu dan dirinya.


"Paman Raja....." ucap Alexa sedikit berteriak dan segera berlari menghampiri Raja saat sudah melihatnya.


"Hay sayang... Apa kabar mu?" ucap Raja.


"Aku baik. Bagaimana dengan paman?" ucap Alexa dan kembali bertanya saat kakinya sudah di peluk dengan erat.


"Yaah... seperti yang kamu saat ini lihat" ucap Raja sambil menggendong Alexa.


"Apa kamu ingin bermain dengan paman?" lanjut Raja bertanya, menawarkan dirinya untuk bermain dengan Alexa.


"Iya paman, aku mau" ucap Alexa begitu antusias.

__ADS_1


__ADS_2