Jodohku Ayah Sahabatku

Jodohku Ayah Sahabatku
Kedatangan Rio Untuk Menginap


__ADS_3

Kemudian setelah Alex menyelesaikan makan malamnya, dia segera ke atas dan masuk ke dalam kamarnya lalu segera tidur karna besok paginya dia harus mengadakan meeting lagi bersama para karyawan di perusahaan nya.


Setelah beberapa menit berlalu, Anita dan Lolita tiba di rumah nya. Terlihat para penjaga pos dan beberapa pelayan menyapa mereka dengan sopan. Lolita yang merasa biasa-biasa saja melihat perlakuan para penjaga dan pelayan nya, namun berbeda dengan Anita yang merasa tidak nyaman di perlakukan seperti itu, membuat Anita tertunduk malu dan segera mengekor Lolita masuk kedalam rumah nya.


Lolita yang melihat mobil daddy nya yang biasa di gunakan, menebak layahnya pasti sudah pulang lebih dulu dari nya. Namun Lolita tidak melihat Daddy nya di ruang keluarga, Lolitapun segera menuju dapur bersama Anita. Lolita merasa perut nya sudah lapar dan tadi di kafe hanya memesan minuman saja.


Terlihat makanan yang masih banyak di meja, Lolita menebak ayahnya pasti sudah makan malam lebih dulu. Namun Lolita tidak kecewa karna saat ini ada sahabatnya yang masih bisa menemaninya makan malam. Kemudian Lolita pun segera mengajak Anita untuk duduk dan makan bersama dengan nya sebelum mereka mengerjakan tugas skripsi nya.


"Eh Non baru pulang" ucap Mbo Inah setelah melihat Lolita di sampingnya "Non dari mana saja, tadi tuan nanyain non. Beberapa menit lalu tuan juga baru selesai makan" adu Mbo Inah dengan kepulangan tuannya pada Lolita.


"Biasa Mbo. Habis nyari bahan buat tugas skripsi" jawab Lolita pada Mbo Inah yang sudah di anggapnya seperti keluarga nya sendiri "Oh iya... tadi Daddy pulang jam berapa Mbo" tanya Lolita sambil menggeser kursi nya hendak duduk lalu menyuruh Anita untuk ikut duduk dan makan bersama nya "Ayo Nit, kamu duduk juga. Kita makan malam dulu ya. Aku laper banget nih" lanjut Lolita sambil menunjuk ke arah perut nya sebelum mendengar kan jawaban dari Mbo Inah.


"Tadi tuan pulang jam 7 malam, tapi karena Non belum datang juga, jadinya tuan makan duluan terus kembali lagi ke kamarnya" jawab Mbo Inah sambil mengambilkan minum air putih.


"Oh.. " ucap Lolita yang terkesan masa bodo. Lalu melanjutkan petanyaan pada Anita mengenai masakan Mbo nya "Gimana Nit, masakan Mbo Inah enak banget kan" ucap Lolita sambil tersenyum di bibirnya.


"mmh... iya enak banget" ucap Anita sungguh-sungguh namun dengan senyum getir nya karena masih merasa tidak nyaman berada di rumah sahabatnya tersebut.


"Oh iya. Nanti kamu gak usah pulang ya. Kamu nginep lagi aja di sini. Ok" ucap Lolita pada sahabatnya.

__ADS_1


"Tapi Lit" ucap Anita hendak menolak.


"Udah gak ada tapi... tapian. Ok" paksa Lolita pada sahabatnya.


"Sekarang kamu habisin dulu makanannya. Terus nanti kamu baru bantuin aku ngerjain tugas skripsi nya. Nanti kita ngerjain nya di kamar aku aja ya" lanjut Lolita pada Anita.


Tiba-tiba di tengah makan malam Lolita dan Anita, datang Rio yang sengaja datang untuk menginap di rumah pamannya tersebut yaitu sepupunya Lolita. Rio memang terkadang suka menginap di rumah pamannya, biasanya dia habis berdebat dengan ayah dan ibunya atau sekedar ingin menginap saja di rumah tersebut.


"Hallo ... adik sepupuku tersayang" ucap Rio memecahkan keheningan di tempat makan tersebut sambil membuka kedua tangannya lalu mencium pipi adik sepupu nya tersebut, gemas. Lolita yang menerima ciuman di pipi dari sepupunya tersebut langsung menghapus nya dan berkata "iiihh Kak Rio. Bau tau.... pasti habis minum-minum lagi kan" tebak Lolita yang mencium aroma tidak sedap dari kakak sepupu nya tersebut.


"Yaa... cuma sedikit ini"


"Jangan dong adikku tersayang, nanti kalau Daddy mu itu denger. Bisa-bisa kita gak bisa tidur karena denger ocehannya itu" ucap Rio pelan sambil menutup mulut Lolita agar tidak berteriak memanggil daddy nya "diam ya... oke" bujuk Rio sambil perlahan melepaskan tangannya dari mulut Lolita yang di jawab anggukan oleh Lolita.


"Kak Rio sih... makannya kalau habis minum gak usah kesini-sini lagi" omel Lolita pada kakak sepupunya tersebut.


"iya... iya lain kali nggak lagi. Tapi sekarang aku boleh menginap ya disini" ucap Rio menenangkan sepupunya.


Lalu sesaat kemudian Rio melihat ke arah Anita yang dari tadi tanpa dia sadari sudah ada di sana, melihat tingkah lakunya pada Lolita.

__ADS_1


Kemudian Rio menyapa Anita dengan sok akrab dan berkata "hey... kita ketemu lagi, sepertinya kita memang berjodoh ya" ucap Rio saat melihat Anita dengan senyum sok akrab nya yang langsung di timpal oleh Anita "jo...doh. Jodoh dari mana coba. Ngarep kali".


"Ngarep banget" lanjut Rio gombal pada Anita yang masih ditatap nya, sementara Anita yang di tatap seperti itu merasa tidak nyaman dan gugup, terlihat sesekali menghilang kan kegugupan nya dengan meminum air yang tanpa Anita sadari sudah habis dia minum. Beruntung Lolita tidak menyadari kebodohan sahabatnya tersebut, namun Rio yang mengetahui nya tersenyum manis melihatnya dan segera mengalihkan pandangannya agar Anita tidak merasa malu di lihatnya.


Kemudian Rio berbicara mengarah pada Lolita seraya berkata "Oh iya Lit. Ngomong-ngomong bagaimana sahabatmu ini bisa ada disini" tanya Rio pada sepupunya, sementara Anita hanya mendengar dan menyaksikan saja.


"Oh itu... bentar lagi aku kan bakal sidang. Jadi aku minta bantuan Anita untuk membantu ku menyelesaikan skripsi ku di rumah" ucap Lolita menjelaskan sambil menyelesaikan suapan terakhir nya. "Kak Rio kenapa tidak makan" lanjut Lolita bertanya pada sepupunya yang dilihatnya dari tadi tidak menyentuh makanan sedikit pun.


"tidak... aku sudah makan tadi, sebelum aku kesini" ucap nya datar.


"Kalau begitu, ayo Nit. Kau sudah menyelesaikan makanannya kan. Kita ke kamarku sekarang, kita selesaikan skripsi ku di sana" ajak Lolita pada sahabatnya.


"Kau tidak mengajak ku sama sekali" ucap Rio yang merasa di cuekin.


"Tidak... Nanti kak Rio malah gangguin kita, lagi" ucap Lolita pada sepupunya.


"Jangan begitu adik ku yang manis. Tidak akan, kak Rio tidak akan mengganggu kalian" bujuk Rio pada sepupunya tersebut "lagian ini kan baru jam segini, Kak Rio pasti bete kalau harus sendirian di kamar" lanjut Rio pada sepupu nya, berharap mengizinkan nya ikut bersama mereka "boleh ya kak Rio ikut, kak Rio janji gak akan ganggu. Paling mandangin sahabatmu yang cantik itu" seloroh Rio pada Lolita sambil melirik Anita dengan senyuman menggodanya.


"Tuh kan mulai genit lagi... Udah ah gak usah ikut. Sana tidur aja di kamar sendiri, kalau emang mau nginep disini" ucap Lolita pada Rio dan segera menarik tangan Anita mengajak ke kamar nya "Ayo Nit kita ke atas. Gak usah dengerin playboy berkicau" ajak Lolita pada sahabatnya sambil melirik Rio dengan mengejeknya menjulurkan lidahnya.

__ADS_1


Meski Lolita dan Rio saling menyayangi tapi seperti kebanyakan adik kakak pada umumnya ada saja hal yang mereka ributkan, saling mengejek atau bahkan berantem karena hal sepele tapi semua itu tidak membuat mereka saling bermusuhan.


__ADS_2