
Setelah cukup lama berdebat di dalam mobil. Akhirnya Alex dan Anita keluar dari mobil dan segera masuk mengikuti acara yang sedang di selenggarakan.
Terlihat banyak orang penting dari kalangan atas yang menghadiri acara tersebut.
Termasuk beberapa artis yang ikut hadir merayakannya.
Namun saat Alex hadir di tengah-tengah kesibukan mereka masing-masing. Mendadak suasana menjadi hening karena kini Alex tidak lagi datang sendiri meskipun terkadang di temani asisten pribadinya, Rafi.
Tapi kali ini berbeda, Alex datang bersama seorang wanita yang sebelumnya belum pernah mereka lihat setelah mendiang istrinya meninggal.
Tentu hal tersebut membuat mereka kepo dan ingin tahu.
Rasa penasaran yang selalu ada di setiap hati manusia, tidak terkecuali dengan kalangan yang saat ini hadir di acara tersebut.
Rasa penasaran itu tetap menggelitik di hati mereka. Terlebih dengan kehidupan seorang Alexander Wijaya pengusaha sukses berkarisma dan masih terlihat tampan meski dengan umurnya yang sekarang terbilang sudah menginjak kepala empat.
Semenjak istri tercintanya meninggal, banyak wanita dari kalangan mereka, baik muda maupun sudah berumur yang ingin menjadi istri kedua ataupun sebatas teman satu malamnya.
Tapi tidak ada yang membuat Alex tertarik dengan mereka, walaupun hanya sekedar jalan atau makan malam bersama.
Dan kali ini tentu membuat mereka semakin penasaran dan ingin tahu siapa sebenarnya yang telah berhasil mendapatkan hati seorang Alexander Wijaya. Hingga membawanya ke acara sepenting ini.
Semua mata hampir tertuju pada Alex dan juga Anita.
Perlahan Alex berjalan dan menggandeng Anita, berusaha untuk menyeimbangkan langkah dengannya.
Alex pikir mungkin Anita pertama kali hadir ketempat seperti ini, jadi dia harus benar-benar menjaga langkah Anita agar tidak sampai jatuh dan merasa gerogi.
Namun Anita sepertinya dapat menyesuaikan diri. Mengingat selama ini kuliah di universitas yang di dominasi oleh kalangan atas dan sedikit-sedikitnya tahu sifat dan pandangan mereka seperti apa.
Terlebih dia memiliki sahabat seperti Lolita yang terkadang membuat Anita seperti dirinya berpakaian bagus dan menggunakan hak tinggi. Meski terpaksa harus Anita turuti kemauan sahabatnya tersebut.
Sehingga membuat Anita tidak lagi merasa aneh menggunakan sepatu hak dan lebih menjaga pandangan orang di acara tersebut agar tidak memalukan di bawa oleh Alex.
Meskipun sebenarnya dia sendiri tidak perduli apa kata orang yang ada di acara ini. Namun karena tadi di dalam mobil sudah di ancam juga oleh Alex untuk bersikap anggun dan tidak liar, jadi lah Anita terpaksa sok anggun dan menjaga imagenya.
Beberapa langkah sudah mereka lewati terdengar juga bisik-bisik pujian untuk Anita yang melihatnya terlihat begitu anggun dan cantik.
"wah... cantik dan anggun ya wanita nya" ucap seseorang jujur.
"Iya benar. Pantas saja pak Alex selama ini tidak mau dengan wanita lain. Ternyata dia sudah punya pilihannya sendiri. Beruntung sekali wanita itu" ucap seseorang yang lainnya menebak-nebak.
__ADS_1
"Hem... coba aku yang berada di samping Tuan Alex pasti aku akan sangat merasa bahagia sekali, Sonia" timpal seorang wanita yang sepertinya salah satu sekertaris.
Dimana dia sedang berbicara pada Sonia sekertaris Alex di perusahaannya.
"Mimpi saja kau" jawab Sonia sinis meladeni temannya tersebut, beruntung temannya tidak ambil hati. Sudah tahu karakter Sonia.
"Oh... iya. Sonia bukannya tuan Alex itu adalah bos mu. Pasti kau tahu siapa gadis yang berada di samping tuan Alex saat ini. Siapa dia sebenarnya?" ucapnya penasaran.
"Entahlah aku juga belum tahu siapa dia" ucap Anita namun terlihat kesal.
"Tapi dari mana cantiknya, kalian terlalu melebih-lebihkan" ucap Sonia sinis, tidak terima dengan apa yang dia lihat.
"Tapi dia benar-benar cantik dan mempesona, Sonia" celetuknya jujur sambil menatap ke arah Anita.
Namun dia tidak sadar kalau Sonia sedang melotot kepadanya setelah mendengar kejujuran darinya. Sesaat kemudian dia melihat ke arah Sonia dan kaget dibuatnya.
"Ma..maaf Sonia" ucapnya lirih saat melihat reaksi Sonia melotot kepadanya.
Sebagai teman curhat, tentu dia sudah tahu selama ini Sonia sangat mengagumi dan menyukai tuan Alex. Itu sebabnya Sonia tidak suka ada wanita lain yang dekat dengan Alex.
Terlebih jika ada wanita lain di samping Alex lalu orang lain memuji-muji kecantikannya. Tentu hal itu membuat Sonia marah dan melotot pada temannya tersebut.
Dengan minuman gelas ditangannya dan senyuman yang mengembang di bibirnya, seraya berkata sendiri.
"Anita... tak ku sangka kau tetap cantik seperti dulu. Seperti saat pertama aku melihat mu" ucapnya lirih
"Tapi sepertinya kau tidak akan mengenaliku. Tapi aku cukup senang dapat melihat mu kembali" lanjutnya lirih sambil tersenyum tipis.
Sementara itu, Alex dan Anita sudah di hadapan orang yang punya acara beserta para tamu penting lainnya.
Kemudian Alex bertegur sapa dan mengenalkan Anita pada orang-orang tersebut. Tidak sedikit yang memuji kecantikan Anita saat itu, baik bapak-bapak maupun istri-istri mereka. Terkesima dengan penampilan Anita saat itu.
Setelah beberapa saat berkenalan dan saling memuji. Kemudian Tuan Hartono Prakoso yang punya acara, memanggil anaknya yang baru datang dari luar negri untuk di perkenalkan pada Alex sebagai pewaris dan partner kerja yang nantinya akan meneruskan perusahaannya.
Lalu tuan Hartono Prakoso melihat anaknya di sudut ruangan, kemudian memanggil anaknya dengan gerakan tangan yang langsung di pahami oleh anaknya tersebut untuk datang.
Kemudian dia berjalan dan menghampiri ayahnya tersebut. Dia terlihat tampan dengan jas putih mewah yang dikenakannya membuat orang-orang di sekitarnya mulai tertarik dan fokus melihatnya.
Beberapa orang yang tadinya fokus pada Alex dan Anita kini mulai beralih, begitupun juga Alex dan Anita kini ikut menatap seorang laki-laki yang di ketahui adalah anak dari tuan Hartono Prakoso yang punya acara tersebut juga salah satu pengusaha sukses seperti Alex.
Lalu, segera setelah laki-laki tersebut di hadapan Alex. Tuan Hartono Prakoso mengenalkan anaknya tersebut.
__ADS_1
"Oh iya. Kenalkan, ini anak saya. Namanya Raja, dia baru datang pulang dari studinya di luar negri. Nanti dia yang akan melanjutkan kerjasama kita" ucapnya sambil tersenyum hangat pada Alex.
Kemudian Raja mengulurkan tangannya yang di balas hangat oleh Alex.
"Raja" ucapnya sambil mengulurkan tangannya.
"Alex. Mudah-mudahan kedepannya kita dapat bekerjasama dengan baik" ucap Alex sambil menerima jabatan tangan dari Raja.
Sementara itu, tanpa di sadari diam-diam Raja memperhatikan Anita dengan tersenyum yang di balas Anita dengan senyuman ramahnya.
Namun saat Anita melihat Raja dari jarak yang cukup dekat, seolah Anita pernah melihat Raja dan wajahnya dirasa tidak asing bagi Anita.
Tapi Anita tidak terlalu begitu memperdulikannya. Dia berpikir mungkin dia pernah melihatnya di berita atau sosmed, mengingat yang dia tahu sekarang Raja adalah anak orang kaya pengusaha sukses. Yang mungkin saja wajahnya terpampang dimana-mana, pikir Anita demikian.
Setelah Alex berkenalan dengan anak yang punya acara tersebut. Kini saatnya masuk ke acara inti.
Dimana Tuan Hartono Prakoso memulai berpidato dan melanjutkannya kepada para tamu penting yang hadir di acara tersebut, dan salah satunya adalah Alex. Yang di minta untuk naik ke atas panggung untuk berpidato mengenai kesuksesannya selama ini.
Tentu hal itu, membuat Alex terpaksa harus meninggalkan Anita sendiri di tengah orang-orang yang belum Anita kenal.
*** Hay semua para Reader setiaku. Terima kasih sudah setia membaca dan menunggu kelanjutan novel saya.
Terima kasih sudah memberi komen, like, hadiah dan vote nya.
Terima kasih sudah mensuport karya tulis saya.
Ini adalah karya tulis pertama saya, jadi mohon maaf kalau ada tulisan yang masih belum di pahami.
Saya merasa sangat senang melihat ada tanggapan komen, like dan vote nya. Membuat saya tetap semangat untuk terus melanjutkan ceritanya.
Mohon maaf kalau up nya masih sedikit dan mungkin membuat kalian sedikit geregetan karna up nya sedikit-sedikit.
Mohon maaf juga tidak bisa membalas komen kalian satu-satu.
Tapi jangan membuat kalian kesal, atau menjadi bosan membacanya ya.
Tetap setia dan jangan bosan-bosan membaca dan menunggu kelanjutannya.
Sekali lagi terimakasih atas dukungan kalian dan tanggapan positif nya. Terimakasih 😇🥰🥰
Dijzah 🤗
__ADS_1