Jodohku Ayah Sahabatku

Jodohku Ayah Sahabatku
Salah Paham


__ADS_3

Sementara itu, Raja masih ditempat dimana terakhir Anita tadi dan Alex pergi meninggalkannya. Sesaat berpikir kembali merasa aneh dengan pasangan tersebut.


Kemudian Raja pun kembali untuk menemui ayahnya, bukan untuk bergabung menikmati acaranya tapi untuk berpamitan pulang ke apartemennya sendiri.


Raja masih sama seperti dulu tidak suka dengan keramaian, tapi dia datang hanya karena tidak ingin mengecewakan ayahnya namun dia sudah bilang tidak ingin berlama-lama di acara tersebut dan ayahnya pun menyetujuinya.


Kini Raja sudah berada di parkiran untuk kembali ke apartemennya.


Namun tanpa sengaja, Raja melihat Alex dan Anita hendak masuk ke dalam mobil. Di lihatnya mereka nampak baik-baik saja dan terlihat Anita tersenyum bahagia saat bersama Alex.


Raja berpikir mereka pasangan yang ideal, dan Alex beruntung bisa mendapatkan Anita.


Namun di lubuk hatinya yang paling dalam dia merasa ada sedikit rasa sakit yang menyelinap di relung hatinya saat melihat Anita tersenyum bahagia bersama Alex.


Dia pun tidak tahu kenapa. Tapi yang jelas, Raja ikut bahagia jika melihat Anita bahagia dengan siapapun orangnya.


Sementara itu, Alex dan Anita yang hendak ingin masuk mobil terhenti saat Alex berkata "tunggu" pada Anita.


"Berbalik" pinta Alex.


"Kenapa lagi, tuan?" tanya Anita merasa jenuh.


"Senyum" pinta Alex lagi.


"Tapi tuan" Anita hendak menolak.


"Senyum" Alex tidak mau mendengar penolakan.


Kemudian Anita menarik napas jengkel tapi terpaksa harus mengikuti perkataan Alex.


Anita pun tersenyum, namun dengan senyuman yang dipaksakan. Alex tidak suka itu kembali Alex meminta.


"Yang tulus... " pinta Alex pada Anita.


Kemudian Anita pun tersenyum bahagia tanpa harus mengulangnya kembali.


Dan momen itulah yang Raja lihat dari Anita dan Alex, sehingga membuat Raja berpikir Anita bahagia bersama Alex.

__ADS_1


Kemudian Raja pun masuk kedalam mobilnya, menyalakan stater, menancap gas dan berlalu pergi melewati Anita dan Alex tanpa menyapa mereka.


Sementara Anita dan Alex juga telah masuk ke dalam mobil. Namun ekspresi Anita kembali lagi bete dan kesal setelah berada di dalam mobil.


Anita merasa waktu begitu lambat dan lama saat berada bersama Alex. Dia ingin cepat-cepat pergi dan menghilang dari hadapan Alex. Dia merasa suasana hatinya selalu buruk setiap kali bersamanya.


Sementara Alex terus menatap Anita lekat. Tidak tahu apa yang sedang dipikirkannya tentang Anita di tempat duduk yang membuat mereka terlihat saling berhadapan.


Keesokan paginya, berita mengenai Alex membawa seorang gadis yang di sangka sebagai kekasih nya ke acara penting untuk pertama kalinya menyebar di majalah dan internet.


Tentu hal itu menjadi berita panas saat itu. Beberapa orang mulai membicarakannya dan ingin tahu siapa sebenarnya gadis yang bersama Alex tersebut. Terlebih setelah melihat gambar pose mereka yang terlihat begitu romantis dan sedikit ambigu.


Selain majalah dan internet, di koran pun ikut menghiasi kabar mereka.


Berita tersebut dengan cepat menyebar, hingga koran yang berisikan kabar Alex dan Anita masuk kedalam rumah Alex yang memang biasa mendapatkan koran terbaru setiap harinya untuk mendapatkan berita terkini.


Meskipun sebenarnya Alex bisa saja membaca berita di internet di jaman serba canggih sekarang ini. Namun hal itu dirasa berbeda, terlebih banyaknya berita hoax yang selalu ada setiap saat di internet.


Dibawanya koran oleh Mbo Inah ke tempat meja yang biasa Alex gunakan.


Sementara itu, Lolita sudah bangun dari tidurnya dan hendak mengambil minum.


Dilihatnya koran tersebut pertama kali biasa saja menurutnya. Kemudian perlahan Lolita mulai membaca sambil meminum gelas yang berisikan air mineral.


Sampai Lolita membalik koran tersebut dan melihat nama daddynya terpampang di atas koran tersebut yang memperlihatkan gambar ayahnya bersama seorang wanita.


Mulanya Lolita merasa biasa saja dengan berita tersebut, sampai dia menyadari bahwa wanita yang berada di dalam gambar tersebut dengan daddynya adalah Anita sahabatnya.


Meskipun Anita terlihat sangat berbeda di gambar tersebut dan membuat Lolita awalnya tidak menduga. Namun, bukan berarti Lolita lupa dengan postur dan raut wajah sahabatnya tersebut.


Dan saat Lolita melihat dan menyadari gambar tersebut yang memperlihatkan pose daddynya sedang memeluk Anita sambil terlihat saling menatap intens membuatnya spontan histeris dan melotot tak percaya sampai menyemburkan minuman yang sedang dia minum saat itu.


"Daddy...." teriak Lolita setelah melihat gambar tersebut dan menyemburkan minumannya sambil tetap menatap koran tersebut.


Kemudian Lolita tertawa dan berjingkrak-jingkrak sambil memanggil-manggil ayahnya merasa senang saat menyadari gadis yang bersama daddynya tersebut adalah Anita sahabatnya sendiri. Terlihat sedang bermesraan bersama deddy nya di gambar tersebut, pikir Lolita.


Sementara itu Alex sedang berenang setelah beberapa saat istirahat sejenak dari kebiasaan berolahraga nya terlebih dahulu. Lalu melanjutkannya dengan berenang pagi-pagi.

__ADS_1


Namun saat sampai di tepian kolam dan baru satu putaran, Alex mendengar teriakan Lolita yang membuatnya heran dan berisik pagi-pagi sudah membuat keributan.


"Apa-apaan sih anak itu, pagi-pagi sudah membuat keributan. Lagi pula tumben sekali dia jam segini sudah bangun" pikir Alex merasa heran. Namun segera keluar dan bangkit dari kolam tersebut, untuk mengecek keadaan, merasa takut juga terjadi sesuatu pada anaknya yang tiba-tiba histeris dan berteriak seperti itu.


Cepat-cepat Alex mengambil handuk dan memakai kimono handuk renangnya. Lalu segera masuk kedalam rumah dan menghampiri anak nya.


"Loli sayang... kenapa kamu ini teriak-teriakan begitu memanggil daddy" ucap Alex sambil berjalan mendekati anaknya, namun tanpa melihat Lolita yang berjingkrak-jingkrak kesenangan.


"Dad... apa ini maksudnya?" tanya Lolita pura-pura bertanya, sambil memberikan koran pada ayahnya.


"Memangnya kenapa dengan koran ini" tanya Alex berbalik bertanya dan mengambil koran tersebut.


"Bukan korannya dad. Tapi lihat beritanya. Di situ ada berita tentang deddy dengan seorang gadis" ucap Lolita sambil menjelaskan dan masih dengan senyuman bahagia menunggu jawaban dan apa yang akan di katakan oleh ayahnya yang ketahuan bahwa dirinya datang ke pesta bersama sahabatnya.


"Ouwhhh... ini" ucap Alex biasa saja.


"Begini sayang. Berita ini hanya mengada-ngada, wanita ini cuma menemani daddy ke pesta saja. Itu saja tidak lebih" ucap Alex, berpikir anaknya sedang meminta penjelasan siapa gadis yang di bawa oleh dirinya tersebut.


Membuat Lolita merasa heran dan bingung. Pikir Lolita ayahnya sedang berpura-pura mengelak karena ketahuan, merasa malu telah jalan bersama sahabatnya tersebut.


"Apa deddy yakin?" tanya Lolita memastikan sambil menggoda ayahnya, masih berpikir bahwa ayahnya hanya sedang berpura-pura menghindar.


"Deddy tidak perlu merasa malu begitu padaku. Kalau Deddy memang suka katakan saja. Sampai harus diam-diam membawanya ke pesta itu, tanpa memberitahu ku terlebih dahulu" goda Anita masih dengan pemikiran salah pahamnya.


"Kamu ini kenapa sayang. Memangnya untuk apa daddy harus malu kepadamu dan harus minta izin darimu untuk membawanya pergi bersama daddy. Lagipula dia itu bukan siapa-siapa deddy, jadi deddy tidak perlu meminta mu izin untuk jalan bersamanya" ucap Alex jujur, membuat Anita perlahan menghilangkan senyumannya.


Membuatnya semakin bertambah bingung dan heran, bagaimana mungkin ayahnya mengatakan hal tersebut seolah olah dia tidak tahu siapa-siapa tentang gadis tersebut.


Padahal dia sudah mengenalkan Anita padanya dan begitupun sebaliknya. Tapi ayahnya bersikap seolah-olah belum mengenal gadis yang di bawanya tersebut sebelumnya.


"Ah... sudahlah. Kamu ini mengganggu deddy berenang saja" ucap Alex merasa tidak penting dengan apa yang sedang di bahasnya.


"Kamu tidak perlu khawatir. Deddy tidak akan pacaran ataupun menikah sebelum kamu bisa mandiri dan menjaga dirimu sendiri. Mengerti" ucap Alex menenangkan anaknya, yang dia kira Lolita sedang mencari informasi tentang gadis yang dibawanya tersebut.


Kemudian Alex berlalu meninggalkan anaknya dan kembali melakukan aktivitas paginya.


Sementara Lolita masih terlihat bingung dan merasa heran. Melihat dan mendengar ayah nya seolah-olah memang benar-benar tidak mengenal gadis tersebut sebagai Anita sahabat anaknya.

__ADS_1


Lalu berpikir, apa mungkin dirinya yang salah mengira bahwa gambar gadis yang bersama deddy nya itu bukanlah Anita melainkan orang lain yang belum dia kenal.


__ADS_2