
“sayang kamu siap?” tanya Ryo menggenggam tangan Aira yang membasah.
Mobil mewah itu meluncur menuju tempat acara ulang tahun perusahaan mereka. Aira dan Ryo memutuskan untuk muncul malam ini sebagai pasang suami istri untuk pertama kalinya.
“apa kita batalkan saja?” tanya Ryo lagi
Aira menggeleng. Ia yakin dengan keputusannya kali ini, meski diikuti rasa ragu dan takut, tapi ia telah memantapkan hati untuk mengakhiri persembunyiannya selama ini.
“mas.. apa ini akan aman buat Aina?” tanyanya
“beib.. aku sangat mengkhawatirkan kamu, tapi kamu justru mengkhawatirkan adikmu” Ryo menggoyang dagu Aira dengan jepitan ibu jari dan telunjuknya.
“dia satu satunya darah dagingku mas.. aku hanya memiliki keluarga satu orang.. dia” senyum Aira memberi pengertian pada suaminya yang selalu cemburu pada sang adik.
“aku keluarga kamu sekarang!”
“hem.. kamu suamiku, jelas saja kamu keluarga ku” ucap Aira seakan tak peduli pada cemburu Ryo
“ahh.. sulit jika yang menjadi madu ku seorang adik” ucap Ryo mengeluh
Aira tertawa mendengar kata Ryo yang seakan bersaing dengan sang adik.
Ryo ikut tersenyum melihat gelak tawa sang istri.
Sepertinya rasa takut kamu semakin menghilang beib! Benak Ryo yang menatap Aira yang masih tertawa.
“kamu sangat cantik malam ini sayang!” ucapnya dengan tatapan dalam pada aira
“mas... ini kesekian kali kamu mengatakan itu dengan tatapan itu, aku gak mau benahin make up ku lagi ya??” Ancam Aira
Karena setiap Ryo seperti itu, mereka selalu berakhir dengan adegan panas yang akan membuat porak poranda semuanya.
Ryo terkekeh melihat kelakuan sang istri
“hanya satu kecupan” ucapnya dan mendaratkan bibirnya.
“ehhhmmm..!!” Aira melepas ciuman itu dengan cepat
“sudah ku bilang jangan rusak dandanan ku!” ucapnya kesal dengan nada manja.
“aku harus sering membuat kamu senang, biar kamu gak marah lagi soal bulan madu kita yang tertunda” ucap Ryo
“lain kali jangan kasih aku janji pasti gitu.. aku udah senang, tapi kamu malah menundanya” ucapnya sewot.
Setelah Ryo mengatakan mereka membatalkan perjalanan bulan madunya, ia pun harus berakhir dengan tidur di sofa selama dua hari.
“tapi hukuman ku sangat berat beib!” keluhnya lagi
“biar kamu jangan membiasakan berjanji kalau gak bisa menepati” ucapnya menyentuh dagu Ryo dengan ujung telunjuknya.
“iihhh.. gemes deh! Pengen ku lahap deh” canda Ryo
Aira memundurkan tubuhnya lebih rapat ke pintu mobil.
“kamu gak bisa lari” ucap Ryo menutup sekat mobil mereka
“kamu jangan gila mas.. kita di mobil” ucap Aira yang membaca tatapan Khas Ryo yang ingin melahapnya
__ADS_1
Ryo terbahak mendengar ketakutan sang istri
“sayang aku bukan lelaki bar bar” ucapnya menarik tangan Aira agar masuk ke dalam pelukannya
“aku hanya merangkulmu seperti ini, tapi malam ini kamu gak akan bisa lari” bisiknya membuat tubuh Aira meremang.
“emang bisa aku lari sekarang?” ia mengangkat wajahnya menatap sang suami
“aahh.. jangan menggodaku, kamu sangat tahu, suamimu ini tak kuat godaan kamu sayang” Ryo mengeratkan rangkulannya.
Aira tersenyum dan bersandar manja.
“masih jauh?” tanyanya
“bentar lagi nyampe”
Mobil pun meluncur tenang menuju hotel tempat acara dilaksanakan.
Semakin dekat mereka dengan hotel, Detak jantung Aira semakin meningkat. Ryo yang merangkul tubuhnya sangat merasakan hal itu
“beib!” Ryo sedikit khawatir
Aira tersenyum gugup.
“kamu baik baik aja?” tanyanya cemas
“aku sangat gugup” ucapnya menatap dalam mata sang suami
“katakan jika kamu ingin membatalkannya” jawab Ryo
“bayangin kamu akan wawancara sebelum pertunjukan balet ya..” pinta Ryo
“hem” angguk Aira penuh keyakinan ia bisa melawan dirinya.
Perlahan mobil memasuki halaman, beberapa pers meliput acara yang tidak terlalu menjadi sorotan media. Karpet merah merentang menyambut tamu tamu agung dari kalangan bisnis untuk berkumpul merayakan ulang tahun grup perusahaan yang sekarang masih di pimpin Haris.
Sejenak beberapa orang menyambut mobil sang calon komisaris utama yang sekarang masih belajar. Mobil itu hanya berhenti. Aira masih menghela nafasnya beberapa kali sebelum Ryo ingin keluar.
“gimana? Siap?” tanya Ryo lagi menyeka keringat di leher Aira dengan tisu.
“huuuhh.. huuuhh..” terdengar helaan nafas Aira mencoba menurunkan detak cepat jantungnya yang kini berlomba.
“yakin beib?” tanya Ryo lagi yang cemas
“hem!” Aira mengangguk pertanda Ryo boleh membuka pintu mobil untuk keluar.
Perlahan pintu terbuka. Ryo keluar dari mobil diiringi jepretan suara blitz kamera beberapa wartawan majalah bisnis. Suara jepretan semakin cepat ketika Ryo menyambut sebuah tangan mungil yang terlihat putih keluar dari mobil bersamanya. Ya! wanita cantik memakai dress berwarna maroon dengan lengan pendek. Kulitnya terlihat berkilau karena kontras dengan dress yang ia gunakan.
“Ryo! apa dia istrimu?” tanya salah satu wartawan
“Nona tolong perkenalkan diri anda” pinta yang lain lagi
“Ryo, Ryo, Ryo, Ryo” begitu banyak wartawan memanggilnya
Ryo berhenti sejenak dengan menggandeng mesra pinggang Aira.
“dia istriku, malam ini akan aku perkenalkan untuk kalian” ucapnya pada mereka
__ADS_1
“Ryo namanya dulu!” pinta wartawan lagi
Ryo tersenyum menoleh pada istrinya dan disambut tatapan mesra Aira.
“Aira!” itu namanya ucap Ryo dan kembali melambaikan tangan dan melangkah. Aira melambaikan tangan pada para wartawan dan mengikuti Ryo memasuki hotel dengan pengawalan yang begitu ketat.
Dalam hitungan detik, foto Aira terpampang di media, dan dalam hitungan menit, berita itu menjadi viral.
AKHIRNYA RYO MENUNJUKKAN ISTRINYA KE PUBLIK
Judul itu menjadi judul artikel yang membuat seluruh negeri heboh. Wanita yang dirahasiakan beberapa tahun ini akhirnya muncul, mengalahkan debut seorang artis, berita kehebohan debut istri Ryo lebih menarik.
Saat pesta berlangsung, semua mata terus menatap ke arah Ryo dan Aira yang seakan menjadi icon utama, tema tentang ulang tahun perusahaan seolah seperti pesta pernikahan dimana semua orang ingin menyapa pasangan baru tersebut.
Ryo tak sedikit pun melepas tangannya menggandeng pinggang Aira. ia selalu menempel seperti perangko yang tak ingin menjauh. Tangannya selalu merangkul pinggangnya. Mereka adalah pasangan lama yang berbau pengantin baru.
Semua pengusaha berusaha memperkenalkan diri pada Ryo yang akan menjadi orang utama di perusahaan mereka.
Haris tersenyum senang melihat pasangan itu telah menjadi icon utama. Kehadiran Aira jua akan menambah perhatian orang orang pada Ryo, sehingga dengan mudah memperkenalkan Ryo sebagai penerus utama disana.
Sepasang mata terus menatap Aira lekat. Para pengawal yang diperintahkan untuk memperhatikan sikap orang orang yang menatap Aira akhirnya mampu membaca sebuah ancaman untuk nona muda mereka.
“tuan! Sepertinya salah tamu terus menatap Nona” bisik salah satu pengawal pada Haris.
Semua instruksi diminta untuk lebih mengawasi orang orang yang menatap Aira. bukan lagi pada mereka yang berkuasa disana.
Ken membisikkan informasi yang ia dapat pada Ryo, Aira menoleh sejenak menatap Ryo dan senyum Ryo seakan mengatakan tidak ada apa apa.
“tuh .. masih aman kan?” ucapnya pada sang suami
Karena sekarang Aira tidak terlalu gugup lagi. Ternyata ia mampu melawan dirinya, meski dibalik dressnya keringat mengucur deras.
“kamu basah!” bisik Ryo menggoda.
Aira melirik tersenyum melihat sang suami yang sangat bahagia malam itu.
“selamat malam!” sapa seorang lelaki mencoba mendekati pasangan tersebut.
Aira dan Ryo menoleh pada lelaki tersebut dan dalam sepersekian detik tubuh Aira gemetar. Ryo yang merasakannya menoleh pada sang istri yang langsung terlihat pucat.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Untuk kakak kakak yang baik hati dan tidak sombong.. 🤭 jangan lupa ya like & komennya.
Setelah ini mungkin saya akan merilis novel baru tentang Pernikahan Kontrak Seorang wanita karir dengan calon pewaris sebuah perusahaan raksasa. Syarat dari sang kakek yang mengharuskannya menikah tahun itu membuatnya mengontrak seorang perempuan untuk ia nikahi demi menyelematkan hubungannya dengan kekasih.
Sedang perempuan tersebut menyetujui kontrak itu demi menyelematkan dirinya dari pernikahan yang diatur sang bibi dengan seorang duda tua, dan dia tak mengetahui jika lelaki tersebut seorang penerus sang kakek yang begitu kaya.
Novel tersebut menceritakan perjalanan pernikahan mereka yang palsu, kekuatan cinta sang lelaki tak goyah sedikitpun, dan sang perempuan yang memiliki seseorang yang ia cintaipun tetap meneguhkan hatinya.
Mampukah mereka menutupi kepalsuan pernikahan mereka, akankah ada benih cinta tumbuh diantara mereka? atau .. mereka akan kembali pada orang orang yang mereka cintai setelah kontrak itu berakhir?
Kita tunggu ya kakak kakak.. dan mohon dukungannya karena novel itu akan saya ikut kan dalam sebuah lomba di flatform ini..
terima kasih
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
__ADS_1