
Pagi itu matahari yang tersembunyi di balik awan dengan cahaya jingga yang terlihat disela awan begitu indah. Sungguh sebuah keindahan pahatan Ilahi yang mengalahkan indahnya Wather Lily Pond lukisan milik Monet.
Namun, Aira memasuki ME seperti sangat malas, wajahnya terlihat pucat. Rasanya ia ingin sekali pergi saat itu. ia selalu memikirkan kata kata Boman. Dan ia menyesali dirinya yang lupa diri dengan kisah cinta yang ia jalani. Mungkin ia larut dalam kebahagiaan hingga ia lupa akan posisinya.
Aira menatap langit yang begitu menakjubkan pagi itu. Paling tidak ini yang membuat Aira terlupa sejenak dengan bebannya beberapa hari ini.
“akhirnya aku bisa nemuin kamu!” tiba tiba suara Ryo terdengar dari belakang
Raut wajah Aira sontak berubah. Ia bingung sekarang.
“hai!” sapa Aira dengan senyuman janggal
Ryo menatapnya saja. Ada tatapan kecewa pada wajahnya
“Aku ke toilet bentar!” Aira ingin pergi dari sana
Tapi dengan cepat Ryo menahannya.
“dan kamu akan berada disana sampai orang orang datang, iyakan?” Ryo menangkap basah maksud Aira
Ryo menarik Aira memasuki ruang meeting yang terpisah dari tempat dimana orang orang akan menemukan mereka. Ryo memilih tempat itu karena tempat itu kedap suara.
Ia menarik Aira dan langsung menciumnya. Ryo menciumnya dengan panas. Aira melepaskan ciuman Ryo karena dia kehabisan nafas.
“Kamu hindarin aku beberapa hari ini, aku tau!” ucapnya saat Aira mulai bernafas lagi
Aira terdiam. Ia bingung mau mengatakan apa.
“aku juga tau kenapa kamu lakuin itu” ucapnya rendah
Aira menatap Ryo kaget. Ryo menatap Aira sedih.
“Kamu pasti habis bicara sama Boman” lanjutnya
“Boman pasti bilang sesuatu yang membangkitkan kembali keinginan kamu buat ninggalin aku”
“Boman benar! hubungan kita beresiko” jawab Aira
“apa resikonya?” tanya Ryo mulai emosi
“Kamu tau apa yang akan terjadi kalau semua orang tau, karir kamu, cemoohan semua orang ke kamu” jawab Aira menunduk
“Harus ku bilang berapa kali .. kamu pembantu, kamu anak penipu, kamu orang miskin, kamu gembel sekalipun, aku gak peduli, aku gak peduli!!!” Teriak Ryo kesal
“jangan teriak ke aku” jawab Aira lagi
“Aku teriak karena kamu selalu ingin hubungan kita berakhir”
“Kamu selalu mencari alasan untuk pergi dari ku. Kamu gak pernah ingin bertahan untuk bersama ku Ai!”
Aira menatap Ryo lagi. Ia terlihat sangat emosi
“Aku lakuin ini buat kamu” ucap Aira
“Sekali lagi kamu ngomong kaya gitu, kamu akan tau apa yang terjadi” ancam Ryo mulai marah
“Kamu ancam aku?” Tanya Aira melihat kemarahan Ryo
“iya!” tatap Ryo emosi
“kamu marah?” tanya Aira lagi
“iya aku marah, aku sangat marah sama kamu!” jawab Ryo penuh emosi
“Aku marah karena kamu tidak pernah ingin bersama ku, kamu selalu ingin pergi dari ku, kamu .....” Ryo menahan kata katanya agar ia bisa menahan emosinya saat itu.
Aira terdiam dengan jawaban Ryo. Ryo menutup matanya berusaha menurunkan tensinya yang sekarang mungkin sudah mencapai puncak. Ia berpaling melihat keluar, ia tidak ingin melihat wajah Aira saat ini. Karena ia sangat marah padanya.
__ADS_1
“Aku berusaha membuat kamu nyaman, aku berusaha membuat kamu mencintaiku setiap saat, aku selalu berjuang hanya untuk bersama kamu” Ryo bicara tanpa ingin menatap Aira
“Aku gak habis pikir Ai, tapi kamu selalu ingin meninggalkan ku” keluh Ryo
Aira menatap punggung Ryo, beberapa kali ia menghela nafas sedih
“Aku lakuin semua hal hanya agar bisa sama kamu. Aku gak ingin pisah dari kamu sedetik pun. Tapi setiap detik di pikiran kamu hanya ingin ninggalin aku”
“Aku bahkan rela mati hanya untuk mendapat maaf kamu.”
“tapi Lihat? Hanya karena omongan Boman, Segitu mudahnya kamu berpikir buat jauhin aku? kamu udah niat ninggalin aku Ai”
“Sebenarnya kamu mencintaiku atau tidak, aku gak tau!”
Ryo terus bicara, tapi Aira hanya diam
Aira mendekat dan memeluk Ryo dari belakang. Aira bisa mendengar detak jantung Ryo yang marah. Ia memeluk kekasihnya erat. Tapi Ryo hanya diam terpaku.
“Aku mencintai kamu, selalu... jangan ragukan itu!” ucapnya setelah lama dalam diam
“Aku ingin menjauh karena aku terlalu mencintai kamu”
“Aku gak ingin lihat orang yang ku cintai hancur karena aku”
“Aku gak ingin dia dihina dan dicemooh orang orang karena aku”
“Aku selalu berusaha untuk bersama kamu setiap saat, tapi aku selalu takut ada orang yang mengetahui hubungan kita, dan itu akan bikin kamu sulit, bikin kamu dihina orang kaya aku dulu... aku gak mau orang yang ku cintai merasakan itu”
“kalau kamu bilang aku gak pernah mikirin kamu..? Setiap detik ku sekarang diisi oleh kamu”
Aira memeluknya semakin erat.
Kini emosi Ryo seperti mereda
“Maafin aku yang terlalu mencintai kamu hingga aku terlalu takut kamu tersakiti”
“Maafin aku yang udah bikin kamu marah”
Ryo melepaskan tangan Aira dari pelukannya dan memutar tubuhnya. Ia melihat wajah kekasihnya menundukkan pandangannya. dia melihat kesedihan di mata cintanya.
“Kamu tahu seberapa besar aku mencintai kamu, kamu tau kalau aku gak akan mampu bila kita pisah” Ryo menatapnya penuh cinta
Aira hanya mengangguk tanpa berani menatap kekasihnya yang marah
“Aku gak ingin dicintai dengan cara seperti itu”
Ucapan Ryo sangat mengejutkan Aira, ia menatap Ryo
“aku ingin dicintai selamanya, baik aku senang, aku sedih, aku sakit, aku sehat, aku jatuh ataupun aku di puncak, kapan pun... aku ingin bersama kamu, tanpa kamu, aku gak akan sanggup hidup”
Air mata Aira jatuh disudut matanya yang menatap Ryo. air mata terharu melihat tatapan cinta Ryo yang begitu tulus padanya
“aku mencintai kamu” ucap Ryo lagi dan mengecup kening Aira dan memeluknya
“aku gak akan bisa marah ke kamu, kamu tau itu” ucap Ryo memeluk Aira erat. Rasanya beban rindunya telah hilang.
“maafin aku” ucap Aira lagi
“jangan menyerah beib, pliss..” ucap Ryo
Aira hanya mengangguk dipelukan Ryo, ia memejamkan mata, meresapi betapa ia mencintai kekasihnya itu.
‘Aku bersumpah atas nama cinta.
Hari ini kesedihan dalam hidupmu telah berakhir
__ADS_1
Karena Aku telah mengusirnya untuk pergi
Meminta padanya untuk tidak pernah kembali lagi dalam hidupmu
Mulai detik ini yang akan ada hanya kebahagiaan
Karena aku telah mengundangnya untuk mu
Memintanya untuk menemani hari hari hingga hembusan nafas terakhirmu
Hingga kau kembali ke pelukan Ilahi dengan senyuman’
Sebuah penggalan lirik lagu yang diciptakan Ryo untuk Aira. Lagu yang akan menjadi single untuk album yang bertema cinta. Album yang berisi curahan hati Ryo yang begitu mencintai Aira.
“aku kangen banget!” bisik Aira dan Ryo pun tersenyum mendengar kata kata itu. Ia memeluk lama Aira
“jangan pernah berpikir seperti itu lagi” ucap Ryo melepas pelukannya
“Pliiss..?” lanjutnya
Aira hanya mengangguk tersenyum.
“aku gak tau kata apa yang pantas untuk perasaan ku ke kamu, kata cinta saja gak akan cukup untuk mengungkap semua yang aku rasain, kamu nafas ku, jadi kalau kamu ninggalin aku, maka nafas ku pun akan berhenti” ucap Ryo dengan kata rayuan yang mengancam Aira jika ia pergi
Raut wajah Aira berubah mendengar kata kata terakhir Ryo
“aku dah bilang, jangan pernah ngomong gitu! Bersumpah kalau kamu akan tetap hidup meski kita gak bersama” ucap Aira khawatir
“aku gak bisa” ucap Ryo
Aira meletakkan tangan Ryo diatas kepalanya
“demi Tuhan Yo, Bersumpah demi cinta kamu ke aku, jika kita gak bisa bersama, kamu akan tetap hidup dan happy, demi aku!” ucap Aira dengan tatapan sedih
Ryo mengernyitkan keningnya melihat Aira seperti itu, Ada seribu pertanyaan dalam ekspresinya.
“paling gak, ada satu orang yang membuatku gak menyesal terlahir ke dunia ini” ucap Aira lagi
Ryo menatap sedih cintanya yang berkata seperti itu.
“aku sangat berterima kasih kamu terlahir beib.. jangan pernah kamu menyesali hidupmu” ucapnya mau melepaskan tangan dari kepala Aira
Aira menarik kembali tangan Ryo dan menahannya
“bersumpah lah!” pintanya lagi
“Ai...” Ryo berusaha menolak
“aku mohon” pinta Aira menatapnya memohon
“aku janji, apapun yang terjadi, aku akan tetap hidup untuk kamu” ucap Ryo meyakinkan Aira
“thank’s!” ucap Aira bernafas lega dan menunduk
“apa yang kamu takutkan?” tanya Ryo lagi
“kenapa kamu lakuin ini?” tanya Ryo masih penasaran dengan keinginan Aira yang seolah dia akan meninggalkan Ryo.
“aku gak ingin kamu lakuin sesuatu yang bikin aku gak bisa lagi ngeliat kamu, kaya kemarin waktu kita ribut, dan kamu hampir saja... “ Aira tidak bisa melanjutkan kata katanya mengingat kondisi Ryo yang dulu sempat koma ketika ia kecelakaan.
“aku sampai gak bisa bayangin kalo terjadi sesuatu dengan kamu.... aku gak akan pernah maafin diriku..” Aira menutup wajahnya dengan kedua tangannya tidak mampu mengingat kejadian itu
“aku janji aku gak akan pernah membuat kamu merasa bersalah, menyesali hidup kamu atau membuat kamu merasa buruk” ucap Ryo lagi meyakinkan Aira
“aku hanya akan buat kamu happy, membuat kamu bersyukur karena telah terlahir” ucap Ryo dengan penuh cinta.
Aira pun tersenyum dan menerima kecupan kerinduan dari sang kekasih
__ADS_1
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~