Ketika Sang Bintang Playboy Jatuh Cinta (Caraku Mencintaimu)

Ketika Sang Bintang Playboy Jatuh Cinta (Caraku Mencintaimu)
Akhirnya kau milikku


__ADS_3

Ia seperti tidak percaya bahwa Ryo yang disana. Ryo berdiri dan mengambil kopi yang Aira bawa. Ia menarik tangan Aira dan menutup pintu.


“duduk!” Ryo meminta Aira untuk duduk disana.


Aira duduk di sofa itu dan Ryo duduk di meja. Kini mereka berhadapan, dan sangat dekat.


“apa jawaban kamu ai?” tanyanya


Aira menatap Ryo kaget, Ryo tidak menanyakan apa-apa saat itu tapi ia menanyakan jawaban. Ryo mengangkat alis seperti menanyakan lagi. Aira baru mengingat pertanyaan Ryo pagi tadi meminta dia untuk memilih.


“aku gak bisa ngasih waktu lagi” ucap Ryo lagi


Aira menunduk, ia menggenggam tangannya sendiri, ia tidak mungkin memilih salah satu dari pilihan itu.


Ryo menatap tangan Aira yang gelisah, ia menggenggamnya.


“hem?” tanya Ryo lembut


Aira mengangkat wajahnya, kini wajah mereka sangat dekat, Ryo sangat kaget ketika melihat mata Aira yang berkaca kaca. Ia tidak bisa memahami mata Aira yang terlihat sedih.


“aku cuma OG” jawab Aira


“aku tau!” jawab Ryo balik


Aira hanya menatap Ryo, air matanya jatuh. Ia sangat senang dengan adanya Ryo yang menyukainya tulus, tapi kenapa harus Ryo? itu yang membuat Aira sedih. Dia hanya berharap seseorang yang biasa, bukan Ryo.


Ryo menyeka air mata Aira


“kamu sedih... atau kamu senang? Aku gak bisa baca arti air mata kamu ...” ucap Ryo terus menatap manik mata Aira.


“kamu baik, kamu perhatian, kamu penyayang..” ucap Aira bergetar


“Cuma kamu Ryo ... sedang aku bukan orang yang suka bermain, aku orang yang hanya memikirkan kehidupanku yang kamu sendiri sudah tahu seperti apa.. itu yang bikin aku sulit mengijinkan kamu menyukaiku” Aira sangat serius


Ryo masih menatap Aira menunggu dia melanjutkan kata katanya tapi Aira hanya menunduk menahan diri.


“kasih aku kesempatan, aku akan buktikan ke kamu, aku pantas buat kamu suka,...dan aku gak main main ai..” bujuknya lagi


“ya?” Ryo kelamaan menunggu Aira


“tolong kamu pahami posisi ku, keadaan ku!” Aira terlihat terpaksa


“aku udah berkali kali bilang ke kamu, aku hanya orang biasa .. bahkan biasa banget, aku punya kerjaan yang mungkin gak sepadan dengan pandangan orang lain” Aira menjelaskan agar Ryo mengerti bahwa mereka berada di dua dunia yang berbeda.


“aku cuma..” belum selesai Aira ingin mengatakan semua tentang dia, Ryo menahan bibir Aira dengan telunjuknya yang lembut.


“aku gak peduli. Gak masalah!” Ryo tersenyum


“Sekarang  memang kamu bilang gak masalah, tapi nanti kamu pasti akan mendapat masalah” jawab Aira meyakinkan


“gak akan!” jawab Ryo tegas


“siapa yang tahu... suatu saat kamu memerlukan seseorang yang bisa bersama kamu untuk muncul di depan publik, dan aku gak akan bisa seperti itu” jelas Aira lagi


“publik gak perlu tahu tentang kita, aku gak masalah” jawab Ryo membuat Aira seolah tidak memiliki alasan lagi. Ia terus memaksanya

__ADS_1


“Pliiisss..!!” bisik Ryo lagi


Aira menatap lelah pada Ryo. ia tidak akan memiliki alasan lagi untuk menolaknya


“OK?” Ryo menyakan lagi


Aira memejamkan matanya dan menarik nafas seakan begitu lelah. Ia membuka mata dan mengangguk. Akhirnya Ryo mendapat jawaban. Ia hanya menggenggam erat tangan Aira dan tak henti hentinya tersenyum.


“thank you!” ucapnya pada Aira dan terus tersenyum. Ryo mencium tangan Aira yang ia genggam.


Malam itu Aira meninggalkan sepedanya di ME, ia pulang bersama Ryo. Hanya Ryo yang terlihat sangat senang dengan hubungan mereka, ia terus tersenyum. Sedangkan Aira, ia malah banyak melamun. Ia terus membayangkan jika suatu saat semua orang mengetahui siapa dirinya.


Kalau orang orang pada tahu, aku harus gimana? aku kabur kemana? Terus aku pasti akan di cap sebagai cewek bekas Ryo.. cemoohan itu .. Benak Aira terus meronta menyesali keputusannya. Ia hanya bisa menghela nafas


Melihat Aira yang melamun dengan begitu banyak pikiran, Ryo meraih tangan Aira. ia menoleh padanya dan tersenyum, Aira pun tersenyum, namun dengan senyuman yang dipaksakan. Ryo melihat jelas bahwa Aira mungkin terpaksa dengannya. Ia pun melepaskan tangan Aira dan konsen untuk menyetir.


Kamu terpaksa menerimaku.. tapi aku akan buktikan aku layak untuk kamu cintai! Benak Ryo


Saat tiba ditempat Aira, Ryo mengeluarkan semua barang barang Aira yang ia tinggalkan kemarin. Ia mengantar Aira seperti biasa hingga ke dalam.


“aku dah minta kamu ngebalikin ini” ucapnya melihat tas belanjaan yang kemarin ditunjukkan Ryo


“gak bisa dibalikin lagi” jawab Ryo


Aira mengambil semua tas belanja itu dengan terpaksa.


“kayanya cuma aku yang happy” tatap Ryo yang melihat Aira seperti terpaksa malam itu.


“aku cuma capek!” Aira merasa tidak enak


“hhm..” Aira tersenyum kecil


Ryo melambaikan tangan dan pergi dari sana. Ia kembali menoleh Aira sebelum menghilang dibalik tembok. Aira membaringkan tubuh dengan berat. dia ingin mencoba menerima itu tapi tetap saja dadanya seperti sesak.


“Dasar anak penipu..!!”


“Orang rendahan macam kamu..!!”


“Ternyata pacar Ryo seorang babu... haahahhahaa”


“cuma office girl gitu”


“orang miskin mana pantas!!!”


"kamu tu gak pantas sama Ryo.. ngaca ngaca ngaca!!!"


Aira terbangun dari tidurnya.


Mimpi yang sangat aneh. Mimpi yang sangat ia takuti. Ditertawakan & dicemooh orang orang. Tubuh Aira berkeringat. Ia seperti kehabisan nafas. Ia melihat jam yang menunjukan pukul tiga pagi. Ia berusaha mengatur nafas. Ia gemetar sendiri. Matanya pun tak mampu tertutup lagi. Aira hanya duduk terpaku sendiri, itulah yang akan terjadi nanti, itulah yang sebenarnya ia takuti.


“Kenapa yang menyukaiku justru kamu?” ucapnya


Waktu terus berjalan, Aira menatap ponselnya, jam sudah menunjukkan jam 4:30 pagi. Ia pun beranjak menyiapkan sarapan dan bekalnya. Baru satu kakinya turun dari dipan.


Ting!

__ADS_1


Suara pesan masuk dari Ryo.


📲'gak usah bikin sarapan! Aku belikan!' tulisnya


Apa dia naruh kamera ya? Kok bisa tau aku mau bikin sarapan! Benak Aira


Aira kaget melihat itu, ia menolah noleh sekitarnya seakan Ryo sedang melihatnya disana.


Ting!


📲'makan siang nanti kamu milih sendiri!' tulisnya lagi


Aira membuka pesan Ryo untuk membalasnya, dan terlihat oleh Ryo ia sedang online


Tiba tiba panggilan masuk terlihat!


“halo” jawab Aira


“dah ku duga kamu bangun nyiapin sarapan” ucapnya


“gak kok! Pesan kamu yang membangunkan ku” ucapnya


“sorry,... aku kebangun dan ingat kamu bikin sarapan jam segini” ucapnya


“tumben tumbennya tukang tidur udah bangun jam segini!” ucap Aira


“kan aku dah punya pacar sekarang! Apalagi pacarku itu bangunnya kadang jam empat pagi” Godanya


“oya? Sok tahu banget!” ucapnya


“iya dong tahu.. kita sarapan di tempat kamu aja ya?” pintanya


“tadi katanya kamu yang beli?” jawab Aira lagi


“iya.. aku beli terus aku kesana, kita sarapan sama sama” pintanya


“hmmmm...” Aira ragu menjawab


“tu kan, gitu lagi! Pasti ujung ujungnya gak boleh tu?” tebak Ryo


Aira terkekeh.


“Terserah kamu deh, aku ikut aja!” jawabnya


“oke deh, aku mandi dulu ya lanjut tidur ya sayang!” ucapnya


Aira tersentak mendengar kata sayang Ryo dan merasa malu sendiri.


“love you beib! Muach” ucapnya menutup.


Aira hanya tersenyum dengan kelakuan Ryo yang memang selalu manis.


Kamu memang paling bisa bikin hati orang bergetar. Benak Aira


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~

__ADS_1


__ADS_2