Kiarra Sang Dewi Kematian

Kiarra Sang Dewi Kematian
Kedamaian yang Dirindukan


__ADS_3

Mereka bicara dalam bahasa Negeri Kaa. Terjemahan.


Siapa sangka, metode yang diterapkan di lima kerajaan dari arahan Kenta, membuat perubahan yang signifikan di Negeri Kaa, kecuali Tur karena belum ditaklukkan. Vom dipercayakan kepada Dra dan para dayang Kiarra untuk memimpin. Lalu Yak dipimpin oleh Putri dan Putra Raja Tur. Para kelompok pemberontak, penyihir Boh dan Jenderal Gom ikut tinggal di tempat tersebut karena mereka bisa beradaptasi dengan cuaca dingin sebab bulu-bulu tebal yang melindungi tubuh. Sedang Zen dijaga oleh Lon dan Kapten Mun.


Kenta yang memilih untuk tinggal di Kerajaan Ark bersama Yak, melakukan pembangunan kembali di wilayah tersebut. Beberapa bangunan didirikan sebagai sarana penunjang seperti yang Kiarra harapkan kala itu. Lon menemukan kertas-kertas berisi banyak sekali catatan Kiarra untuk perubahan di Negeri Kaa saat damai nanti. Para dayang yang percaya pada Kenta, memberitahukan impian sang Jenderal saat bercengkerama bersama mereka.


"Tunggu. Kalian ... dayang Kiarra? Maksudku ... seperti pelayan? Selir?" tanya Kenta yang baru sadar akan status empat lelaki tampan itu usai mereka berdiskusi panjang lebar di ruang singgasana.


"Ya. Kami kekasih Jenderal Kia. Bahkan, Jenderal mengatakan akan menikahi kami berempat sekaligus," ucap Fuu mantap.


Mata Kenta terbelalak lebar sampai punggungnya menempel pada sandaran kursi. Semua orang di ruangan itu tertegun, tetapi tidak dengan Lon. Ia tertawa melihat ekspresi Kenta yang shock akan kabar mengejutkan itu.


"Kau pasti kaget! Hahaha, begitulah Ara. Dia memang unik!" ucap Lon yang membuat Kenta sampai gemetaran saat mengambil gelas berisi cairan warna merah layaknya wine untuk diteguk.


"Aku ... entahlah. Rasanya kepalaku mengalami gempa bumi," ucap Kenta dengan wajah tegang, tetapi membuat semua orang menahan senyum.


Tur yang belum bisa disentuh, membuat wilayah tersebut sengaja diasingkan. Meski demikian, manusia ubur-ubur tetap memberikan informasi setiap harinya kepada Laksamana Noh yang kini dipercaya menjaga perbatasan wilayah laut antara Vom dan Tur. Sayangnya, Pyu tak lagi bisa mengirimkan pesan karena Neo si manusia setengah burung selalu mengikutinya dengan mengawasi dari atas langit saat terbang. Pyu merasa kebebasan terenggut darinya. Namun, ia yakin jika Kia-rra akan baik-baik saja karena para peri melindunginya.


Dalam telur Kiarra.

__ADS_1


Kiarra merasakan kehangatan dalam kesunyian di tempatnya berada. Seperti sebuah dimensi lain di mana tak ada apa pun. Semua berwarna biru teduh dan beberapa cahaya kelip layaknya bintang menerangi. Ia selalu bermimpi saat berada di dalam telur. Kiarra merasakan kebahagiaan karena bertemu dengan para leluhurnya meski sadar jika itu hanya ilusi. Meski demikian, ia tetap bersyukur. Hingga tiba-tiba ....


"Hem, apa ini?" tanya Kiarra dengan mata sayu saat merasakan seperti ada tangan kecil memegang jarinya.


Kiarra melebarkan mata ketika menyadari jika jarinya digenggam oleh sesuatu. Kiarra menoleh dan mendapati sosok bayi mungil dengan rambut berwarna biru terang layaknya daun pohon jembatan. Kiarra tersenyum saat ia merasakan jika bayi yang melayang di depannya dalam posisi meringkuk sembari menghisap jempol dari salah satu jemari mungil tersebut adalah putrinya. Senyum Kiarra terkembang lalu memberanikan diri memeluknya.


"Anakku ...," ucap Kiarra dengan mata terpejam.


Namun, tiba-tiba, ia merasakan ada sesuatu yang terbang dengan cepat mengelilingi pelindung kristal ciptaannya di bagian luar. Kiarra dan bayi cantik itu terkurung dalam telur kristal. Mata Kiarra menajam saat melihat sosok yang dikenalnya seperti mencoba masuk ke dalam.


"See," geram Kiarra dengan mata menyipit.


Kiarra menatap bayinya yang masih tersenyum meski matanya terpejam. Bayi itu seperti tak terusik dengan kehadiran See. Kiarra balas tersenyum yang kemudian wajahnya serius seketika.


"Apa aku tak salah dengar, See? Kau mengatakan aku hina? Lalu bagaimana denganmu? Pembohong, pengkhianat dan munafik. Kau lebih buruk dari semua makhluk yang pernah kutemui, See. Lihat saja, akan kubuat kau menderita jika berani mengusikku dan bayiku," ancam Kiarra.


See mendesis lalu terbang menjauh. Kiarra bernapas lega karena makhluk itu tak datang mengusiknya lagi, meski tak tahu untuk kedepannya. Kiarra merasa bahagia dan damai bersama bayinya dalam telur tersebut. Ia seperti berada di dimensi lain karena tubuhnya melayang dan udara terasa hangat.


"Ibu akan melindungimu," ucap Kiarra lalu mengecup kening putrinya lembut yang menggeliat di dalam pelukannya tanpa busana.

__ADS_1


Di Hutan Kabut Putih.


Para peri berkumpul di sekeliling telur kristal biru yang memerangkap See dan Kiarra.


"Lihat, telurnya kembali bersinar. Terasa hangat. Apakah terjadi hal buruk?" tanya Nym si peri bunga saat menyentuh telur kristal Kiarra.


"Sepertinya tidak. Kurasa kristal biru ini melindungi Kia dari hal-hal buruk termasuk ancaman See sendiri," jawab Nym si peri pohon ikut mengamati.


"Baguslah jika demikian. Aku penasaran, apa yang terjadi di dalam sana," ujar Nym si peri daun saat menatap telur Kiarra lekat dari dekat.


"Aku lebih penasaran dengan apa yang terjadi di luar sana," sahut Nym si peri kupu-kupu.


Para peri bergerak menuju ke tepi hutan. Mereka melihat dari balik kabut putih yang selama ini melindungi mereka dari segala ancaman di Negeri Kaa. Mereka yang selalu ingin tahu kehidupan di luar kabut dibuat penasaran. Sayangnya hal itu mustahil. Jika keluar dari hutan, sama saja mati.


Mereka diam-diam juga mengamati pergerakan Pyu. Para peri yakin jika Pyu adalah wanita cerdik karena berhasil mengakali Tur selama beberapa kali. Para peri juga tahu jika Pyu selalu mengintip untuk melihat mereka bermain musik dan menari saat makhluk di luar hutan kabut putih terlelap. Mereka membiarkan Pyu menyaksikan karena para peri tahu, jika manusia setengah panda merah itu memiliki hati yang murni di tengah kekacauan Kerajaan Tur.


...*** TAMAT SEASON 1 ***...


Yey akhirnya Kiarra tamat season 1 gaes🎉 Padahal sayang banget levelnya masih bagus😩 Kwkwkw walaupun molor karena lele ngantuk berat semalam😆 Baiklah kita fokus untuk garap TDN sambil nunggu telor mbk Kiarra netes😁 lele akan publish 1 novel terbaru di tahun ini untuk claim reward tamat tapi pendek aja. Ini panjang kalau dijelasin. Kwkwkw. Intinya terima kasih kepada para LAP yang udah setia baca karya lele❤️ Target tahun depan adalah selesein satu per satu novel lele yang tamat season 1 atau ke-pause karena nguber projek. Itu aja info dari lele. Aku padamu💋

__ADS_1


__ADS_2