
Mereka bicara dalam bahasa Negeri Kaa. Terjemahan.
Tepat saat bulan ungu kembali bersinar, para peserta kompetisi bersalaman untuk berpamitan. Mereka juga mendatangi tepi hutan untuk mengucapkan terima kasih kepada para Nym karena mau direpotkan saat acara berlangsung. Malah, Ratu Nym mengatakan agar kompetisi tahunan itu tetap diselenggarakan di luar kawasan hutan kabut putih, sebagai bentuk persahabatan antara manusia di Negeri Kaa dan para peri. Tentu saja, permintaan itu disanggupi oleh semua orang. Para raja dan ratu di Negeri Kaa akan membuat kawasan kompetisi lebih menarik lagi untuk ajang berikutnya. Para Nym tak sabar untuk melihat perubahan itu di luar hutan.
"Sampai jumpa lagi. Tetaplah memberikan kabar. Jangan sampai hubungan persaudaraan kita terputus karena tinggal di tempat yang berbeda," pinta Kiarra.
"Tentu saja. Aku sedang terpikirkan untuk membuat semacam layanan pos di Negeri Kaa," ujar Hiro yang disetujui semua orang.
"Baiklah. Sampai jumpa. Aku menyayangi kalian semua," ucap Kiarra terlihat sedih karena harus berpisah dengan anggota keluarganya.
Mereka saling berpelukan dan bersalaman. Kiarra mengendarai kapal balon udara pemberian Tur beserta seluruh muatan yang sudah disimpan dalam kapal. Kiarra melambaikan tangan karena mereka pergi lebih dulu bersama pengikutnya.
__ADS_1
"Bye! Sampai bertemu lagi!" seru Michelle seraya melambaikan tangan.
Kiarra, Tora, Rein dan Raiden balas melambai dari pagar geladak. Kapal balon udara terbang dengan kecepatan sedang memanfaatkan angin. Mereka bergerak di atas awan saat bulan ungu bersinar terang.
Saat Kiarra sedang menikmati pesona keindahan langit, tiba-tiba Tora menepuk pundaknya. Kiarra terkejut lalu menoleh. Tora berdiri di samping putrinya dengan wajah sendu menatap awan-awan yang terlihat seperti permen kapas. Kiarra menatap ayahnya lekat.
"Rasanya tak adil jika Rui, Lian dan Mei tak ikut berkumpul bersama kita. Apakah ... kau dan saudara saudarimu setuju jika mereka dibangkitkan?" tanya Tora yang membuat senyum Kiarra terkembang.
"Hem, baiklah. Aku tahu jika dibutuhkan waktu lama untuk bisa membangkitkan mereka. Namun, aku sabar menunggu," jawabnya balas tersenyum. Kiarra mengangguk lalu memeluk ayahnya erat karena Tora sudah tak diselimuti kebencian. "Namun, jangan bangkitkan tiga pion keparatt itu. Aku tak segan mengirimkan mereka ke alam kematian jika sampai muncul di sini," tegasnya yang membuat Kiarra tegang seketika.
__ADS_1
"Oke. Aku mengerti. Hanya Rui, Lian dan Mei saja yang dibangkitkan," jawab Kiarra gugup saat melepaskan pelukan.
Tora mengangguk lalu pergi mendatangi Kristal yang asik bermain bersama empat suami Kiarra di atas geladak kapal. Semua orang terlihat gembira karena bisa berkumpul dan merasakan kedamaian tanpa takut adanya serangan atau ancaman perang.
"Semoga kedamaian ini berlangsung untuk selamanya. Tolong jaga kami, Naga," ujar Kiarra dengan mata terpejam, merasakan embusan angin lembut menerpa tubuhnya.
...--- TAMAT ---...
***
__ADS_1
ILUSTRASI. SOURCE : GOOGLE
Sebagai penutup, pas banget tips dari Jeng Riana. Makasih banyak ya udah sedekah koin buat lele❤️ Aku padamu muach muach pokoknya💋Dan sampai jumpa di novel Lele si Jono The Gamer yang akan lele tamatkan segera. Cuma itu sebenernya si Jono novel petualangan. Kudunya epsnya banyak, tapi biar gak bertele2 nanti lele pangkas dan padetin biar gak muter kaya odong2😆Makasih LAP semuanya yang setia baca cerita lele dan memberikan dukungan baik tips koin, vote poin, vote vocer, like tiap eps, komentar koreksi dan rate bintang lima. Tanpa kalian, lele gak mungkin terus semangat menciptakan karya. Jangan lupa baca novel Baby Sitter-ku Ternyata Bos Mafia di Fz ya. Papayo🎉