KISAH CINTA AZZAHRA

KISAH CINTA AZZAHRA
Kesalahan Masa Lalu


__ADS_3

Natasha memicingkan matanya menatap seorang pria yang tidak dikenalinya saat dia masuk ke dalam ruang kerja Gavin. Dan tuduhan pria tadi yang menyebut kalau dia dihamili oleh Gavin sontak membuat wajah cantiknya berubah menjadi garang.


" Hei, kamu ini siapa?! Sembarang bilang aku dihamili Kak Gavin! Aku itu dihamili suamiku bukan Kak Gavin!" geram Natasha tidak terima dituduh seperti itu.


" Wow, galak amat ini betina. Lu dapat dari mana cewek unik ini, Vin?" Steven menyeringai.


" Astaga, mulut kamu tuh, ya! Memangnya aku hewan dikata betina! Nih, rasakan!!" Natasha langsung menyerang Steven dengan memukuli tubuh Steven dengan slig bag miliknya.


" Alexa ...."


" Teh Tata ...."


Gavin dan Azzahra langsung menahan Natasha yang sedang menyerang Steven.


" Wah, bar-bar juga nih, cewek. Pasti asyik kalau diajak main di atas ranjang." Steven berusaha menepis serangan Natasha.


" Eh, mulut kamu perlu disumpal rawit ja*blay kayaknya, ya!" Natasha nampak emosi.


" Teh, tenang ... jangan emosi. Ingat kandungan Teh Tata." Azzahra mengusap punggung Natasha.


" Steve, sebaiknya lu cepat keluar dari sini, deh!" Gavin mengusir Steven. Gavin tentu saja merasa tidak nyaman dengan keberadaan Steven karena di sana sedang ada istri dan adik sepupunya.


" Lu ngusir gue, Vin?" Steven nampak tidak suka diusir oleh Gavin.


" Bukan maksud gue mengusir, tapi lu lihat ini, adik gue sampai lepas kontrol begini gara-gara mendengar ucapan lu tadi." Gavin mengklarifikasi.


" Adik lu? Sudah gue duga kalau adik lu itu pasti cantik. Sayang sudah bersuami. Tapi kalau butuh selingan boleh sih hubungi gue." Steven terkekeh.


" Kak, dia ini siapa, sih? Menyebalkan sekali! Iiihh. amit-amit jabang baby, jangan sampai anakku jadinya seperti dia," Natasha mengusap-usap baby bump nya. Karena Natasha mempercayai mitos, jika sedang hamil dan membenci orang, maka anaknya itu akan seperti orang yang dia benci


" Tentu saja tidak akan mirip, buatnya 'kan bukan sama gue. Kecuali kamu buatnya sama gue baru mirip gue. Atau kamu nanti mau cobain make love sama gue, biar mirip gue anaknya. Seperti Gavin make love sama mantan ceweknya, makanya anaknya jadinya mirip dia." Steven menunjuk Gavin.


Deg


Ucapan Steven seketika membuat Gavin dan Azzahra terkesiap hingga mereka saling memandang.


" Anaknya siapa yang mirip Kak Gavin? Heh, jangan asal menuduh, ya! Lagi pula siapa juga yang mau make love sama kamu?? Nggak naf*su aku lihat kamu!" ketus Natasha galak .

__ADS_1


" Steven! Please, tinggalkan kantor gue sekarang juga!" geram Gavin.


" Ups, sorry ... gue keceplosan." Steven merasa seolah tak menyesal walaupun mengucapkan kata maaf.


" Kak, yang dimaksud sama dia itu apa? Mantan Kak Gavin yang mana? Anak siapa yang dia maksud?" Natasha menuntut penjelasan Gavin.


" Gue pikir keluarga lu sudah tahu semua tentang Jovanka. Soalnya waktu itu ada dua orang suruhan bokap lu datang ke apartemen gue buat selidiki Jovanka." Steven benar-benar tidak bisa menempatkan diri. Dia sama sekali tidak perduli jika situasi dan kondisinya tidak kondusif untuk membahas soal Jovanka.


Azzahra yang mendengar suaminya seperti dikuliti seketika dadanya terasa sesak. Jika masalah ini diketahui oleh orang semacam Steven, dia yakin hal ini tidak bisa menjadi sebuah rahasia.


" Kak, Jovanka itu siapa?" Natasha yang mendengar nama Jovanka langsung bertanya pada Gavin.


" Jovanka itu ...."


" Diam, kamu! Aku nggak bicara sama kamu, ya!" Natasha langsung memotong ucapan sembari menunjukkan jari telunjuknya ke arah Steven.


" Busyet, ini cewek garang amat. Kasihan yang jadi suaminya, apes banget hidupnya." Steven menyindir Steven.


" Apa kamu bilang?! Eh, yang apes itu yang akan jadi istri kamu, dapat suami mulutnya comel kaya perempuan." Natasha balas mencibir Steven.


" Dedek Al, jangan liat dan jangan dengerin apa yang dibilang Om jelek ini, ya!" Natasha kembali mengusap perutnya.


" Memang jelek! Sudah wajahnya jelek, omongannya jelek, hidup lagi! Amit-amit jabang baby, deh!"sindir Natasha.


" Kau ...." Steven mulai terpancing karena ucapan Natasha.


" Steven, keluar!" Gavin langsung merangkul Steven dan menarik tubuh Steven keluar ruang kerjanya karena kehadiran temannya itu benar-benar membuat kacau keadaan.


" Alexa, ada apa kau kemari?" tanya Gavin kepada Natasha setelah Steven sudah menghilang dari ruangan Gavin.


" Kak Jovanka itu siapa? Dan soal anak, anak siapa memangnya, Kak?" Natasha mengacuhkan pertanyaan Gavin.


Gavin dan Azzahra kembali saling pandang namun tak lama Azzahra memilih beranjak duduk di sofa dengan tangan memeluk tubuhnya sendiri. Dan tentu saja aura kesedihan terlihat menggelayuti wajah cantiknya.


" Alexa, kau duduklah dulu." Gavin kemudian menuntun Natasha duduk di sofa kemudian dia pun duduk di samping istrinya.


" Kak, cepat katakan yang dimaksud orang tadi itu apa?" Natasha semakin penasaran.

__ADS_1


Gavin menarik nafas perlahan mencoba mencari kekuatan agar bisa menceritakan masalah yang sedang dihadapinya. Sebenarnya bukan menceritakannya yang terasa berat tapi reaksi Natasha jika mengetahui kenyataan yang sebenarnya tentang masa lalu dia.


Sedangkan Azzahra terlihat menggigit bibirnya sementara cairan bening sudah mulai membasahi bola matanya. Gavin sempat menoleh ke arah Azzahra dan tentu saja dia merasakan semakin sesak di dadanya mendapati wajah sendu istrinya yang terlihat menahan tangis.


" Sebenarnya ada apa? Apa yang kalian sembunyikan dariku?" Natasha yang melihat Gavin bergantian dengan Azzahra langsung mencurigai memang ada sesuatu yang tak beres yang menimpa kakak sepupunya itu.


" Alexa, Kakak minta maaf jika apa yang akan kamu ketahui nanti akan mengecewakanmu." Dengan nada hampir tercekat di tenggorokan Gavin mengucapkan kalimat itu.


Azzahra yang mendengar kata-kata suaminya seakan sudah tidak dapat membendung air matanya yang tak tertahankan hingga akhirnya luruh di pipinya. Namun dengan cepat Azzahra menghapus cairan bening itu. Gavin pun langsung menggenggam erat tangan Azzahra hingga membuat jari tangan mereka saling bertautan.


" Iya tapi apa, Kak? Kak Gavin selama ini selalu baik sama aku. Bahkan sejak sikapku yang dulu tak bersahabat dengan Kak Gavin pun, Kak Gavin selalu baik ke aku." Natasha yang melihat Azzahra menangis pun mulai merasakan hawa panas yang menyerang di sekitar matanya.


" Ini kesalahan masa lalu Kakak. Kesalahan masa lalu yang akhirnya berbuntut sekarang ini. Ini karena kesalahan Kakak dalam bergaul selama ini. Kehidupan bebas yang Kakak anut selama tinggal di luar negeri dulu. Yang akhirnya menghadirkan seorang bayi tak berdosa yang kini berusia dua tahun lebih." Gavin mengatakan kalimat itu dengan bergetar.


" M-maksud, Kak Gavin?"


" Aku mempunyai seorang anak laki-laki dari mantan kekasihku dulu, yang aku tinggalkan sebelum aku menikah dengan Agatha. Maafkan Kakak, kalau Kakak membuat kamu kecewa."


Natasha terkesiap, dia langsung menutup mulut dengan telapak tangannya dan seketika itu juga air mata berhamburan jatuh di pipinya. Natasha pun langsung menangis tersedu.


" Hiks ... hiks ... Nggak mungkin. Kak Gavin nggak mungkin begitu! Kak Gavin bukan orang seperti itu. Kak Gavin orang baik, tidak mungkin berbuat seperti itu. Itu prank, kan? Kak Gavin lagi ngerjain aku, kan? Aku nggak sedang ultah, Kak. Kak Gavin jangan bohong sama aku."


" Maafkan Kakak, Alexa. Kakak benar-benar buat kamu kecewa." Gavin menampakkan penyesalannya.


" Hiks ... hiks ... Kak Gavin jahat! Kak Gavin jahat sama Rara! Kak Gavin nggak kasihan sama Rara. Rara pasti kecewa sama Kakak! Aku juga kecewa sama Kak Gavin! Hiks ... hiks ..." Natasha terisak semakin kencang. Membuat Gavin dan Azzahra langsung mendekati Natasha dan mencoba menenangkan wanita itu.


*


*


*


Bersambung ...


Readers yang belum kenal dengan Natasha, coba ditengok kisahnya di MENGEJAR SUAMI IMPIAN, kisahnya paling aman dari konflik🤭. Tapi kisahnya ga kalah seru dan juga romantis


__ADS_1


Happy Readingā¤ļø


__ADS_2