
"Waktu berlalu sangat cepat tanpa aku sadari. Sudah 15 tahun sejak aku bereinkarnasi di dunia ini." Arya mengepalkan tangannya untuk merasakan sensasi tubuh yang menjadi wadah bagi jiwanya setelah kematian.
Sampai sekarang Arya masih terkejut bisa melalui roda reinkarnasi walau tidak dilahirkan dan hanya menempati tubuh anak kecil berusia 5 tahun yang sudah tewas 15 tahun lalu.
Usia Arya menurut perhitungan dunia ini adalah 20 tahun. Selama 15 tahun terakhir sejak reinkarnasinya, sudah banyak hal yang dia lakukan dan pelajari mengenai dunianya saat ini.
Setelah mempelajari sedikit mengenai dunia ini. Arya mendapati kalau dunia ini memiliki kemiripan dengan bumi. Tetapi yang membedakan hanya terdapat 2 benua saja didunia ini. Serta dunia ini juga memiliki energi spiritual yang biasa disebut sebagai Qi.
"Kalau dilihat kembali. Masyarakat dan kebudayaan disini memiliki kesamaan dengan orang-orang dimasa Kerajaan kuno di negaraku. Yang membedakan, orang-orang di dunia ini memiliki kebudayaan campuran dari duniaku sebelumnya."
Arya memandang kearah beberapa pejalan kaki memakai pakaian tradisional yang sudah dimodifikasi dengan perpaduan barat.
Senja perlahan menghilang digantikan langit malam. Kondisi Kota Madya kini benar-benar seperti kota mati, hanya ada sedikit penerangan jalan dan rumah yang berasal dari obor.
"Apa aku harus mengembangkan teknologi untuk membuat penerangan sama seperti duniaku sebelumnya?" Melihat kondisi sebuah kota besar hampir gelap gulita saat dimalam hari, membuat Arya berpartisipasi untuk mengembangkan lampu dan pembangkit listrik.
Tetapi dengan cepat Arya mengurungkan niatnya. Dunia ini memiliki energi spiritual didalamnya. Jika terjadi penambangan dan perkembangan teknologi, Arya khawatir energi spiritual di dunia ini perlahan akan menghilang karena kerusakan alam.
"Jangan membuat dunia ini tambah kacau Arya. Kau sudah mendapat tanggung jawab yang cukup besar untuk menghentikan invasi bangsa Iblis dimasa depan." Arya menghela nafas panjang dan membuang jauh-jauh pemikirannya untuk membuat dunia ini memiliki kemajuan teknologi sama seperti dunianya sebelumnya.
Melihat bulan purnama dilangit hitam sangat jelas. Arya memutuskan untuk mencari kamarnya sesuai yang dikatakan oleh Deswara sebelumnya. Bagaimanapun juga mulai saat ini dirinya akan tinggal dibangunan mirip mansion itu sebagai pemimpin Kota Madya yang baru.
Arya keluar dari aula berjalan melewati lorong panjang yang hanya diterangi sedikit obor dan cahaya bulan yang masuk melalui jendela kaca.
__ADS_1
Kondisi sepi mansion besar itu akibat hanya ada sedikit penghuninya, membuat suara langkah Arya terdengar nyaring ketika berjalan melalui lorong.
"Hmph! Dingin...Sakit..." Langkah kaki Arya terhenti ketika mendengar suara wanita merintih kesakitan dari dalam sebuah ruangan.
Bukannya merasa takut mendengar suara rintihan seorang wanita didalam mansion yang sangat sepi, Arya justru merasa penasaran dengan sumber suara tersebut.
Arya menyipitkan mata ketika mencurigai satu ruangan yang berada di samping kamarnya. Saat mendekat, Arya merasa kakinya terasa dingin secara tiba-tiba.
Asap putih disertai hembusan aura dingin muncul dari sela-sela pintu layaknya sebuah kulkas ketika dibuka. Perasaan Arya seketika menjadi tidak enak dan tanpa pikir panjang langsung mencoba membuka pintu ruangan itu.
Mendapati pintu terkunci, Arya langsung merusak engsel pintu untuk membukanya secara paksa. Benar saja, ketika Arya berhasil membuka pintu dia langsung disambut suhu dingin dibawah rata-rata.
Untuk mencegah suhu dingin keluar dari ruangan itu Arya langsung menutup pintu, dan hanya beberapa saat kemudian lapisan es langsung membuat pintu terkunci karena membeku.
"Hei, sadarlah. Katakan apa yang sebenarnya terjadi kepadamu?" Seketika Arya menjadi sangat cemas saat melihat kondisi Putri Amanda.
Raut wajah Putri Amanda saat ini sangat pucat. Arya bisa merasakan langsung tubuh Putri Amanda terasa sangat dingin seperti es. Putri Amanda sendiri sekarang hanya mengenakan lingerie untuk tidur, yang membuat Arya bisa merasakan kulit seputih porselen miliknya.
Meski pakaian yang dikenakan Putri Amanda cukup terbuka, dalam kondisi genting seperti sekarang Arya tentu mengabaikan hal itu dan fokus menganalisis apa yang terjadi kepada Putri Amanda.
"Arya... Dingin..." Suara Putri Amanda terdengar sangat lemah saat memanggil Arya. Putri Amanda menatap sekilas wajah Arya, kemudian mendekap tubuh pria tersebut untuk mencari kehangatan.
Melihat kondisi Putri Amanda semakin lemah, Arya berdecak kesal karena tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi kepada wanita yang sekarang berada didalam pelukannya.
__ADS_1
Namun ketika Arya melihat kalung yang dipakai oleh Putri Amanda, seketika membuat Arya baru sadar kalau Putri Amanda merupakan gadis kecil yang 10 tahun bertemu dengannya di Istana.
Mengetahui Putri Amanda merupakan keturunan dari mendiang gurunya, Hyman Nirwasita. Membuat Arya tidak mempunyai pilihan selain membantu untuk membalas budi.
Arya mengeluarkan satu butir Pill yang memiliki pola Yin dan Yang. Pill itu sendiri terbuat dari ekstraksi darah Kura-Kura hitam dan Phoenix yang Arya miliki dari mending Baduga Maharaja serta Hyman Nirwasita.
Sejak pertemuan pertamanya dengan Putri Amanda 10 tahun lalu. Arya pernah menganalisis kondisi tubuh Putri Amanda, dan menemukan jika wanita itu memiliki jenis tubuh Dewi Bulan.
Tetapi mengingat Putri Amanda memiliki darah Phoenix dalam tubuhnya. Tentu tubuh Dewi Bulan yang memiliki unsur dingin tidak bisa menerima darah Phoenix yang merupakan unsur panas.
Hal itu akhirnya membuat dua unsur berbeda saling menyerang didalam tubuh Putri Amanda. Hingga membuatnya Putri Amanda setiap malam selalu menderita, ketika darahnya mendidih dan tubuhnya menjadi dingin.
Ada satu siklus dalam satu bulan sekali. Ketika puncak bulan purnama tubuh Dewi Bulan akan menjadi sangat kuat hingga membuat darah milik Putri Amanda membeku menjadi serpihan kecil tajam yang menyiksa dirinya dari dalam.
Fungsi kalung penahan kekuatan yang pernah Arya berikan setiap tahun efeknya akan semakin berkurang, dan tepat malam ini kalung tersebut sudah tidak bisa menetralkan kedua unsur berbeda didalam tubuh Putri Amanda.
Arya yang dulu pernah merasakan kejadian hampir serupa dengan Putri Amanda, dalam beberapa tahun ini mencoba untuk membuat Pill agar dua unsur berbeda didalam tubuh Putri Amanda bisa memiliki keselarasan.
"Cobalah untuk menelan Pill ini sebisa mungkin." Ucap Arya sambil memasukkan Pill kedalam mulut Putri Amanda yang langsung dilakukan oleh wanita cantik tersebut meski sedikit kesulitan.
Ketika Pill sudah berhasil ditelan oleh Putri Amanda. Arya kemudian meminta kepada Putri Amanda untuk duduk dan menyerap khasiat Pill yang dia berikan.
Putri Amanda dengan sekuat tenaga dan dibantu oleh mencoba untuk duduk dalam posisi bersemedi, kemudian fokus menyerap khasiat Pill yang baru saja dia konsumsi.
__ADS_1
Arya duduk dibelakang Putri Amanda dan meletakkan telapak tangannya di punggung halus milik wanita tersebut. Energi Qi lalu Arya salurkan kedalam tubuh Putri Amanda untuk membantu proses penyerapan Pill.