
Melihat Api Surgawi miliknya keluar dari tubuhnya dan menghampiri Arya, sontak membuat raut wajah Raka menjadi pucat. Dia khawatir jika pria itu ingin mengambil Api Surgawi miliknya, sebagai bayaran atas tindakan yang dia lakukan di masa lalu.
Prasangka Raka soal Api Surgawi miliknya yang diambil oleh Arya nyatanya tidak benar, justru Arya sama bingungnya dengan Raka saat Api Surgawi itu menghampirinya.
Disisi lain Arya menatap kearah titik Api Surgawi milik Raka yang dihadapannya. Orang lain mungkin hanya bisa melihat wujud Api Surgawi sebagai titik api biasa. Tetapi berbeda dengan Arya yang bisa melihat wujud Api Surgawi itu sebagai sosok peri kecil dilapisi api merah.
"Tuan, bisakah aku bergabung dengan saudara-saudaraku yang lain? Kumohon..." Ucap Api Surgawi sambil memasang wajah memelas kepada Arya.
Mendengar permohonan dari Api Surgawi itu membuat Arya merasa bimbang. Disisi lain Arya bisa melihat raut wajah Raka yang panik mengira kalau dirinya mengambil Api Surgawi milik pria itu secara paksa.
Suara dari Api Surgawi tidak bisa didengar oleh orang selain Arya, membuat semua orang yang melihat Arya sedang berpikir ditengah pertarungan merasa heran.
"Biarkan saja api kecil itu masuk sebentar kedalam tubuhmu. Kau nantinya bisa melihat apa dia betah, atau justru sebaliknya." Suara Naga Perak tiba-tiba menggema di kepala Arya, memberi saran kepada pria itu.
Mendengar saran dari Naga Perak cukup masuk akal, Arya mengangguk pelan dan kemudian memperbolehkan Api Surgawi milik Raka masuk kedalam tubuhnya.
Api Surgawi itu dengan senang hati berterimakasih dan masuk kedalam tubuh Arya, membuat Raka yang melihatnya bertekuk lutut ditanah dengan raut wajah kehilangan semangat hidup.
Bagi Raka Api Surgawi memiliki peran penting dalam hidupnya. Dia sangat membutuhkan api itu untuk bertarung. Sebagai pemilik tubuh Dewa Matahari, kehadiran Api Surgawi tidak bisa dilepaskan begitu saja dalam hidupnya.
Beda halnya dengan Arya yang meski telah memiliki empat Api Surgawi, dia sangat jarang menggunakan mereka dan lebih suka menggunakan tinju saat tengah bertarung.
Didalam tubuh Arya setelah Api Surgawi milik Raka masuk kedalam. Api itu mulai menelusuri tempat yang sangat gelap sampai akhirnya dia menemukan 3 Api Surgawi.
Wujud ketiga Api Surgawi itu memiliki dua pasang sayap dibelakang punggung mereka, dan ketiganya memiliki wujud layaknya manusia.
__ADS_1
Tempat dimana para Api Surgawi berada merupakan sebuah Dunia Spiritual yang hampir menyerupai Dunia asli meski dalam versi lebih kecil.
Api Surgawi milik Raka perlahan turun dan berjalan menghampiri para seniornya. Sebagai Api Surgawi tingkat 9 wajar baginya memanggil ketiga Api Surgawi milik Arya yang berada di peringkat 3 besar sebagai seniornya.
"Permisi. Maaf apa aku boleh bergabung dengan kalian, senior?" Tanya Api Surgawi milik Raka dengan ragu sambil tersenyum canggung.
Tiga Api Surgawi milik Arya yang tengah menikmati waktu santai ditaman, begitu mendengar suara seseorang kemudian menoleh kesamping menemukan gadis dengan tubuh diselimuti api merah.
Melihat kehadiran seorang anak baru ditempat tersebut. Salah satu Api Surgawi milik Arya yang diwariskan Arga kepadanya, lalu menghampiri Api Surgawi milik Raka.
Api Surgawi warisan Arga mulai menginspeksi Api Surgawi milik Raka yang ingin bergabung dengan mereka, dan mengelilingi gadis itu.
"Kau, bocah kemarin sore ingin bergabung dengan kami? Apa kau bercanda?" Tanya Api Surgawi warisan Arga dengan nada sinis sambil merendahkan Api Surgawi milik Raka.
Mendapat sambutan yang kurang enak membuat Api Surgawi milik Raka langsung murung, dan takut jika kehadirannya ditolak oleh ketiga seniornya.
"Jangan masukan perkataan pria bodoh itu kedalam hati. Dia hanya iri saja kepadamu yang memiliki wajah cantik." Ucap Api Surgawi warisan Hyman mencoba menghibur Api Surgawi milik Raka.
Dipuji cantik oleh seorang wanita yang bahkan memiliki tubuh dan paras lebih baik darinya, membuat Api Surgawi milik Raka merasa malu, tetapi juga bersyukur merasa kehadirannya ada yang menerima.
"Terimakasih, tapi senior lebih baik dariku..." Balas Api Surgawi milik Raka sambil tertawa pelan. "Jadi, apa aku bisa bergabung dengan kalian, senior?"
Untuk sejenak wanita Api Surgawi warisan Hyman berpikir sebelum membelai wajah gadis itu. "Tenang saja kau bisa bergabung dengan kami. Tapi... Kau harus menemaniku mulai saat ini."
"Menemani untuk apa, senior?" Tanya gadis itu dengan ragu. Tetapi wanita cantik dihadapannya tidak menjawab dan hanya memberi senyuman penuh arti, yang membuat dirinya langsung tau arah pembicaraan mereka selanjutnya.
__ADS_1
Sebuah tongkat kayu tiba-tiba menghantam kepala wanita itu yang membuatnya merintih kesakitan, dan menemukan bahwa seorang pria yang merupakan Api Surgawi warisan Baduga yang memukul kepalanya dengan tongkat kayu.
"Memperlakukan seorang gadis muda dengan seenaknya, isi kepala kalian berdua sepertinya sama-sama sudah tidak waras."
Ketiga Api Surgawi milik Arya kemudian saling berdebat tentang Api Surgawi milik Raka. Masing-masing dari mereka memiliki argumen berbeda, ada yang ingin gadis itu pergi, membawa gadis itu bersama, sampai yang akan menjaga gadis tersebut.
Awalnya mereka bertiga hanya adu mulut, tetapi lama kelamaan ketiganya saling menyerang satu sama lain membuat kekacauan besar disana.
Melihat kejadian itu jelas membuat Apo Surgawi milik Raka ketakutan apa lagi ketika merasakan tekanan dari pertarungan intens ketiga Api Surgawi yang berada dijajaran paling atas.
Tak lama kemudian sosok pria berpakaian putih datang dan langsung melerai mereka. Hanya dengan melepaskan sedikit niat membunuh, ketiga Api Surgawi itu berhenti bertarung dan menghadap seperti anak kecil.
"Ulurkan tangan kalian kedepan..." Ucap pemuda itu yang tidak lain adalah perwujudan dari Api Putih milik Arya, sekaligus Api milik Naga Perak.
Ketiga Api Surgawi itu kemudian mengulurkan tangan mereka kedepan dengan ragu-ragu. Mereka tentu sudah paham konsekuensi yang akan segera mereka terima dari pemuda itu.
Benar saja, telapak tangan ketiga Api Surgawi itu mulai dipukul menggunakan tongkat kayu sampai membuat mereka merintih kesakitan.
Api Putih kemudian melihat kearah Api Surgawi milik Raka dengan tatapan datar. "Kau, lebih baik pergi dari sini dan kembali ketubuh tuanmu. Atau kau ingin menjadi makanan untuk mereka?"
Mendengar perkataan pemuda itu membuat Api Surgawi milik Raka ketakutan. Api Surgawi itu kemudian cepat-cepat pergi keluar dari tubuh Arya dan kembali kedalam tubuh Raka.
Raka yang sudah mendapatkan kembali Api Surgawinya merasa senang dan berpikir Arya hanya menggertak dengan berlagak mengambil Api Surgawi miliknya.
Menyadari pertarungan belum usai, Raka ingin menggunakan Api Surgawi miliknya lagi, tetapi Api itu tidak mau menjawab panggilannya dan hanya diam.
__ADS_1
Raka tidak mengetahui didalam tubuhnya Api Surgawi itu sekarang tengah ketakutan karena baru saja melakukan tindakan yang bisa mengancam keselamatannya sendiri, dengan masuk kedalam tubuh Arya yang dipenuhi monster.