Legenda Dunia Kultivasi

Legenda Dunia Kultivasi
Membuat Ramuan Panjang Umur (Revisi Lokal)


__ADS_3

1 Minggu telah berlalu paska Hyman Nirwasita mendapatkan ingatan masa lalunya dan Arya Wijaya membangunkan garis keturunan Phoenix. Selama 1 Minggu Arya Wijaya tidak melakukan latihan fisik atau teknik berpedang yang harusnya diajarkan oleh Hyman Nirwasita karena masih dalam masa penyembuhan.


Tetapi Hyman Nirwasita tak membiarkan Arya Wijaya beristirahat dengan santai, dia memberi materi tentang dunia Alkemis kepada Arya Wijaya.


Sewaktu harus menghafalkan berbagai jenis tanaman, kegunaan, dan umur tanaman herbal. Arya Wijaya benar-benar merasa sangat bosan karena dia sangat tidak suka ketika harus menghafalkan sesuatu.


Hyman Nirwasita untungnya memberikan teh galaksi kepada Arya Wijaya yang membuatnya dapat berpikir lebih jernih dan bisa menghapal materi dengan baik.


Harga untuk 5 gram teh galaksi jika dipasaran bisa untuk membeli sebuah rumah mewah di tengah kota. Untungnya Hyman Nirwasita sempat meminta sejumlah teh galaksi kepada Baduga Maharaja yang memiliki cukup banyak.


Hari ini adalah waktunya Arya Wijaya untuk mempraktekkan materi yang telah diberikan oleh Hyman Nirwasita selama 1 Minggu.


Pertama-tama Arya Wijaya harus bisa membuat Kuali Obat mendapatkan suhu yang sesuai menggunakan Api Surgawi miliknya. Setelah mendapat suhu rata-rata Arya Wijaya menunggu perintah berikutnya dari Hyman Nirwasita.


Hyman Nirwasita kemudian mengeluarkan sepotong kulit kayu, dua helai bunga kumis kucing, dan tiga kelopak bunga salju.


Melihat tiga jenis bahan yang Hyman Nirwasita keluarkan dari cincin dimensi membuat Arya Wijaya menjadi sedikit gugup mengetahui nilainya.


Sepotong kulit kayu ditangan Hyman Nirwasita merupakan bagian dari sebuah potongan kayu yang terombang-ambing dilautan dan terkena petir berulang kali. Usianya sekitar 500 tahun.


Kemudian bunga kumis kucing merupakan tanaman herbal langka. Meski baru berusia 2 bulan tetapi bunga kumis kucing memiliki harga fantastis bahkan lebih mahal dari teh galaksi.


Selanjutnya adalah kelopak bunga salju. Untuk menemukan tanaman salju biasanya hanya ada didaerah dengan suhu dibawa -100° celcius. Untuk sekali berbunga membutuhkan waktu lebih dari 100 tahun. Tanaman ini sangat jarang terlihat dan sangat sulit didapatkan.


Tanaman salju memiliki tangkai yang sangat rapuh dan mustahil untuk seseorang ingin mencangkok tanaman itu. Bahkan perlu kehati-hatian tingkat tinggi saat memetik bunganya karena sangat mudah untuk mencair bila dilakukan dengan teknik yang salah.


Harga tanaman salju tidak ada nilainya dan membuat tanaman itu akan menjadi sebuah barang pusaka. Bahkan untuk satu kelopak bunga salju lebih berharga dari seribu Kristal Hewan Iblis tingkat Kaisar.

__ADS_1


"Sekarang aku ingin kau membuat ramuan yang dapat memperlancar aliran Qi di Meridian dan memperpanjang umur, Arya. "


Dengan cepat Arya Wijaya menggelengkan kepala sebab tak berani memakai tiga bahan berharga dalam percobaan pertamanya membuat ramuan.


"Mustahil Guru. Bagaimana jika aku menyia-nyiakan herbal tanpa menghasilkan apapun?"


Melihat keraguan Arya Wijaya segera Hyman Nirwasita menyuruh anak itu membuang semua keraguannya dan memulai membuat ramuan. Hyman Nirwasita tak perduli mau Arya Wijaya gagal atau tidak, tetapi jika gagal jelas ada hukuman bagi Arya Wijaya.


Terpaksa Arya Wijaya menuruti perkataan Hyman Nirwasita setelah diancam akan dibuatkan sup ikan paus lagi untuk makan malam.


Arya Wijaya kemudian mulai memasukkan dua helai bunga kumis kucing dan kelopak bunga salju kedalam Kuali. Selanjutnya Arya Wijaya mengambil inti sari dari kulit kayu berusia 500 tahun yang berupa cairan hijau kemudian dimasukkan ke kedalam Kuali.


Kuali lalu ditutup dan Arya Wijaya mulai memproses ketiga bahan. Sejauh ini Hyman Nirwasita tidak menemukan kesalahan pada proses yang dilakukan oleh Arya Wijaya.


Tetapi baru saja Hyman Nirwasita ingin memuji tiba-tiba Arya Wijaya kehilangan konsentrasi dan membuat nyala api menjadi tidak stabil sampai akhirnya membuat Kuali meledak.


Dengan wajah yang menghitam terkena abu Arya Wijaya tertawa canggung menampilkan gigi putihnya saat melihat wujud Hyman Nirwasita yang juga di penuhi abu hitam.


Sebuah pukulan langsung mendarat di kepala Arya Wijaya dan membuatnya berteriak keras.


*******


2 Hari kemudian setelah mengalami percobaan yang gagal berulangkali akhirnya Arya Wijaya dapat membuat ramuan pertamanya. Hyman Nirwasita kemudian membantu Arya Wijaya memasukan ramuan kedalam botol menggunakan energi Qi.


"Hahaha... Setelah tiga ratus kali percobaan akhirnya aku berhasil! Dengan ramuan ini di tanganku semua orang akan berlutut di bawah kakiku dan gadis-gadis cantik pasti bisa aku taklukkan!"


Dengan penuh kebanggaan Arya Wijaya memeluk botol ramuannya dan tersenyum menjijikkan saat membayangkan dirinya tengah bersama beberapa wanita cantik.

__ADS_1


Apa yang dibanggakan oleh Arya Wijaya memang tidak salah. Semua orang pasti menginginkan ramuan yang bisa memperpanjang umur dan memperlancar aliran Qi.


Saat mendengar khasiat dari ramuan buatan Arya Wijaya orang-orang bahkan akan menjual apa saja termasuk menawarkan Putri mereka.


Melihat Arya Wijaya tertawa menjijikkan membuat Hyman Nirwasita menghela nafas panjang dan berpikir muridnya itu sangat bodoh.


Hyman Nirwasita kemudian merebut paksa botol ramuan yang sangat disayang Arya Wijaya dan mencampurnya dengan sejumlah air di dalam Kuali.


"Tidak! Apa yang guru lakukan dengan mahakarya milikku. Sekarang bagaimana orang miskin sepertiku mendapatkan pasangan dimasa depan..."


Arya Wijaya bertekuk letut sambil meratapi kemalangan setelah hasil kerja kerasnya selama dua hari dicampurkan kedalam air rebusan oleh Hyman Nirwasita.


"Dasar murid bodoh apa yang kau pikirkan hah? Cepat masuk kedalam!" Hyman Nirwasita dengan paksa langsung membuka semua pakaian Arya Wijaya dan melemparkan anak itu kedalam Kuali.


Arya Wijaya mulai memasang sikap lotus saat berkultivasi menyerap khasiat ramuannya. Hanya dalam beberapa saat Arya Wijaya selesai menyerap khasiat ramuan menggunakan teknik dari kitab Naga yang pernah diajarkan oleh Arga Mahesa.


Arya Wijaya seketika dapat merasakan aliran Qi di Meridian nya menjadi lebih lancar dan pikirannya kembali tercerahkan.


Kulit Arya Wijaya semakin menjadi halus seperti kulit bayi baru lahir meski beberapa luka sayatan di tubuhnya masih saja membekas, tetapi itu tidak membuat daya tarik Arya Wijaya berkurang dan justru bertambah.


Raut wajah Arya Wijaya terlihat tak begitu senang meski telah menyerap esensi ramuan. Dia justru terlihat murung sambil menyandarkan kepala di Kuali.


"Hum? Mengapa kamu terlihat murung Arya. Bukannya kau harusnya senang melihat ramuan milikmu bekerja dengan sangat baik?"


Hyman Nirwasita merasa iba ketika melihat raut wajah Arya Wijaya yang tampak murung dan tidak bersemangat sedikitpun.


"Hah... Apa gunanya memiliki kulit seperti bayi jika aku tetap miskin. Masa depanku sudah hancur..."

__ADS_1


Rasa iba Hyman Nirwasita seketika hilang digantikan perasaan kesal. Dia kemudian memberikan sebuah pukulan cinta dikepala Arya Wijaya.


__ADS_2