
Hubungan Arya dan Amanda perlahan semakin dekat setelah mereka berdua berpetualang bersama selama satu tahun sejak pertemuan pertama kali di sebuah hutan tanpa sengaja.
Siapa yang tau, bersama dengan Amanda selama satu tahun sudah membuat Arya yang terkenal sebagai makhluk haus darah mulai mengalami perubahan menjadi lebih baik.
Hal ini dikarenakan setiap kali Arya ingin membumihanguskan suatu pemukiman makhluk hidup, Amanda akan selalu menghalangi tindakan pria itu yang jauh dari kata benar.
Tidak mudah bagi Amanda merubah kepribadian Arya yang sangat menginginkan kekuatan. Tak jarang mereka bertarung satu sama lain dan sudah bisa dipastikan jika seorang Dewi dapat menjinakkan monster sekalipun.
Arya tentu saja terkejut melihat ada seorang wanita yang bisa mengimbangi kekuatannya di masa keemasannya. Dia sudah mencoba untuk mencari tau identitas sebenarnya Amanda, tetapi selalu ada semacam kabut hitam yang membuat kemampuan identifikasi matanya tidak bisa digunakan kepada wanita tersebut.
Tentu saja Arya merasa tidak nyaman dengan kehadiran Amanda pada awalnya. Wanita cantik itu selalu saja menghalangi setiap aksinya dan membuntuti kemana dia pergi entah sampai keujung dunia sekalipun.
Sikap Amanda yang sangat energic dan menebar kebahagiaan disetiap tempat yang pernah mereka kunjungi, berbanding terbalik dengan Arya lebih pendiam dan selalu menebar ketakutan.
Hanya ada satu hal saja yang sama diantara mereka. Meski selalu berdebat dan memiliki kepribadian yang berlawanan arah, tetapi jauh di dalam lubuk hati yang terdalam mereka menyukai satu sama lain.
Suka yang dimaksud bukan hubungan pertemanan, melainkan lawan jenis. Bagaimana mungkin seorang pria dan wanita tidak memiliki perasaan khusus setelah berkelana bersama selama satu tahun. Hanya orang polos saja yang mengira jika hubungan pertemanan antara pria dan wanita sudah seperti saudara.
Tetapi dengan ego tinggi yang mereka miliki. Arya dan Amanda sama-sama tidak ingin mengungkapkan perasaan mereka karena malu jika ditolak. Bisa dibilang hubungan mereka sekarang berada di zona perang cinta, dan meski mereka sudah menyadari perasaan satu sama lain mereka tetap tidak akan mengaku.
Dimalam hari yang dingin di sebuah hutan. Arya dan Amanda sedang duduk berdua di tepi danau tanpa satupun dari mereka yang berbicara. Jika ada orang lain disana, mungkin mereka akan dikira sebagai sepasang kekasih.
Amanda menyandarkan kepalanya dipundak Arya sambil mengendalikan air danau menggunakan teknik miliknya yang tentu saja tidak dimiliki oleh orang lain.
__ADS_1
Bagaimanapun Amanda sendiri merupakan seorang Dewi Bulan yang sangat ahli dalam mengendalikan air. Jika mau dia sebenarnya bisa menenggelamkan benua di dunia ini menggunakan air laut.
Disisi lain Arya sedang mengisi jurnal hariannya seperti biasa. Tetapi halaman baru yang sedang Arya tulis, berisi sebuah rencana tidak terduga yang akan dia lakukan malam ini juga.
"Arya... Menurutmu apakah hidup damai dan membangun sebuah keluarga di sebuah daerah terpencil terdengar baik?" Amanda secara langsung memberi sebuah kode kepada Arya jika dia setuju seandainya pria itu mengajaknya membuat sebuah keluarga kecil.
Mendengar pertanyaan dari Amanda yang sudah sangat jelas bisa dimengerti. Batin Arya tiba-tiba bergetar seolah jiwanya terguncang.
Ada sebilah pisau terselip di balik jurnal harian yang sengaja disembunyikan oleh Arya. Pisau tersebut sendiri merupakan senjata pembunuh Dewa yang sudah Arya buat menggunakan sisiknya sendiri.
Satu bulan yang lalu Arya akhirnya menyadari siapa sebenarnya Amanda yang tidak lain merupakan seorang Dewi dari alam para Dewa.
Mengetahui kebenaran bahwa Amanda merupakan seorang Dewi membuat kepribadian haus darah Arya bangkit kembali dan dia ingin memiliki kekuatan yang dimiliki oleh wanita cantik tersebut.
Selama satu bulan ini Arya sudah mempertimbangkan keputusan apa yang ingin dia buat. Jujur di dalam hatinya dia sudah menyimpan perasaan kepada Amanda, tetapi dia juga menginginkan kekuatan milik wanita cantik itu untuk dirinya sendiri.
Arya sadar bukan makhluk yang baik, dan dia tidak akan mengelak jika jalan yang sudah dia ambil bukan jalan yang baik, melainkan jalan penuh dosa.
Pandangan mata Amanda dan Arya bertemu. Dalam keheningan malam hari perlahan wajah mereka berdua mulai saling mendekat.
Jleebbb!!!
Sebelum bibir mereka bertemu, Arya langsung menusuk jantung Amanda yang merupakan titik terlemah bagi seorang Dewa maupun Dewi.
__ADS_1
Amanda terkejut saat pria yang sangat dia cintai justru menusuk jantung nya. Perlahan wanita cantik itu mulai memejamkan mata dan menitikan air mata.
"Maafkan aku..." Hanya kalimat itu saja yang Amanda dengar dari mulut Arya sebelum akhirnya dia tewas ditangan pria yang sangat dia cintai.
Tubuh Amanda kemudian mengeluarkan cahaya terang berwarna emas dan meledak. Energi spiritual dalam jumlah besar langsung menyebar luas menciptakan gelombang kejut yang menghancurkan kawasan tersebut bagaikan sebuah bom atom.
Setelah ledakan berakhir dan tubuh Amanda menghilang. Sebuah fragmen berbentuk simbol salju turun dari langit dan langsung Arya tangkap.
Fragmen tersebut adalah benda yang Arya incar dari Amanda. Sebuah benda yang menyimpan kekuatan para Dewa dan Dewi.
...****************...
Kembali ke masa sekarang Arya yang sedang berada di dalam gua hanya bisa terdiam saat ini. Arya kemudian mengeluarkan kitab putih yang pernah diberikan oleh Naga Perak dimana kitab tersebut sendiri sebenarnya merupakan jurnal hariannya di masa lalu.
Tangan Arya gemetaran saat membuka halaman terakhir kitab yang sama sekali tidak pernah dia baca setelah diberikan oleh Naga Perak.
Sebuah fragmen salju terlihat tersimpan di halaman terkahir kitab dalam sebuah cekungan khusus. Arya kemudian mengambil fragmen salju tersebut, dan tidak menyangka jika semua kilas balik yang dia lihat sebelumnya ternyata benar-benar terjadi dana bukan rekayasa belaka.
Arya menggenggam fragmen salju peninggalan Amanda menggunakan kedua tangan dan mulai terisak. Dia tidak pernah menyangka jika di masa lalu sudah melakukan tindakan keji dan sangat biadab, bahkan membunuh wanita yang sangat dia cintai.
Fragmen salju milik Amanda sendiri gagal Arya gunakan di masa lalu karena terus terbayang pengkhianatan yang sudah dia lakukan kepada wanita tersebut, dan hanya dia simpan sampai saat ini.
Seorang pria muda berambut perak kemudian keluar dari tubuh Arya. Dia tidak lain merupakan Naga Perak yang merupakan kesadaran Arya di masa lalu.
__ADS_1
Melihat Arya terisak sambil menggenggam fragmen salju milik Amanda, Naga Perak tentu merasakan rasa sesak yang sama seperti Arya.
Membunuh wanita yang sudah membuat hari-harinya lebih berwarna dan mengajarkan arti sebuah kehidupan di masa lalu tentu saja membuat baik Arya maupun Naga Perak mengutuk diri mereka sendiri.