
Li na menggeleng tidak percaya karna kagum. Pantas saja, Jin Huang selalu berpenampilan seperti toko emas berjalan. Aduh, jiwa miskinku menangis. Baru saja Li na ingin mengeluarkan kata kembali, Lin qingxuan sudah lebih dulu bergegas berdiri.
Hal itu disebabkan pekikan yang mulai menganak dari kerumunan. Kerumunan itu memang berisik daritadi, tapi tidak seperti ini.
Berisik yang tadi adalah berisik yang enak ditonton, yang ini tidak.
Li na sontak waspada. Dia berteriak, "Semuanya mundur, hati-hati, dan tenang!" Jangan ditanya berapa oktaf, yang pasti itu membuat pilar kedai ini bergoyang.
Li na menyusul Lin qingxuan yang sudah memasuki kerumunan. Matanya sedikit melebar saat mendapati sesuatu yang tersaji.
Belatung mencuat dari setiap pori-pori Bi Sha, wajahnya basah bukan karna air mata melainkan darah. Mulutnya tidak lagi tertutup menyembunyikan isakan, melainkan mengeluarkan cekikikan.
"D-dia ...."
"Bandar tidak puas."
Orang-orang yang hendak meminta bantuan para hantu haruslah menemui bandar, atau sebutan lainnya, distributor. Ya, distributor rasa bos. Karna, jika misi tidak lancar atau si pihak yang meminta bantuan ini membuatnya tidak puas, distributor ini bisa berbuat sesukanya. Salah satunya adalah ini.
__ADS_1
Wajah Li na memucat saat memikirkan hal yang akan terjadi.
Orang-orang bertingkah meresahkan lagi. Berlari tunggang langgang seraya berteriak menyakitkan. Betapa bagusnya, mereka bahkan berlari nengelilingi ruangan ini.
Sangat menggugah untuk dijitak.
Benar saja, tubuh Bi Sja perlahan menaik disertai darah yang mengucur dari daerah "bawahnya", cekikikan menakutkan menjahili setiap telinga.
"Tidak baik."
"Mereka menutup telinga."
Wajah Li na disiram air es lagi. Sudut mulutnya berkontraksi dan menjawab dengan gigi mengatup ketat sebelumnya. "Aku bodoh."
Seharusnya, meski sedikit, pasti ada kultivator yang mendekat membantu saat melawan hantu tadi. Kekacauan sebesar itu bagaiamana bisa tidak di sadari jika bukan karna sengaja? Tabir yang rusak ada empat---tunggu! Ditambah dengan pasar itu lima! Hingga daerah! Daerah kekuasan klan Bai termasuk besar! Bagimana bisa?! Bagaimana bisa ini tidak disadari?!
"Mereka mungkin sedang makan malam, katanya saat makan malam mereka memasang penyerap suara agar tidak mengganggu kehangatan keluarga. Tidak boleh berpikiran buruk dulu." Wajah, wajah, dan wajah. Li na hanya butuh itu, sudah berapa kali dia terlihat dungu dan Lin qingxuan terlihat pintar?
__ADS_1
Sudahlah.
Li na bahkan mencurugai sedari tadi lin qingxuan sedang menertawainya.
Lihat itu, masih dengan raut biasanya. "Tentu."
Apa untungnya bersikap baik dan buruk? Lihatlah itu, dia yang terbang disertai cekikikan.
"Para beban yang budiman, arah pintu di sana. Kenapa memilih berputar?" Langkah pertama, singkirkan dulu beban untuk meringankan pekerjaan---tolol, pekerjaan adalah beban.
Tidak ada ekspresi terkejut, hanya ada kaki yang beralih arah, berlari dan terus meneriakkan kata tolong.
Lin qingxuan menyela, "Salah, in---"
"Aku tahu."
Li na melompat dengan pedang yang teracung tegak. Menembus punggung putih yang setengahnya terbalut sutra merah.
__ADS_1