Legenda Giok Kembar

Legenda Giok Kembar
90


__ADS_3

Dari cicak dadakan juga, tapi dari dua tangannya yang disengajakan menerobos array tapi itu demi kebaikan, oke!


Tangannya hanya dua, itupun tidak cukup untuk menarik si Shidi, bisakah seseorang membantunya?!


Sayangnya tidak, Bung. Omong-omong, kenapa tidak pakai kekuatan spiritual saja? Kemana Lu wei yang murah hati? Begini, Kawan, jika dia menggunakan energi spiritual untuk menarik si Shidi itu hasilnya akan melampaui batas, bukan hanya tubuh yang terbebas tapi tangan juga ikut terlepas. Konsepnya memang begitu, tidak boleh protes.


Sebuah keberuntungan yang tepat waktu. Setelahnya aksi yang sudah direncanakan terlaksanakan. Sebelum melakukannya senyum miring lebih dulu tertoreh mata menuju arah kiri dan mendapati sesuatu yang tertoreh sangatlah mendukung. Tubuh yang menggerayapi pohon sudah bersiap meloncat kearahnya.

__ADS_1


Lu wei tersenyum pendek. Tubuh salah satu murid itu semakin dekat, membuat Lu wei menggenggam tangan si Shidi dengan lebih erat. Tepat waktu, saat badan itu berada hampir tanpa sekat di depan tubuhnya, dia mengelak dengan menerbangkan diri. Dikarenakan gangguan dari cicak dadakan, hantu itu kewalahan dan pegangan pada pinggang mangsanya mengendur, akibatnya dia kehilangan mangsanya.


Dari cicak dadakan juga, tapi dari dua tangannya yang disengajakan menerobos array tapi itu demi kebaikan, oke!


Tangannya hanya dua, itupun tidak cukup untuk menarik si Shidi, bisakah seseorang membantunya?!


Sayangnya tidak, Bung. Omong-omong, kenapa tidak pakai kekuatan spiritual saja? Kemana Lu wei yang murah hati? Begini, Kawan, jika dia menggunakan energi spiritual untuk menarik si Shidi itu hasilnya akan melampaui batas, bukan hanya tubuh yang terbebas tapi tangan juga ikut terlepas. Konsepnya memang begitu, tidak boleh protes.

__ADS_1


Sebuah keberuntungan yang tepat waktu. Setelahnya aksi yang sudah direncanakan terlaksanakan. Sebelum melakukannya senyum miring lebih dulu tertoreh mata menuju arah kiri dan mendapati sesuatu yang tertoreh sangatlah mendukung. Tubuh yang menggerayapi pohon sudah bersiap meloncat kearahnya.


Lu wei tersenyum pendek. Tubuh salah satu murid itu semakin dekat, membuat Lu wei menggenggam tangan si Shidi dengan lebih erat. Tepat waktu, saat badan itu berada hampir tanpa sekat di depan tubuhnya, dia mengelak dengan menerbangkan diri. Dikarenakan gangguan dari cicak dadakan, hantu itu kewalahan dan pegangan pada pinggang mangsanya mengendur, akibatnya dia kehilangan mangsanya.


Sebuah keberuntungan yang tepat waktu. Setelahnya aksi yang sudah direncanakan terlaksanakan. Sebelum melakukannya senyum miring lebih dulu tertoreh mata menuju arah kiri dan mendapati sesuatu yang tertoreh sangatlah mendukung. Tubuh yang menggerayapi pohon sudah bersiap meloncat kearahnya.


Lu wei tersenyum pendek. Tubuh salah satu murid itu semakin dekat, membuat Lu wei menggenggam tangan si Shidi dengan lebih erat. Tepat waktu, saat badan itu berada hampir tanpa sekat di depan tubuhnya, dia mengelak dengan menerbangkan diri. Dikarenakan gangguan dari cicak dadakan, hantu itu kewalahan dan pegangan pada pinggang mangsanya mengendur, akibatnya dia kehilangan mangsanya

__ADS_1


__ADS_2