
Riuh suasana para perawat yang tengah berkasak-kusuk perihal video lamaran Reganera Abimanyu Louis dan Yona Anantasya William di atas kapal pesiar membuat kerumunan para perawat menjadi semakin kehilangan akal sehat mereka. Tidak ayal, mereka sampai terpekik bahagia saking senangnya melihat video yang berdurasi hampir dua puluh menit lamanya terputar di salah satu ponsel perawat yang ada di sana.
Perawat itu adalah perawat bagian bedah, salah satu anak buah dari Dokter Gustin Justavo yang sudah berada dalam satu tim structural yang sama sejak lelaki itu diangkat sebagai Kepala Bangsal Bedah diusianya yang masih sangat muda.
“Astaga, ini kenapa ada lelaki yang tampannya tidak tanggung-tanggung begini sih? Aku merasa hidup dalam dunia khayalan hanya dengan melihat wajah tampannya,” ucap salah satu perawat di antara mereka.
“Kalian belum lihat aslinya? Oh goshhhh, wajahnya itu tanpa cela meskipun laki-laki, belum lagi bibirnya ranum melebihi bibir kita yang sudah terkontaminasi bahan-bahan lipstick dan ***** mbengeknya,” ucap salah satu yang lainnya menjawab ucapan rekan kerjanya.
“Benarkah? Aku jadi tidak sabar untuk melihat langsung lelaki ciptaan Tuhan yang paling sexy lewat di depanku. Ahhhhh, mataku pasti sangat berterimakasih kepada sang waktu karena mempertemukan dengan lelaki yang pernah sangat viral di media sosial karena kegentle’annya dalam mendapatkan wanita yang dia cintai,” ucap salah satu di antara mereka dengan mata berbinar bahagia membayangkan betapa bahagianya dirinya jika melihat Regan secara langsung.
Mata mereka berbinar, video yang terputar di ponsel salah satu perawat menunjukkan cara Regan berjalan menuju Yona dengan sorot matanya memuja penuh akan cinta. Mereka sampai menggigit jari mereka melihat Regan yang berlaku sangat romantic kepada Yona.
“Aku mau lelaki yang sama seperti Regan,” ucap mereka dengan mata berbinar bahagia.
“Dalam mimpimu, mana ada lelaki yang seperti Reganera Abimanyu Louis di dunia ini. Dia benar-benar paket sempurna untuk ukuran seorang lelaki. Katanya, keluarganya di Indonesia pemilik yayasan sebuah universitas swasta yang cabangnya ada di beberapa kota besar di Indonesia,” jelas sang pemilik ponsel yang sempat menjadi stalker dadakan karena kepo dengan kehidupan Regan di Indonesia.
Para perawat lainnya yang mendengar penuturan wanita itu langsung berbinar bahagia, seakan mendapatkan jack pot dalam suatu permainan yang memberikan mereka keuntungan besar.
“Kalian jangan mimpi deh, wanitanya itu Yona Anantasya William. Jadi kalian jangan ketinggian dalam bermimpi,” ucap perawat wanita pemilik ponsel yang kini mereka tatap sangat serius.
Video itu uterus berputar, menampakkan adegan yang sangat mencuri perhatian semua pasang mata yang kini melihatnya. Mereka bahkan sampai berteriak histeris melihat video yang sebenarnya sudah dihapus tuntas oleh keluarga Regan untuk menutupi masa lalu Regan demi kebaikan putra tunggal mereka.
“Dengan ataupun tanpa cincin itu, aku tidak akan berubah pikiran. Alasanku mencintaimu karena apa yang ada pada dirimu, bukan karena cincin ataupun wajah dan kemapanan yang kamu tawarkan. Alasannya hanya satu Regan, because I love you,“ ucap Yona mengutarakan apa yang ada dalam pikiran dan hatinya.
Para perawat yang melihat video itu menahan napasnya, seakan kehabisan udara dalam paru-paru mereka mendengar ucapan yang keluar dari mulut Yona.
“Luar biasa, wanita itu sangat kaya tapi menerima lamaran hanya karena ‘because I love You’? Ini di luar dugaanku. Yona memang wanita yang sangat tepat untuk Regan,” pekik mereka histeris.
“I love you too,“ jawab Regan mencium bibir Yona sekilas hingga membuat seluruh penumpang kapal pesiar berteriak histeris karenanya.
Tidak hanya penumpang kapal pesiar yang histeris, bahkan para perawat yang tengah istirahat itu juga berteriak histeris saking bahagianya. Mereka seperti menonton shoting film ketika melihat cara Regan dan Yona berinteraksi.
“Astagaaaa, mereka pasangan paling serasi yang pernah aku temui.“
“Diakah alasan Yona AW berhenti dari dunia modeling? Ini kabar yang mengejutkan menurutku.“
“Lihat, video mereka tranding di twitter.”
Masih banyak lagi keterkejutan yang mereka ungkapkan saat ini. Dan alunan musik dansa mulai berputar, Regan menatap Yona.
Kerumunan perawat langsung menutup mulut mereka untuk meredam rasa yang kini membuncah dalam dada mereka. Regan dan Yona memang pantas menyandang predikat pasangan famous pada tahun ini yang mampu membuat banyak orang jatuh dalam pesona mereka.
“Maukah kamu berdansa denganku?” tanya Regan dijawab anggukan malu-malu dari Yona.
“Kyaaaa, kenapa mereka sangat so sweet sekali astatangggggg. Aku jadi pengen peluk lelaki itu kalau ada di depanku saat ini,” pekik salah satu di antara mereka.
Terlihat Regan menggandeng tangan Yona hingga mereka sampai di dance floor yang ada di sana, Yona tidak menyangka Regan mampu melakukan hal seperti ini di depan umum.
Yona tersenyum ketika beberapa penumpang memanggil namanya, bahkan mereka terang-terangan menyalakan lampu flash kamera mereka yang menandakan bahwa mereka tengah merekam moment langka itu.
Tangan kiri Yona menyentuh dada lelaki itu yang kini berdebar sangat kencang, perlakuan hangat Regan padanya menjadi alasan yang membuat Yona tidak bisa menolak ataupun marah kepada Regan karena menghilangkan cincinnya. Yang terpenting hanya satu, dia dan Regan bisa bersama sampai detik terakhir dalam hidupnya.
Yona menatap punggung lelaki yang kini menggandeng tangannya sangat erat. Dari samping lelaki itu tampak begitu berwibawa, hidung mancungnya dan juga mata teduh lelaki itu membuat para wanita menatapnya dengan penuh minat. Yona mendekatkan tubuhnya kearah Regan, melingkarkan tangannya ke lengan Regan hingga lelaki itu menoleh kearahnya.
“Aku seperti melihat film romance yang abadi dalam sejarah ketika melihat pasangan itu,” pekik mereka semua tidak mampu menutupi perasaan haru sekaligus bahagia dengan melihat moment yang mungkin sangat penting bagi Regan dan Yona.
“Eh aku denger-denger semua berita yang mengangkat Reganera dan Yona AW tiba-tiba lenyap semenjak Regan mengalami kecelakaan,” bisik mereka yang mulai menggosipkan kejanggalan hilangnya semua berita yang pernah viral beberapa waktu lalu.
“Benarkah? Pantas saja Reganera berobat dengan Dokter Gustin Justavo. Apakah penyakitnya sangat parah?” tanya salah satu di antara mereka karena sangat kepo.
__ADS_1
“Aishhh, itu kan rahasia pasien. Kalau aku memberi tahu kalian ini sama saja aku melanggar kode etik lah,” ucap perawat pemilik ponsel, sekaligus perawat yang pernah diberikan tugas oleh Dokter Gustin Justavo memeriksa tentang beberapa keperluan yang digunakan dalam pemeriksaan lelaki itu.
Perawat yang lainnya mendesah, padahal rasa keingin tahuan mereka akan kondisi Regan sudah memenuhi otak dan pikiran mereka.
“Ayolah, katakan kepada kami. Kami pasti menutup mulut dengan rapat kok,” ucap salah satu di antara mereka mencoba membujuk perawat sang pemilik ponsel.
“Itu Reganera Louis dan Yona William,” pekik salah satu di antara mereka ketika melihat sosok famous yang tengah mereka bicarakan berada di ujung lorong ruang CT-Scan.
Mereka semua sontak menoleh ke arah sosok pasangan yang tengah mereka bicarakan dengan begitu antusiasnya. Banyak dari mereka sampai menelan salivanya melihat kemesraan Regan yang kini tengah melingkarkan tangannya di pinggang ramping wanitanya. Terlihat jelas juga, aura wajah bahagia yang kini Yona tampilkan ketika bercengkrama dengan Regan dan yang lainnya.
“Ini siaran langsung dari apa yang tadi kita lihat, mereka lebih menawan jika dilihat secara langsung seperti ini,” ucap salah satu perawat menatap pasangan itu dengan mata berbinar penuh rasa kagum.
Para rekannya mengangguk menyetujui, “mereka seperti titisan Dewa dan Dewi Yunani, aku iri melihat mereka bersama. Rasanya tidak adil lelaki tampan disandingkan dengan wanita yang cantik.”
“Benar, kalau begitu wanita berwajah pas-pas’an seperti diriku ini mana kebagian lelaki setampan dan sebaik dirinya.”
Saut-sautan ungkapan kekaguman yang mereka ucapkan mewakili perasaan antusias dalam diri mereka. Rasanya mereka seperti melihat couple goals yang kini mereka lihat secara langsung. Regan dan Yona semakin dekat dengan mereka.Reflek, para perawat itu langsung tersenyum memasang wajah seramah mungkin untuk menyapa Regan dan Yona, ditambah para junjungan mereka yang tidak lain ada Dokter Gustin Justavo, Livia Justavo selaku istri dari Kepala Bangsal Bedah, ada Dokter Stefano, dan juga Dokter Irawan yang tidak lain adalah dokter pendamping dari pasien.
“Sudah selesai pemeriksaannya Dokter?” sapa Perawat yang memiliki video acara lamaran Regan dan Yona di kapal pesiar.
“Sudah selesai, terima kasih sudah membantu jalannya pemeriksaan. Ah iya hari ini saya kosong, tolong beritahu Dokter Anclair ya biar dia yang menghandle semuanya,” ucap Dokter Gustin Justavo tersenyum begitu ramah kepada para perawat yang kini berdiri di depannya.
“Baik, Dok, nanti saya kabari Dokter Anclair untuk tugasnya,” jawab perawat itu tersenyum tidak kalah ramah.
Para perawat yang lainnya menatap takjub pemandangan di depan mereka, sungguh ciptaan Tuhan yang begitu indah untuk mereka lewatkan bahkan sekejap. Wajah rupawan dari dua couple goals yang kini berdiri di depan mereka membuat para perawat itu iri saking beruntungnya kedua pasangan itu untuk bisa saling memiliki satu sama lain.
Tanpa sengaja, perawat itu menyenggol layar ponselnya hingga video yang terpause kini terputar kembali dalam layar ponselnya, melanjutkan beberapa adegan yang ada dalam rekaman video itu sebelumnya. Semua pasang mata kini menatap perawat itu dengan keningnya yang bertautan bingung.
“Ya Tuhan, lihat cara tertawa mereka. Mereka pantas menjadi couple goals tahun ini,“ pekik salah satu penumpang kapal pesiar itu.
“Aku setuju denganmu, mereka sangat serasi dan juga wajah mereka sangat tampan juga cantik.”
“Iya, aku juga membacanya. Ada netizen yang berkomentar, katanya mereka dijodohkan dan jatuh cinta,” jawab mereka yang kini tengah melingkar membentuk tim gossip disana.
“Lihat ini, akun Shinshin berkomentar seakan dia mengenal pasangan itu.“
Mata Yona terbelalak, semua mata justru berbalik menatap Yona yang kini sangat syok mendengar video yang pernah viral tentang dirinya dan Regan ternyata ada yang menyimpannya, tidak lain adalah perawat dari bangsal bedah. Yona menatap layar ponsel wanita itu, ada dirinya dan juga Regan di sana.
Yona menoleh ke arah Regan dengan spontan, lelaki itu nampak memicingkan matanya seperti tengah memfokuskan matanya kepada sosok yang ada di ponsel wanita itu.
“Siapa tadi? Yona AW? Maksudnya Yona-ku? Yona Anantasya William?” tanya Regan memicingkan matanya menatap perawat itu.
Perawat yang memiliki rekaman itu menunduk, tidak berani untuk menjawab ataupun menatap mata Regan yang kini dipenuhi dengan rasa penasaran yang luar biasa. Lelaki itu maju ke depan, “bolehkah aku melihatnya?” tanya Regan menatap perawat pemilik ponsel yang menampilkan video lamarannya dengan Yona.
Yona menatap perawat itu dengan matanya terbelalak, dari sorot matanya Yona ingin berteriak meminta perawat itu untuk tidak memberikan ponselnya kepada Regan.
Tidak, jangan sekarang. Tidak.
Rasanya Yona ingin berteriak segera, namun sepertinya keberuntungan tidak memihak kepada wanita itu. Perawat pemilik ponsel menyerahkan ponselnya kepada Regan, “itu hanya video singkat tentang Miss Yona-,”
“Itu pasti salah satu artikel yang membahas tentangku,” ucap Yona mencekal tangan Regan, menggenggam tangan lelaki itu agar tidak menyentuh ponsel milik perawat bernama Sindy.
“Memangnya artikel apa yang mereka terbitkan? Aku ingin melihatnya,” ucap Regan menatap Yona dengan penuh penasaran.
Habislah kamu Yona!
“Yona, kenapa kamu memegang tanganku? Kamu tidak apa-apa kan?” tanya Regan menaikkan satu alisnya menatap Yona.
Wajah Yona langsung pias seketika, wanita itu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
__ADS_1
“Em, Regan, kapan kamu mengikuti artikel receh seperti itu? Lebih baik kita kembali, istirahat. Kata Dokter Stefano setelah CT-Scan mungkin akan menimbulkan beberapa efek pada tubuh kamu,” ucap Yona tersenyum menatap Regan.
“Sejak yang mereka beritakan adalah kamu, calon istriku,” jawab Regan tersenyum, tanpa melihat ekspresi wajah para perawat yang siap menerkam lelaki itu sekarang juga.
Yona menghela napasnya panjang, dia harus mencari cara untuk menghentikan Regan sekarang juga. Wanita itu menoleh ke belakang, melihat Dokter Gustin, Livia, Dokter Irawan dan Dokter Stefano, berniat meminta tolong kepada mereka.
“Para media pasti membahas hal yang tidak penting Regan, kembalikan saja,” ucap Livia mencoba menengahi Regan dan Yona.
“Tidak, Mrs. Justavo, bagiku semua hal yang berkaitan dengan Yona itu sangat penting. Dia yang terpenting dan aku harus update tentang segala hal akan dirinya.”
Oke, ini pertama kalinya Yona merutuki kebodohannya karena selalu mengatai Regan kurang update. Lain kali, Yona akan diam saja tanpa membicarakan tentang hal-hal yang berbau berita. Jika begini, dirinya sendiri yang merasa kesulitan.
Regan mulai mengambil alih ponsel itu, Yona dan yang lainnya sampai menahan napasnya. Bahkan Dokter Irawan mengusap wajahnya dengan kasar.
Regan memicingkan matanya, pandangannya terasa kabur melihat layar ponsel yang kini dia pegang. Belum lagi suasana malam yang semakin membuat video itu terasa gelap.
Regan menekan tombol play again ketika potongan video itu telah selesai meskipun dirinya belum sempat melihatnya barang sedetik-pun.
Yona menggeleng, wanita itu begitu hafal apa yang ada di dalam video berdurasi 20 menit itu. Yona tidak boleh membiarkan lelaki itu membukanya. Yona menarik tangan Regan, menangkup wajah lelaki itu dan menarik tengkuk Regan tanpa aba-aba.
Yona melu*mat bibir Regan dengan lembut, matanya terpejam menikmati gejalar aneh yang kini memenuhi dadanya. Belum lagi tatapan semua orang yang kini menatap Regan dan Yona sangat terkejut. Tentu saja itu adalah gerakan spontan Yona, hanya itu yang bisa Yona lakukan demi mencegah Regan menonton isi video tersebut.
Napas mereka tersengal-sengal, Yona melepaskan pagutan bibir mereka. Namun Regan malah memutarbalik permainan, lelaki itu justru menarik tubuh Yona untuk mendekat ke arahnya. Cecapan lembut, penuh cinta, dan juga perasaan yang dalam bersatu menjadi satu perpaduan antara mereka berdua.
Semua orang menutup mulutnya, tidak menyangka akan melihat siaran langsung ciuman pasangan famous yang telah menghebohkan jagat dunia maya dalam beberapa bulan yang lalu.
-
-
-
***YUHUUUUUU AUTHOR EMESH BALIK LAGI, JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN FOLLOW DONG...
KALAU SEPI KOMEN AUTHORNYA MALASS-MALASAN NIEHHH..
OH YA MAU MINTA TOLONG JANGAN LUPA MAMPIR KE LAPAK AUTHOR DI DRE*AME. CARI TIYA CORLYNINGRUM DAN MOHON TEKAN LOVES UNTUK KETIGA CERITAKU DI SANA YA TEMAN-TEMAN 🙏🙏🙏***
(BLURB MY HOPE)
Romance 21+
Mencintai kakak sepupu sekaligus kakak sepersusuanmu?
Valeria Roseandra Corlyn, wanita yang meninggalkan seluruh keluarganya karena malu.
Kesalahan fatal itu membuatnya tinggal jauh dari keluarganya dan meniti kariernya sejak nol.
Wanita itu menerima beasiswa magister di salah satu universitas Tokyo. Valeria telah berjanji, tidak akan memakai fasilitas mewah apapun dari keluarganya meskipun Valeria adalah keturunan Keluarga Corlyn Company yang kerajaan bisnisnya telah jaya dalam delapan dekade.
Hingga suatu ketika, dia bertemu dengan lelaki pemilik lahan panti asuhan tempatnya berdonasi yang ingin menggusur panti asuhan itu.
"Saya mohon Sir, banyak kehidupan anak-anak yang tergantung pada panti asuhan itu," pinta Valeria dengan memohon.
"Bagaimana kalau lahan itu ditukar dengan tubuhmu?" tanya Arkana Aldebaran Carollino.
Hubungan Valeria dan Arkana yang berjalan lancar, sampai kedatangan tunangan Arkana hingga membuat Valeria meninggalkan Arkana dalam keadaan hamil.
Belum lagi, kehadiran Frederick Carollino yang tiba-tiba saja mengungkapkan perasaan cintanya pada Valeria dan mengatakan akan bertanggung jawab atas Valeria dan anaknya.
__ADS_1
Bagaimana lanjutan ceritanya? Jangan lupa tap loves untuk menyimpan story ini di library kalian.