My Sweet Dosen

My Sweet Dosen
Majalah Funny


__ADS_3

Yona mengerjapkan matanya berkali-kali, dari posisinya sekarang wanita itu bisa mencium aroma tubuh maskulin milik Regan yang sangat candu bagi dirinya. Yona hendak berdiri, tapi Regan sepertinya sengaja menahan tubuh Yona hingga wanita itu kesulitan ketika ingin bangkit dari posisinya.


Regan menyentil hidung Yona, membuat wanita itu mengaduh kesakitan. Akhirnya Regan melepaskan tangannya dari pinggang wanita itu dan membiarkan Yona berdiri.


"Awhhhh, kenapa menyentil hidungku sih" keluh Yona mengusap hidungnya yang terasa panas karena kelakuan lelaki itu.


Regan menatap Yona dengan mengejek, "Hilangkan pikiran untuk menggodaku dari otakmu. Aku tidak akan jatuh dalam pesonamu" ucap Regan membuat Yona terbelalak.


"Aku? Memiliki pikiran untuk menggoda dirimu? Hahhh kamu pasti bercanda!" Kekeh Yona menatap Regan dengan sinis.


Bukannya menjawab, lelaki itu malah nampak acuh dengan membenarkan pakaiannya yang terasa lecek.


Yona mendekat kearah Regan, membuat lelaki itu meringsut mundur menjauhi Yona.


"Apa yang kau pikirkan wanita mesum?" Tanya Regan menyebut Yona wanita mesum.


"Kemari kataku!" Perintah Yona mencekal tangan Regan.


Regan menatapnya terbelalak, "Kamu tidak berpikir untuk memperkosaku di rumahku sendiri kan?" Tanya Regan dengan tatapannya was-was.


Apakah dalam otak Regan hanya kecurigaan saja kepada Yona? Kenapa lelaki itu selalu berperangsaka buruk kepada Yona terus-terusan. Padahal Yona akan mengganti perban di kepala lelaki itu, dan apa hubungannya mengganti perban dengan memperkosa?


"Kemari, buka itu" ucap Yona terdengar sangat ambigu di pikiran Regan.


"Bu..buka apanya? Kamu tidak serius memperkosaku kan?" Tanya Regan mencengkeram kerah kausnya dengan kencang membuat Yona menautkan alisnya bingung.


"Buka perbanmu Regan, siapa yang mau memperkosa lelaki dingin dan tidak punya nafsu seperti dirimu" dengus Yona memutar bola matanya kesal.


Apa lelaki dingin dan tidak punya nafsu seperti dirimu, seperti Regan maksudnya?


"Hahaha, kamu bilang apa? Lelaki tidak punya nafsu? Aku? Kamu mau bukti bahwa aku lelaki penuh nafsu begitu?" Tanya Regan menatap Yona dengan mendelik kesal.


Yona hanya mencebikkan bibirnya, enggan menanggapi ocehan Regan yang hanya dia anggap seperti kicauan burung pipit semata.


Yona hendak menyentuh perban Regan, tapi lelaki itu menepis tangan Yona karena kesal. Semenjak Regan bangun dari komanya, lelaki itu seperti sangat sensitif dan juga mudah sekali marah. Mungkinkah jiwa Regan tertukar dengan jiwa milik orang lain.


Yona menutup mulutnya tidak menyangka, membuat Regan menatapnya bingung.


"Jangan-jangan benar" ucap Yona dengan mata melebar.


"Jangan-jangan apa?" Tanya Regan kebingungan dengan tingkah laku menyebalkan yang kini Yona tunjukan.


"Jangan-jangan jiwaku tertukar dengan jiwa milik orang lain. Makanya kamu kehilangan sebagian ingatanmu dan juga tidak bisa melihat wajah orang lain. Astaga, kenapa aku baru memikirkannya sekarang?" Ucap Yona dengan ekspresi wajah sangat serius.


"Apaa? Jiwaku tertukar dengan jiwa milik orang lain? Otakmu mungkin yang tertukar dengan otak bayi yang baru lahir" ucap Regan mendengus kesal dengan ucapan Yona yang sangat tidak masuk jika dia cerna.


"Iya, bayi yang baru lahir. Makanya kamu mudah marah dan sensitif, bayi yang baru lahir kan begitu dikit-dikit nangis. Heiiii jangan bilang sebentar lagi kamu mau menangis?" Tanya Yona menutup mulutnya yang tengah ternganga tidak menyangka.


"Keluar dari kamarku sekarang juga jika kamu hanya berbicara omong kosong, aku akan mengganti perbanku sendiri" ucap Regan mengusir Yona dari kamarnya.


Mata Yona mengerjap, tidak menyangka jika Regan akan mengusirnya dari kamar lelaki itu. Wajah lelaki itu terlihat sangat gusar, mungkinkah benar apa yang tengah Yona pikirkan sekarang? Apa benar jiwa Regan tertukar dengan jiwa orang lain saat lelaki itu tidak sadarkan diri.


Yona memundurkan langkahnya, kalau benar itu yang terjadi maka dimana jiwa Regan yang sebenarnya? Haruskah Yona meminta dukun atau kyai untuk memanggil jiwa Regan yang sesungguhnya?


"Siapapun kamu yang sedang dalam diri Regan, aku tidak akan membiarkanmu menempatinya terlalu lama" ucap Yona mengancam.


Wanita itu segera berlari keluar dari kamar Regan.


"Aaaaaaaaaaaaaaa" teriak Yona berlari menyusuri tangga rumah Regan membuat seluruh orang di ruang keluarga rumah itu menoleh kearahnya.


"Yona, apa yang terjadi?" Tanya Marva sangat panik melihat wajah Yona yang sangat ketakutan.


Sedangkan Regan yang berada didalam kamar memilih menenggelamkan kepalanya dibawah selimut. Regan sungguh tidak menyangka ada wanita sepolos dan sebodoh Yona. Memangnya mereka sedang berada dalam dunia fiksi yang bisa bertukar jiwa sesuai dengan karangan penulis?


"Wanita itu sudah kehilangan akal sehatnya" ucap Regan kesal menendang-nendang selimutnya seperti anak kecil yang tengah merajuk.


Dan dibawah sana, Yona berlari dan duduk menyempil diantara Arianna dan Marva.


"Tidakkk, ini tidak mungkinnn" teriak Yona semakin membuat seluruh orang menatapnya bingung dan penasaran.


Lili menatap Yona dengan raut wajahnya cemas, "Yona kenapa? Apa yang terjadi?"tanya Lili gusar.


"Bunda, Regan..Regan bunda" ucap Yona menunjukkan jarinya keatas.

__ADS_1


"Apa yang terjadi dengan Regan? Jangan berbelit-belit Yona!" Keluh Arianna merasa jengah dengan adik iparnya yang sangat suka membuat masalah.


Yona menatap semua orang, wanita itu menggigit bibirnya ketakutan.


"Jiwa Regan tertukar dengan jiwa orang lain" ucap Yona sontak saja membuat seluruh orang menatapnya terbelalak.


"Tertukar???"pekik Lili dan Septian bersamaan.


Yona mengangguk dengan polosnya, sedangkan Machiko terbahak ditempatnya dengan pie susu khas lembang yang kini memenuhi mulutnya.


"Hhahhahaaha, memangnya ini film aunty?" Machiko terbahak tidak menyangka dengan ucapan yang baru saja keluar dari mulut Yona.


Semua orang juga tertawa geli melihat ekspresi wajah Yona sekarang. Wanita itu terlihat sangat panik dan juga bersemu merah menahan malu dengan kebodohannya.


"Kalian tidak percaya?" Tanya Yona menatap semua orang.


"Bukannya tidak percaya Yona, tapi ini kan dunia nyata. Makanya jangan sering nonton drama korea yang kebanyakan fantasinya" kekeh Arianna menggelengkan kepalanya geli dengan pola pemikiran adik iparnya itu.


"Terkadang Yona sangat lucu" kekeh Lili tersenyum geli.


Yona mendesah, kenapa tidak ada yang percaya dengannya? Padahal Yona sangat yakin jika Regan yang sekarang bukanlah Regan yang dulu. Semua ini pasti karena jiwa Regan yang tertukar dengan jiwa milik orang lain.


"Sepertinya kamu yang harus diperiksakan kejiwaannya" ucap seseorang membuat Yona berjingkat kaget.


Regan turun dari tangga, menapaki tangga perlahan membuat Lili dengan cepat menghampiri lelaki itu.


"Kenapa membawa kotak obat ini Regan?" Tanya Lili saat melihat kotak obat itu berada di tangan Regan.


"Perban di kepala Regan belum diganti, wanita itu sibuk dengan pikiran gilanya sendiri" cibir Regan menatap Yona sekilas.


Mana ada didunia nyata jiwa yang tertukar? Parahnya Yona mengatakan bahwa jika Regan tertukar dengan jiwa anak bayi karena Regan mudah marah dan sangat sensitif. Apa Yona tidak berpikir Regan sangat sensitif dan mudah marah hanya saat berhadapan dengan wanita itu?


"Ya sudah ayo duduk biar bunda yang ganti" ucap Lili membantu Regan untuk duduk di sofa yang kosong.


"Biar Machiko yang ganti oma" ucap Machiko membuat Regan membelalakkan matanya.


Chiko akan mengganti perbannya? Bukannya mengganti anak itu mungkin akan menjadikan kepala Regan bahan percobaan permainannya.


"Tidak, tidak, aku tidak akan membiarkanmu bocah" ucap Regan menggelengkan kepalanya, menatap keponakan dari Yona dengan ekspresi wajahnya yang terlihat sangat waspada.


Mata Chiko terbelalak sempurna, bocah itu memegangi dadanya yang terasa berdegup kencang. Machiko meringsut dibalik kaki Regan, memegang tangan Regan seperti meminta perlindungan kepada Regan karena malu.


Regan yang mengerti kelakuan aneh Machiko mau tidak mau terkekeh kecil melihat bocah sekecil itu terlihat sangat malu didepan bocah yang dengan terang-terangan dia suka.


"Queenayna" panggil Lili tersenyum bahagia melihat Nayna datang ke rumahnya bersama dengan orang tuanya dan sang adik Dirgazio yang kini berada dalam gendongan Cecilia.


Nayna berlari memeluk Lili, "Bunda oma, maafkan Nayna ya baru menjenguk bunda oma"ucap Nayna membuat Lili sangat gemas.


"Yang sakit uncle Regan sayang, bukan bunda oma" jelas Sisil membuat anaknya mengangguk mengerti.


Nayna menatap Regan, Nayna memberikan petunjuk kepada Regan agar lelaki itu berjongkok menyamakan tinggi dengan tubuh kecilnya. Regan hanya mengikuti perintah putri dari sahabatnya itu.


Nayna mengelus kepala Regan, "Bimbimba, kepala uncle Regan jadi sembuh!" Ucap Nayna memberikan mantra untuk kesembuhan Regan.


"Wahhh kepala uncle Regan jadi tidak sakit lagi" ucap Regan berlagak seperti baru menerima hidayah kesembuhan karena mantra yang diucapkan oleh si cantik Nayna.


Regan mengelus rambut hitam legam milik Nayna, membuat Machiko yang kini dibelakangnya menatap kesal uncle Regannya.


"Hei uncle, jangan menyentuh milikku" bisik Machiko membuat Regan menoleh kearahnya.


Sisil menyapa Arianna dan Marva disana, begitu juga dengan Nata. Mereka saling berbincang ringan karena memang mereka saling mengenal meskipun tidak dekat.


"Gendut sekali si kecilmu Sisillll" ucap Arianna sangat gemas dengan baby Zio.


"Iya berat badannya 13kg kak, syukurlah sampai sekarang dia sehat nggak pernah rewel"ucap Sisil mengelus kepala Zio.


"Bolehkah aku menggendongnya?" Tanya Arianna kepada Sisil.


"Tentu saja boleh" ucap Sisil memberikan baby Zio ke pangkuan Arianna.


Bukannya bagaimana, Arianna hanya ingin meminta izin kepada Sisil untuk menggendong pewaris dari Keluarga Corlyn. Karena tidak semua orang bisa menyentuh anak keturunan mereka. Dan Arianna merasa beruntung bisa bertemu Queenayna dan Dirgazio yang kebetulan bertemu di rumah keluarga Regan.


"Semoga aku segera mendapatkan satu lagi seperti ini" ucap Arianna sirat akan harapannya ingin memiliki seorang anak lagi.

__ADS_1


"Amin, semoga kakak mendapatkan satu jagoan lagi biar tambah ramai" ucap Sisil dengan senyuman khas dirinya.


Marva berdecak kagum, memang benar kata orang. Seluruh keluarga Corlyn memiliki wajah yang sangat tampan dan juga cantik. Bahkan nada bicara mereka sangat berkelas, tidak perlu menggunakan bahasa ancaman untuk melumpuhkan lawan bicara mereka. Cara mereka berbicara memang sangat elegan dan terlihat sekali kualitas diri mereka yang high class.


"Itu Machiko ya? Sekarang semakin tinggi"


'Mommy mertua memuji, ahh senangnya hatiku' ucap Machiko berteriak girang sekali.


"Iya dia Machiko, bicaranya seperti orang dewasa saja" kekeh Arianna membuat Machiko meliriknya sekilas.


'Mommy! Kenapa mommy menjelek-jelekkan diriku huhh!' keluh Machiko ingin menutup mulut mommynya sekarang juga.


Yona yang melihat sorot mata tidak suka dari Machiko mati-matian menahan tawanya agar tidak meledak sekarang juga. Sedangkan Regan hanya mencuri pandang ke arah Yona yang terlihat sedang tersenyum sendiri.


"Benar-benar tidak waras" gumam Regan menatap sedih Yona yang kini tersenyum sendiri.


Nata menyenggol lengan Regan,


"Bagaimana bro, elo udah bisa lihat wanita cantik?" Tanya Nata berbisik.


Regan mendengus menatap ayah dua anak disampingnya,


"Untung aja gue belum bisa lihat wajah, atau nggak gue eneg lihat muke lu" jawab Regan membuat Nata menatapnya tidak suka.


"Ck, gue punya banyak majalah funny. Kamu mau melihatnya? Siapa tahu penglihatanmu kembali normal setelah melihatnya" ucap Nata dengan pelan, takut jika istrinya mendengarnya.


Regan sendiri terbelalak mendengar ucapan Nata. Apakah lelaki itu sudah gila? Bukankah lelaki itu sudah berjstri kenapa juga memiliki majalah funny?


"Daddy, majalah funny itu apa?" Tanya Nayna dengan polosnya membuat semua orang menatap kearah Nayna dan Nata.


Nata menatap semua orang disana, lelaki itu mengusap tengkuknya yang tidak gatal. Merutuki betapa pintar dan juga tingginya rasa penasaran dalam diri anaknya yang kini malah menyusahkan bagi dirinya.


"Majalah funny? Siapa yang memberitahu majalah itu padamu Nayna?" Tanya Sisil dengan memicingkan matanya penasaran.


"Daddy, daddy bilang mau apakah uncle Regan mau lihat majalah funny milik daddy?" Ucap Nayna mengulangi ucapan daddynya kepada Regan.


Baik Sisil maupun Yona, menatap Nata dan Regan bergantian dengan mata mereka melotot marah.


"Ahhh, jadi kamu punya majalah funny?" Tanya Sisil melipat tangannya dengan sorot mata tajam seakan ingin membunuh Nata sekarang juga lewat tatapan matanya.


"Ti..tidak, Regan yang bertanya" ucap Nata membuat Regan terbelalak sempurna.


"Kamu mesum sekali Regan!" Ucap Yona menahan kekesalannya yang akan meledak sebentar lagi.


Jadi selama ini lelaki yang dia kira kalem dan juga tidak banyak tingkah malah suka mengoleksi majalah funny? Astaga, kenapa Yona sampai tidak tahu kebusukan Regan selama ini dan mengira Regan adalah lelaki baik-baik.


"A..aku? Hei kamu yang menawarkannya padaku!" Jawab Regan menatap Nata tidak suka.


"Berhenti saling menyalahkan, kalian berdua keterlaluan sekali" kesal Sisil dengan nadanya marah.


"Nata yang menawarkannya padaku, aku tidak tahu apa-apa tentang majalah funny itu" ucap Regan menunjuk biang masalahnya.


"Ohoooo jadi kamu menyalahkan temanmu untuk otak mesummu itu Reganera?" Hardik Yona dengan berkacak pinggang.


"Iya Regan, kenapa kamu malah menyalahkanku? Tidak adil sekali" ucap Nata dengan wajahnya berpura-pura kesal kepada Regan.


'Aishhhh si kunyuk kampret satu ini memang pembawa masalah' batin Regan mendengus kesal menatap teman baiknya itu.


"Majalah funny itu apa uncle?" Tanya Machiko dengan tatapan matanya terlihat sangat penasaran.


"Hah? Itu majalah wanita-wanita cantik" jawab Regan spontan membuat Yona dan Arianna terbelalak.


"Regannnnn kau apakan otak keponakankuuuu!" Teriak Yona memenuhi seluruh isi ruangan.


Tidak menyangka Regan akan menyebarkan virus mesumnya kepada keponakannya yang masih kecil dan tidak tahu apa-apa.


Regan menutup mulutnya, merutuki kebodohannya karena tidak bisa mengerem mulutnya yang terkadang seperti gas bocor.


-


*JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE DAN FOLLOW AKUN AUTHOR !!


DAN JUGA TOLONG KASIH BINTANG 5 DI BERANDA NOVEL YAA :*

__ADS_1


ADA NOVEL BARU DI AKUN AUTHOR DI WATTY JUDULNYA "PERNIKAHAN BISNIS" 🙏🙏✌️


JANGAN LUPA YANG MAU BELI BUKU LOVE YOU BOSS VERSI CETAK BISA KOMEN YA 🙏*


__ADS_2