My Sweet Dosen

My Sweet Dosen
Welcome to Miami, Florida


__ADS_3

Menempuh perjalanan udara dengan waktu tempuh hampir 9 jam 10 menit membuat tubuh Yona dan Regan terasa sangat lelah. Satu kali transit di Bandar Udara Internasional Hamad, mereka menggunakan waktu itu untuk membersihkan diri dan membeli sarapan disalah satu restaurant cepat saji di sana.


Regan dan Yona menolak tawaran daddy Yona saat lelaki itu menawarkan jett pribadi mereka untuk perjalanan Regan dan Yona sampai ke Miami lebih cepat. Keduanya berangkat dari Jakarta pukul 00:25 dan sampai di Hamad pukul 05:35.


Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan lagi lewat udara pukul 08:30 dengan waktu penerbangan 16 jam 5 menit. Tak ayal, perjalanan ini merupakan perjalanan terpanjang bagi mereka berdua yang mungkin tak akan terlupakan.



Akhirnya, mereka sampai juga di Bandar Udara Internasional Miami pukul 16:35. Mereka berdua berjalan keluar dari pesawat untuk mengambil barang-barang bawaan mereka di tempat pengambilan bagasi.


“Aghh, punggungku terasa lelah sekali,“ keluh Yona meregangkan otot-ototnya.


Regan menoleh kearah Yona, ada perasaan tidak enak karena membuat wanita itu melewati perjalanan sejauh itu untuk liburan.


“Kapan-kapan kita liburannya yang dekat-dekat saja,“ ucap Regan membuat Yona menatapnya.


“Contohnya?” Yona menautkan alisnya.


“Ke Jakarta,“ jawab Regan terkekeh.


Yona mendengus, lelaki itu berjalan mendahuluinya dengan membawa dua koper besar dikedua tangannya. Lelaki yang sangat pengertian sekali rupanya Regan ini, tahu saja dia jika Yona sangat kelelahan dan malas untuk membawa kopernya sendiri.


“Aku sering ke luar negeri, tapi manager dan kedua asistenku selalu menemaniku,“ ucap Yona mensejajarkan langkahnya dengan Regan.

__ADS_1


Yona menatap Regan. “Mereka selalu membelikanmu minum saat menunggu jemputan dari hotel tiba,“ ujar Yona membuat Regan menghentikan langkahnya.


Regan meletakkan kedua koper itu didepan Yona yang tengah duduk di ruang tunggu bandara. Yona tersenyum melihat Regan menggelengkan kepalanya dan berdecak kesal karena tahu apa yang Yona inginkan. Tentu saja kopi untuk menghilangkan kantuknya.


Lelaki itu kembali dengan dua cup kopi hangat dari salah satu kedai kopi di sana.


“Ini,“ ucap Regan menyodorkan satu cup kopi kepada Yona.


“Hmmmm aroma roti,“ ucap Yona menghirup aroma roti yang keluar dari panggangan.


Regan menoleh ke kanan kirinya, mencari kedai penjual roti yang menimbulkan aroma menggiurkan di sana.



Tanpa menjawab pertanyaan dari Yona, Regan berjalan menuju kedai roti yang sudah melegenda dan telah tersebar di berbagai penjuru dunia karena rasanya yang khas.


“Saya mau dua,“ ucap Regan dengan bahasa inggris.


Pelayan itu membungkus roti yang Regan pesan, Regan menyerahkan kartu kredit internasionalnya untuk melakukan pembayaran non tunai.


“Thank you, Sir,“ ucap pelayan itu sambari menyerahkan kembali kartu kredit milik Regan.


Regan kembali menuju tempat duduk Yona, lelaki itu duduk di samping Yona dan menyerahkan satu bungkus roti dengan lambang merk dagangnya yang terkenal.

__ADS_1


“Terimaaciww,“ ucap Yona dengan senyumnya yang merekah.


Yona mengambil satu potong roti dan memakannya dengan lahap, musim semi di Miami nampaknya sama persis dengan cinta Regan dan Yona yang tengah bersemi dalam hati mereka.


“Regan, kapan sopirnya akan sampai?” tanya Yona.


Regan mengecek ponselnya, menghubungkan dengan wifi bandara karena Regan belum memiliki kartu perdana dari Negara Florida tersebut.


“Oh, dia sudah di pintu masuk,“ kata Regan.


Yona mengangguk, mereka berdua bergegas menuju pintu masuk bandara. Regan mencari seseorang dengan ciri-ciri yang ada di foto.



“Sir Raul,“ panggil Regan membuat sang sopir menoleh ke arahnya.



Sir Raul berlari kecil menghampiri mereka berdua, membawakan koper Regan dan Yona menuju bagasi mobilnya.


“Welcome to Miami,“ ucap Sir Raul kepada mereka berdua.


Yona dan Regan tersenyum, wanita itu mengadahkan wajahnya ke langit menikmati sapuan angina musim semi di Miami.

__ADS_1


“Welcome to Miami,“ ucap Yona dengan memejamkan matanya, menghirup udara di Kota Miami, Florida untuk pertama kalinya.


__ADS_2