My Sweet Dosen

My Sweet Dosen
Hadiah Terindah II


__ADS_3

Malam yang semua orang tunggu akhirnya telah tiba. Malam perayaan ulang tahun Yona Anantasya William ke dua puluh enam tahun menjadi malam membahagiakan bagi semua orang yang datang ke acara itu. Persiapan acara dengan waktu sehari, dua puluh empat jam tidak membuat acara itu memiliki kekurangan.


Pemilihan restoran di salah satu cabang hotel milik keluarga William, dengan staf penanggung jawab acara yang sudah berkecimbung di dunia organizer membuat acara malam ini nampak begitu elegan dan berkelas. Warna dan juga tema yang mereka usung sangat dominan dengan hitam dan abu tua. Begitu cocok jika dilihat dari tamu-tamu yang datang merupakan kalangan tersohor negeri ini.



Lihatlah ratu pesta malam ini, dengan gaun panjang tanpa lengan berwarna hitam membalut tubuhnya begitu indah. Belum lagi desain elegan yang merupakan ciri khas dari seorang Nadia Mark Wijaya semakin menambah aura wanita itu pada malam ini. Gaun yang hanya dibuat dalam beberapa hari, namun menghasilkan karya indah nan menawan. Ditambah hiasan bros dari berlian asli semakin menyilaukan Yona di acara ulang tahunnya. Rambut sebahu yang dia gerai berterbangan bebas diterpa angin. Make up simple hasil polesan tangannya sendiri, membuat Yona dipandang memuja tamu undangan, baik lelaki maupun wanita.


Dari semua kemewahan itu, Yona sangat menyukai high heels yang kini dia pakai. Hadiah dari Regan yang secara khusus lelaki itu berikan kepada Yona dua jam sebelum acara dimulai. High heels seharga puluhan juta dari merk terkenal menjadi pilihan Regan. 


“Aunty Yona cantik sekali,” pekik Nayna melambaikan tangannya ke arah Yona.


Yona yang melihat Nayna membalas lambaian tangan keponakannya dengan senyuman merekah di bibir wanita itu. Nayna datang bersama kedua orang tuanya dan juga sang adik, Baby Zio. Begitupun dengan ketiga pasangan lainnya yang kini sudah stay melingkar pada satu meja khusus mereka.


Bukannya mereka tidak ingin bergabung dengan yang lain, hanya saja mereka sudah terbiasa mendapatkan perlakuan khusus ketika mendatangi acara-acara seperti ini. Nyatanya, Nata bahkan sudah melipir bersama lelaki lainnya untuk menyapa para tamu undangan di sana.


“Baiklah, malam ini secara khusus kita semua diundang untuk menghadiri acara ulang tahun putri bungsu dari keluarga William yang ke dua puluh enam tahun,” ucap pembawa acara melakukan sambutannya kepada semua tamu undangan yang hadir malam ini.


Pembawa acara mempersilahkan Yona untuk menyambut tamu undangannya dengan sepatah dua patah kata. Wanita itu mengucapkan banyak terimakasih kepada semua yang mau menyempatkan diri untuk datang ke acaranya di tengah kesibukan pribadi mereka masing-masing.


“Dan lagi, saya mau mengucapkan terimakasih kepada Nadia Mark Wijaya, maksud saya Nadia Pirthfly yang sudah menyelesaikan gaun ini secepat kilat,” kekeh Yona melambaikan tangannya kepada Nadia.


Iya, Nadia dan Fernando telah melangsungkan pernikahannya tiga minggu yang lalu dengan mengundang ribuan tamu undangan sampai menjadi trending topic di twitter dan youtube. Tidak heran, relasi dan rekan kerja keluarga Wijaya memang sangat banyak. Belum lagi dari pihak keluarga Fernando.


“Ah sampai lupa, terimakasih Sayangku. Saranghae,” ucap Yona, membentuk lambang love ala aktris Korea dalam drama dan diarahkan kepada Regan.


Suara sorakan dan tepuk tangan menggema mengisi seluruh ruangan. Pembawa acara lalu mempersilahkan Regan untuk naik ke atas panggung acara menemani Yona menyelesaikan agendanya malam ini.


Yona tersenyum ke arah Regan. “Dari mana kamu tahu ukuran kakiku?” tanya Yona berbisik di telinga Regan.


Regan mendekatkan wajahnya ke telinga Yona. “Bukan aku, tapi Sisil yang membelinya. Katanya cocok untukmu,” jawab Regan membuat mata Yona terbelalak.


“Sisil? Maksudmu Sisil yang membelinya? Bukan kamu?” tanya Yona memberondong lelaki itu dengan pertanyaan.


Regan mendengus. “Sisil yang membelinya, tapi pakai kartu kreditku. Kamu tahu tidak, tagihanku sampai jebol karena wanita itu meminta jatah belanja juga,” ucap Regan masih berbisik, menarik perhatian banyak tamu undangan di sana.


“Maaf, bisa kita lanjutkan acaranya?” tanya pembawa acara itu menyela perbincangan Yona dan Regan.


Yona dan Regan mengangguk, kemudian pembawa acara mempersilahkan kedua orang tua Yona ikut menemani Yona tiup lilin dan potong kue bersama Regan.

__ADS_1


Acara berjalan dengan lancar, Yona dan keluarganya meminta semua tamu undangan untuk menikmati acara yang mereka adakan dengan santai. Acara yang bisa dianggap juga sebagai jalinan tali silahturahmi di antara kalangan kolongmerat yang ada di sana.


Tawa renyah keluar dari mulut kelima pasangan yang kini saling melemparkan bahan ejekan satu sama lain. Ada yang tidak menyangka Nadia dan Fernando akhirnya menikah, ada juga yang mencibir Nata karena terlalu beruntung mendapatkan maaf dari Cecilia, ada juga yang tidak terima Racka berhasil membawa Viona kembali ke pelukannya.


Semua tidak ada yang tahu, Tuhan mempunyai rahasia besar atas semua kehidupan manusianya. Sebagai manusia, kita hanya mampu pasrah dan berdoa akan cobaan yang datang menerpa. 


“Di mana si monyet Regan?” tanya Nata karena tidak melihat sosok Regan di sana.


“Katanya tadi sih ke toilet,” jawab Yona.


“Ke toilet kok lama sekali, nyasar kali,” kekeh Viona.


Yona celingukan mencari sosok Regan. Dalam hatinya, Yona sangat khawatir jika sesuatu terjadi pada diri Regan. Bukannya berburuk sangka, Yona begitu mencemaskan Regan yang tidak kunjung kembali dari toilet padahal toiletnya berada tidak jauh dari ruangan yang dipakai untuk pesta.


“Daddy, kamu cari gih Regan,” ucap Sisil kepada Nata suaminya.


Nata mengangguk mengiyakan. Baru saja Nata berdiri dari tempat duduknya, sebuah suara di microfon membuat mereka menoleh ke arah live musik di mana satu band papan atas tanah air diberikan mandate memeriahkan acara ulang tahun Yona AW pada kali ini.


“Selamat malam, dan selamat bersantai semuanya. Saya Reganera, kekasih dari wanita yang hari ini telah bertambah satu tahun umurnya.” Regan tersenyum, menatap tempat duduk Yona. Meskipun Regan tidak bisa melihatnya, namun Regan sangat yakin jika malam ini Yona pasti menjadi wanita paling cantik dalam ruangan itu.


“Emh, saya gugup asli. Belum pernah memberanikan diri bermain gitar akustik di depan banyak orang.” 


Ucapan Regan membuat para tamu undangan terkekeh mendengarnya. Lelaki itu mengusap tangannya pada celana yang dia pakai.



Yona tersenyum, matanya lurus ke depan mengamati lelaki yang kini duduk sambari memegang gitar akustik di pangkuannya.


“Yona, sekian lama aku mencari. Akhirnya penantianku telah berakhir setelah bertemu denganmu. Ahirnya Ku menemukanmu.”


Akhirnya 'ku menemukanmu,


Saat hati ini mulai merapuh,


Akhirnya ku menemukanmu,


Saat raga ini ingin berlabuh,


Lagu dari Naff berjudul Akhirnya Ku Menemukanmu dinyanyikan Regan penuh pengkhayatan, dengan diiringi petikan gitar akustik semakin menambah romansa pada setiap bait yang Regan nyanyikan khusus untuk Yona seorang.

__ADS_1


Kuberharap engkaulah,


Jawaban segala risau hatiku,


Dan biarkan diriku,


Mencintaimu hingga ujung usiaku,


Yona menutup mulutnya tak percaya, terlebih tidak menyangka Regan akan menyanyikan satu lagi romantis seperti itu di acara ulang tahunnya. 


Jika nanti kusanding dirimu,


Miliki aku dengan segala kelemahanku,


Dan bila nanti engkau di sampingku,


Jangan pernah letih 'tuk mencintaiku,


Sisil menyenggol lengan Yona, membuat Yona dengan cepat menghapus air mata di pulupuk matanya. 


Akhirnya 'ku menemukanmu,


Saat hati ini mulai merapuh,


Di antara banyak hadiah yang Yona terima, hadiah yang Regan berikan adalah hadiah paling spesial dalam hati Yona. Ketulusan, serta niat lelaki itu untuk membahagiakan Yona di setiap saat membuat Yona tidak bisa menutup matanya bahwa lelaki itu memang yang terbaik.


Kuberharap engkaulah,


Jawaban segala risau hatiku,


Dan biarkan diriku,


Mencintaimu hingga ujung usiaku.


Yona berdiri dari tempat duduknya, wanita mengangkat gaun panjang yang dia pakai dan berjalan cepat ke arah Regan. Wanita itu berhambur ke dalam pelukan Regan. Semua tamu undangan bertepuk tangan, bahkan tidak sedikit tamu undangan sampai menitikkan air mata haru melihat keromantisan Regan dan Yona.


-----------


Bersambung (Jangan lupa like, komen, dan vote My Sweet Dosen).

__ADS_1


Rajin likom, dan paling banyak vote bisa datang ke Mansion Tiya Corlyningrum (GC Author) untuk mendapatkan hadiah mingguan)


-----------


__ADS_2