My Sweet Dosen

My Sweet Dosen
Wanita Mesum


__ADS_3

Sudahlah, ini memang saat yang apes untuk wanita itu. Suasana semakin mencekam saat keluarga Yona semakin menyudutkannya setelah Regan mengucapkan apa yang seharusnya tidak lelaki itu ucapkan.


"Apa? Kalian pernah menginap bersama?" tanya Shinta penasaran.


"Heiiii aku menginap karena mabuk ya saat itu, bukan secara sukarela!" ucap Yona keceplosan.


Matilah kamu Yona, sejak kapan orangtuamu mengizinkan anak-anaknya mabuk mabukan meskipun Yona dan Marva sering berada di Luar Negeri dan terkontaminasi budaya barat.


"Kau mabuk?" tanya Hendra menatap Yona marah.


"Iya Daddy, dia bahkan menggoda Regan saat kita di apartemen," ucap Regan ikut menatap Yona marah.


Kapan lagi Regan punya kesempatan membalas wanita itu karena sudah membuatnya gila hingga menyusulnya ke Kota Bath seperti orang kerasukan setan bucin. Sialan, jika dibayangkan sekarang Regan sangat malu dengan semua orang. Apalagi dengan pasukan lelaki dewasa si Nata dan Racka yang akan memuaskan diri mereka untuk membully Regan habis-habisan setelah ini.


"Kamu menggoda lelaki lebih dulu? Astaga Yona, Mommy tidak menyangka denganmu!" ucap Shinta menatap Yona sedih, catat hanya pura-pura saja. Shinta sangat bahagia jika Yona dan Regan benar saling menggoda satu sama lain.


"Itu hanya akal-akalan Regan saja, Mom," ucap Yona memutarbalikkan fakta.


"Aku? Kamu yang membuka bajumu-"


Yona langsung membekap mulut Regan, wanita itu menatap Regan marah. Andai saja disana ada pisau, mungkin Yona akan mencabik-cabik mulut Regan seperti remukan rengginang.

__ADS_1


"Regan berhenti mengacau atau aku benar-benar akan merobek mulut embermu itu," kesal Yona mengacak rambutnya frustasi.


"Jangan takut Regan, Mommy akan melindungimu," ucap Shinta kini giliran menatap Yona dengan tidak terima karena calon menantunya diperlakukan seperti itu oleh Yona.


"Jadi apa yang tadi mau kamu katakan?" tanya Hendra penasaran.


"Tadi kamu bilang 'kamu membuka bajumu', apa itu artinya Yona menggoda kamu dengan membuka bajunya lebih dulu?" tanya Shinta melebarkan matanya.


"Tidak!" "Iya!" jawab Yona dan Regan bersamaan.


Mereka menatap Yona tidak percaya, mata mereka terbelalak mendengar penuturan Regan. Hei wanita macam apa yang menggoda lelaki lebih dulu dan membuka bajunya sendiri? Di mana-mana pasti lelaki dulu yang menggoda wanitanya dan jika mereka sampai ditahap itu pasti sang lelaki yang akan membuka baju wanitanya.


"Dia mirip mommynya," lanjut Hendra menatap Shinta dengan nanar.


"Tunggu dulu, aku tidak pernah menggodamu lebih dulu yaaa," elam Shinta tidak terima.


"Kamu berpura-pura menumpahkan teh di kemejamu biar aku melihat pay-" Shinta langsung menutup mulut suaminya.


Bisa malu Shinta jika accident puluhan tahun lalu sampai terkuak kembali oleh mulut suaminya.


"Yona itu nurunin kamu, agresif suka menggoda wanita yang punya bokong sexy," ejek Shinta mengingatkan suaminya karena pernah mencintai wanita yang punya bokong sexy tapi palsu.

__ADS_1


"Berhenti kalian berduañ" keluh mamanya Ariana yang semakin pusing melihat Hendra dan Shinta yang seharusnya menengahi Yona dan Regan malah saling ejek sendiri.


Shinta dan Hendra kini saling memalingkan wajahnya, mereka kembali fokus dengan Yona dan Regan.


"Kamu diapain saja sama Yona?" tanya Shinta membuat mata Yona terbelalak.


"Mommy! Mommy membuatku seperti wanita penggoda tau nggak sih!" keluh Yona menekuk wajahnya.


"Kan kamu memang menggodaku, seperti ini."


Mata Yona terbelalak, Regan mempraktekkan bagaimana saat malam itu Yona meracau tidak jelas karena terpengaruh minuman keras.


"Kamu wanita mesum tahu nggak," ucap Regan mati-matian menahan tawanya.


"Huwaaaaaaa siapapunnnnnn tolongggggg aku ingin merusak mulut lemesss satu ini!!"


*


*


Cussss yuk ahhhh banyakin vote dan komentarnyaa jangan cuma lanjut,up, ajaa 😭😭😭😭 Yang seruuu komennyaaa 🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2