Pak Guru, Aku Mencintaimu

Pak Guru, Aku Mencintaimu
48. Teror Pikiran


__ADS_3

Boleh sisihkan like dan komennya 🤗


Cuz ....


💃💃💃


Sepanjang hari, Zeo terus saja mendekam di sudut kamar di atas ranjang. Dia jarang bergerak. Saat bergerak, pun, hanya menggeser pantatnya yang terasa panas. Melihat tingkah Zeo yang berbeda dari kebiasaan, Tiwi menjadi khawatir. Namun, Zeo terus saja berdiam tanpa menyahut kata-kata yang Tiwi lontarkan, meski sekali saja.


Sejak pulang kemarin malam—yang katanya dari sekolah, entah benar atau tidak—Zeo belum mengganti bajunya. Sampai sekarang dia masih mengenakan seragam sekolahnya. Dia bahkan tidak mandi atau pun makan. Jika oksigen tidak bertebaran di mana-mana, mungkin Zeo tidak akan bernapas pula.


Gimana ini? Apa yang udah gue lakuin? Gue pasti udah gila! Zeo memaki dirinya sendiri di dalam hati.


Oh, Zeo …. Kehidupan siapa yang lo paksa masuk ini? Hubungan siapa yang berusaha lo hancurin? Zeo menanyai diri sendiri dalam hati.


Sejak memasuki kamarnya sendiri usai kabur dari rumah itu, Zeo terus diteror oleh pikirannya sendiri. Dia menjadi ketakutan. Ini bukan tentang kehidupannya—dia takkan keberatan kalau tentang dirinya—tetapi ini tentang kehidupan orang lain.


Zeo telah salah paham. Selama ini dia mengira Bara memang menyukainya. Bara menolaknya hanya karena status ‘guru dan murid’ di antara mereka berdua. Zeo pun tidak peduli dengan penolakan yang selalu Bara katakan dan malah nekad begitu saja. Namun, rupanya Bara benar: Bara sudah memiliki perempuan lain dalam hidupnya: perempuan bernama Dahlia.


Mengingat kemarin malam, saat Zeo keluar dari kamar Bara, Zeo sempat melihat beberapa foto Bara dengan perempuan cantik berambut pendek. Perempuan itu sangat cantik dan seumuran dengan Bara. Berbanding jauh jika dibandingkan dengan Zeo yang masih kekanakan—Zeo bahkan masih anak-anak.

__ADS_1


Zeo menyesali keangkuhannya. Apa yang sudah dia lakukan adalah tidak benar: tidur bersama laki-laki milik orang lain.


Enggak, Ze! Meski Bara udah punya cewek, sekarang Bara udah jadi milik lo! CUMA MILIK LO SEORANG! Terserah dia suka lo apa enggak, yang paling penting cuma perasaan lo sendiri, kebahagiaan yang lo inginkan, batin egois Zeo bangkit. Berusaha mengalahkan penyesalan Zeo.


Seketika bola mata Zeo hidup. Batin egois itu membuat Zeo bangun di masa-masa terpuruknya. Karena batin itu juga, akhirnya keberanian Zeo datang untuk mengantarnya kembali ke sekolah.


Zeo takkan menyerah! Dia akan terus mengejar Bara sama seperti sebelumnya!


Zeo sudah bangkit. Perjuangannya akan melanjutkan episode yang kemarin. Namun, malah Bara yang tidak datang ke sekolah. Itu terjadi dalam beberapa hari selanjutnya.


Guru-guru mengatakan kalau Bara sedang memiliki urusan keluarga di kampung halamannya. Zeo mencoba memastikan dengan pergi ke rumah Bara. Rupanya benar: rumah itu tertutup rapat dan terkunci. Tak ada lagi angin kuat yang mampu membukanya. Sepertinya Zeo harus menunda niatnya selama beberapa hari. Namun, niatnya malah tertunda untuk selama-lamanya ….


Suatu hari, terdapat sebuah topik yang sedang tersebar panas di lingkungan sekolahan. Dibicarakan oleh para murid, guru, dan warga sekolah lainnya.


Akhirnya, Zeo berhasil mendengar kabar terbaru dari Bara. Sayangnya, itu bukan kabar yang Zeo harapkan ….


“Pak Bara akan menikah,” beitulah kabar itu dibicarakan dari mulut ke mulut. Seolah petir yang melompat untuk merobek-robek hati Zeo.


-oOo-

__ADS_1





Untuk visual Pak Bara, aku masih stay di Babang Hamish Daud.


Why?


Karena aku suka banget sama perawakannya. Bener-bener cocok buat karakter-karakter cowok dewasaku. dan aku bener2 suka soal itu. Kemungkinan besar, Bang Hamish ini bakal jadi langgananku.


Untuk visual Zeo, aku pakai Mawar Eva De Jongh, pemainnya sinetron Rock 'n Roll Reborn, film Sin, Bumi Manusia, Teman Tapi Menikah 2, dan Serendipity.


Fotonya bisa dicek di google.


Untuk Satria, aku belum punya penggambaran. Ada saran, please komentar. Niatku ama Bryan Domani, tapi setelah kupikir-pikir kayak kurang cocok. Karena Satria ini harusnya wajah-wajah lokal.


Terima kasih ....

__ADS_1


__ADS_2