
Baru tamat kemarin, langsung update season 2 sekarang 🙄
Bukannya season harusnya per tahun, ya? 🤦♀️
Ah, bodo amat, deh. yang penting update 🤫🤫
Cuz ....
💃💃💃
Enam tahun kemudian ….
“Mamaaa …,” rengek suara anak kecil dari luar rumah.
Zeo yang tadinya sibuk menghitung uang belanja, langsung menghentikan kegiatannya. Dia pun meletakkan buku dan bulpennya ke atas meja. Kemudian bangun untuk menyambut buah hati kesayangannya, Geoffrey Marjorie Heloise Bourke Broderick Xavier.
By the way, itu nama satu orang atau orang-orang satu kampung di bawa?
Meski enam tahun berlalu, rupanya Zeo masih tak berubah sedikit pun. Dia tetap gila dan tak pernah sembuh. Malah penyakitnya Bara saja yang dia tambahkan.
Zeo berlutut di atas lantai untuk menyamai posisi putranya yang hampir menginjak usia enam tahun itu. Anak laki-laki yang baru saja menangis dengan bibir manyunnya, terlihat sangat imut.
“Mana papamu?” tanya Zeo.
Geoffrey Marjorie Heloiblablablablabla …. Ah, sialan Zeo itu! Membuat nama kok kayak bangun rubik.
Anaknya Zeo mengangkat telunjuknya ke arah belakang. Zeo menengok. Tidak ada siapa-siapa di sana. Sepertinya Bara masih berada di luar rumah.
“Oh, iya, iya,” timpal Zeo. Kemudian jempolnya bergerak untuk mengusapi air mata di wajah putranya.
“Tapi, Joffy ngapain nangis?” tanya Zeo.
__ADS_1
Joffy adalah panggilan kesayangan Zeo untuk putranya.
“Aku habis di-bully anak-anak satu sekolah, Ma, soalnya cuma pinter bahasa Indonesia, tapi enggak bisa bahasa Inggris,” rengek Joffy.
Zeo mengusap-usap rambut putranya dengan penuh kasih sayang.
“Emangnya kenapa? Bahasa Indonesia, kan, bahasa luar negeri juga. Emangnya yang luar negeri Inggris doang?” Zeo malah mengajak putranya bergosip.
“Kalau gitu bilang gini ke mereka, biar tahu rasa: J****k, A****g,B**I, Go—“
Tuk!
“Aduh!” jerit Zeo karena kepalanya dipukul tiba-tiba.
Zeo mengusap-usap kepalanya sendiri yang masih kesakitakan menuju orang yang berani sekali mendaratkan tangannya ke kepala Zeo.
Ekspresi wajah Zeo berubah kesal saat mendapati Bara hanya berdiri dengan tenangnya. Seolah-olah tidak merasa bersalah.
“Apaan, sih, kamu!” pekik Zeo.
“Aku, tuh, cuma kasih tahu biar anakku semangat,” bela Zeo.
“Dasar palamu botak,” maki Bara.
Joffy menggeleng-gelengkan kepala sembari menyimak apa yang kedua orang tuanya bicarakan.
“Kalian sama aja,” sindir Joffy. Kemudian dia melangkah menjauhi kedua orang tuanya yang gila. Meski masih kecil, Joffy tahu benar kalau kedua orang tuanya adalah pengaruh buruk terbesar dalam hidupnya.
“Eh, Ipul!” panggil Bara berusaha menghentikan Joffy. Namun, Joffy sudah muak sehingga dia memilih fokus pada langkahnya.
“Kamu kok terus-terusan, sih, panggil nama anak kita ngelantur kayak gitu? Nama anak kita itu Joffy. Kepanjangannya Geoffrey Marjorie Heloise Bourke Broderick Xavier,” tegas Zeo.
__ADS_1
Bara berdesah. Mendengarnya saja dadanya sudah terasa sesak.
“Kamu itu bikin nama apa sarang laba-laba, sih?” ejek Bara.
“Kamu, kok, segitunya ngerendahin, sih? Aku tuh susah-susah bikin nama biar kelihatan keren,” protes Zeo.
“Ngapain, sih, susah-susah. Niatku malah kasih nama Udin A. Bambang,” sahut Bara.
“Nama gitu aja, kok, dibanggain,” sindir Zeo sembari melipat kedua tangannya di depan dada.
“Bodo amat,” timpal Bara.
Bara melangkah melewati Zeo. Dia berusaha mengejar putranya yang mungkin sudah sampai di kamar.
“Udiiin,” teriak Bara.
“Aish!” Zeo terus-terusan kesal saat Bara berulang-ulang mengganti nama anaknya dengan nama-nama kuno: yang Ipullah, Jono, Paijo, Udin, Bambang, dan keluarga besar Tukang Ojek Pengkolan.
Ya …, begitulah kehidupan pernikahan antara Bara dan Zeo selama ini berjalan. Beberapa kali bermesraan dan saling mengadu keromantisan, tak lama terus bertengkar. Tentang ini lah tentang itu lah. Mau bagaimana lagi, memang inilah yang namanya pernikahan. Justru pertengkaran-pertengkaran kecil inilah yang mewarnai kehidupan mereka berdua.
Jika kehidupan Zeo baik-baik saja selama ini, lalu bagaimana dengan kehidupan Satria, Tiwi, dan tokoh-tokoh lainnya semacam orang tua Zeo?
Ya …, mereka juga baik-baik saja ….
… Dalam kehidupan masing-masing.
-oOo-
Hai!
Niatnya update besok. Tapi gapapa lah. Sekadar penggambaran. he he ....
__ADS_1
Boleh bagi like ama komentar Positif, Kak 😍😍
Terima kasih