
...****************...
*Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, a adeek,,, si siapa yang kamu panggil ayah? ,,, sa saya bukan ayah kamu", ucap Farhan.
Tentu saja Farhan panik dengan situasi yang sedang ia alami itu, ia tidak tahu darimana gadis kecil bercadar itu berasal, tiba tiba ia muncul di dekat nya dan langsung memeluk sambil memanggil ayah kepadanya. Farhan sendiri tidak mengetahui kapan gadis kecil itu mengikuti nya.
Saat ini Syifa masih memeluk kaki Farhan dan tidak melepaskan nya, entah mengapa Syifa langsung merasa senang saat pertama kali melihat Farhan, sosok pemuda dewasa yang menutup wajahnya menggunakan sorban.
"A adek,,, tolong lepasin pelukan nya ya,,, mana orang tua mu?", ucap Farhan sedikit berusaha untuk melepaskan pelukan Syifa.
Tapi bukannya melepaskan pelukan, Syifa semakin erat memeluk kaki Farhan, ia sedikit pun tidak ingin melepaskan pelukan nya kepada Farhan. Karena Farhan juga tidak ingin membuat gadis kecil itu menangis, maka Farhan pun membiarkannya dan berusaha mengajak si gadis kecil mengobrol.
...----------------...
"Heei,,, sayaang,,, sini yuk duduk samping kakak", ucap Farhan menenangkan gadis kecil.
Perlahan Syifa pun mendongakkan kepala nya dan melihat wajah nya Farhan yang sedikit mendekat.
" Ayah,,, pangkuu", ucap Syifa bersikap imut kepada Farhan.
"Iya,,, sini kakak pangku", jawab Farhan.
Setelah Farhan berkata demikian, Syifa pun dengan senang hati melepaskan pelukan nya pada kaki Farhan dan memberikan kedua tangan nya kepada Farhan. Farhan pun mengerti dengan isyarat itu, ia langsung mengangkat tubuh Syifa dan mendudukkan nya di pangkuannya.
Syifa pun begitu bahagia bisa duduk di pangkuan Farhan, dan Syifa pun perlahan memeluk Farhan. Kali ini Farhan tidak menolak pelukan dari Syifa, Farhan juga membalas pelukan dari Syifa walau sekejab.
"Tadi adek langsung meluk kakak secara tiba tiba kan setelah manggil kakak ayah,,, coba jelasin kenapa adek kayak gitu?", tanya Farhan mengajak Syifa mengobrol.
__ADS_1
" Maafin Syifa ya ayaah,,, udah bikin ayah kaget,,, ", jawab Syifa masih memeluk Farhan.
" Oh,, jadi nama kamu Syifa ya,,, nama kakak Farhan,,, Syifa bisa panggil kak Farhan,,, jangan panggil ayah", ucap Farhan.
"Uhm,,, nggak mau,,, Syifa mau ayah", jawab Syifa.
" Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, padahal aku cuma mau makan lo,,, beneran,,, kenapa malah dapat anak orang sih,,, ini orang tua nya juga kemana sih,,, masa anak nya keluyuran nggak di cariin", batin Farhan.
"Orang tua nya Syifa dimana sayang?", tanya Farhan.
Syifa pun melepaskan pelukan nya dan melihat ke suatu arah, lalu menunjuk ke salah satu meja makan...
" Itu,,, mama ada disana sama kakek sama nenek", jawab Syifa tersenyum.
"Ya udah,,, kakak anter ke mama kamu ya,,, Syifa nggak boleh keluyuran sendiri,,, nanti kalau Syifa hilang, mama yang sedih", ucap Farhan.
" Uhmm,, iya ayah,,, Syifa mau digendong ayah", ucap Syifa kembali bersikap imut kepada Farhan.
...****************...
"Assalamu'alaikum"
Farhan pun mengucapkan salam kepada ketiga orang tersebut yang merupakan kakek, nenek, dan mama dari si gadis kecil.
"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh"
Saat ketiga orang tersebut melihat ke arah orang yang mengucapkan salam kepada mereka, mereka sangat terkejut karena melihat Syifa berada di gendongan orang tersebut, sosok pemuda bersorban berpeci yang menggendong tas di belakang nya.
__ADS_1
"Ya Allah,,, Syifa!"
Dinda pun langsung berdiri dan mendekat ke arah pemuda bersorban yang menggendong Syifa,,,
Farhan pun perlahan memberikan Syifa kepada mama nya,,,
"Mama!!"
"Syifa dari mana sayang? hm?", tanya Dinda.
" Tadi Syifa ikut ayah", jawab Syifa menunjuk ke arah Farhan.
Tentunya pernyataan Syifa membuat mama nya terkejut, bahkan kakek dan nenek nya juga tidak percaya dengan ucapan Syifa barusan. Mereka baru kali ini mendengar Syifa memanggil orang asing dengan sebutan "ayah".
" Maaf sebelumnya,,, tadi anak ini mengikuti saya dari belakang, saya juga nggak tau sejak kapan. Dan waktu saya ingin memesan makanan,,, tiba tiba anak ini ada di dekat saya lalu memanggil saya ayah dan langsung memeluk kaki saya. Saya pun berusaha menenangkan anak ini dan ia bilang kalau namanya Syifa,,, waktu saya tanya dimana orang tuanya,,, Syifa pun menunjuk ke arah sini ", ucap Farhan menjelaskan.
Setelah mendengar penjelasan dari Farhan, Dinda pun meminta maaf kepada Farhan atas sikap Syifa yang kurang sopan. Farhan pun hanya tersenyum dan tidak menghiraukan sikap Syifa kepada nya tadi.
" Baiklah,,, bapak, ibu,,, daan ukhty, saya pamit dulu mau balik ke meja saya", Farhan pun segera pamit kepada kelaur tersebut.
Sang kakek dan nenek pun juga tersenyum ramah kepada Farhan, termasuk Dinda yang juga tersenyum kepada Farhan walau di balik cadar.
Waktu Farhan baru beberapa langkah mulai menjauh untuk menuju meja makan nya lagi, tiba tiba Syifa berteriak dan memanggil nya...
"Aaa,,, ayaaah,,, ayah mau kemana?!"
Syifa yang ada di gendongan nya Dinda pun langsung berontak untuk turun, Dinda yang bingung dengan sikap Syifa pun langsung menurunkan nya.
__ADS_1
Mendengar Syifa memanggil nya ayah lagi, Farhan pun menghentikan langkah nya dan berbalik badan,,,
Syifa pun berlari menghampiri Farhan lalu memeluk nya erat...