Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Memberanikan Diri


__ADS_3

...****************...


...*Gerbang Ponpes Miftahul Huda*...


"Alhamdulillah bisa balik ke Pondok lagi,,, "


Di depan gerbang Pondok Pesantren Miftahul Huda ada seorang pemuda bersorban memakai sarung dan menggendong tas besar nya. Cara ia memakai sorban sama persis seperti cara bersorban nya Farhan, hanya menutupi sebagian wajah nya, area mulut dan hidung.


Seorang pemuda bersorban yang berpakaian serba putih, sorban putih, baju koko putih, dan sarung juga putih. Ia dengan mantap melangkah masuk ke daerah Pondok.


...----------------...


...*Aula Utama Akhwat*...


Di aula akhwat ada ketiga Ukhty yang sedang merapikan alat alat hadroh, mereka mulai menata alat hadroh yang baru ke tempat yang lebih aman, dan mereka juga merapikan alat alat hadroh yang lama, merek la bahkan berniat untuk membersihkan alat alat hadroh tersebut.


"Assalamu'alaikum,,, "


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh"


"Rohman,,, ada apa lagi kesini?,, ada alat hadroh baru lagi ya?", tanya Ukhty Azizah.


" Ng nggak ada kok", jawab canggung Rohman.


"Ya Allah,,, ada Ustadz Rohman lagi,,, kenapa aku canggung gini sih,,, ", batin Ukhty Wulan.


" Oh iya,,, hadroh yang baru mana?", tanya Rohman


"Itu di samping lemari,,, ", jawab Ukhty Azizah menunjuk ke samping lemari.

__ADS_1


Rohman pun segera menuju alat hadroh untuk memeriksanya. Rohman pun membuka tas hadroh dan mengeluarkan satu rebana, lalu mengetes suara nya.


Tiba tiba ketiga Ukhty langsung mendekat ke arah Rohman dan duduk di dekat nya, tapi tetap jaga jarak dengan yang bukan mahrom.


" Kenapa kalian kesini?", tanya Rohman bingung dengan sikap ketiga Ukhty itu.


"Hmm,,, kata Ustadzah Rini, Rohman jago main hadroh,,, terus liat Rohman mainin rebana nya kita langsung mau liat Rohman main", jawab Ukhty Alimah.


" Ng nggak jago jago juga sih,,, bisa aja kalau main rebana,,, tapi masih jago mas Farhan,,, ", ucap Rohman.


" Iya, Akhy Farhan memang ketua group hadroh banjari pertama di Pondok,,, Ustadzah Rini udah cerita semua kok soal Group Hadroh nya Rohman yang dipimpin sama Akhy Farhan", ucap Ukhty Azizah.


Rohman pun hanya tersenyum mendengar penjelasan para Ukhty,,, ia pun tetap mencoba suara hadroh yang baru,,


"Sejujurnya aku nggak mau main di depan para Ukhty karena grogi,,, ", ucap Rohman tiba tiba.


" Kenapa harus grogi Ustadz,,, kan nggak di panggung", dan langsung saja Ukhty Wulan memberanikan diri untuk bicara dengan Rohman.


" Iya nih Ukhty Wulan,,, biasanya kan diem aja waktu ada 'Ustadz Rohman',,, apa sekarang udah berani bicara sama Ustadz Rohman,,, udah nggak canggung lagi ya?", tambah Ukhty Alimah.


"Iihh kalian apa siih,,, kan kan aku aku,,,aku cuma,,, ", Ukhty Wulan pun menjadi sangat grogi karena digoda oleh kedua teman nya.


" Ukhty Wulan,, ", tiba tiba Rohman memanggil nama Wulan.


Seketika Ukhty Wulan pun menutup wajahnya karena tersipu,,,


" I iya Ustadz Rohman? ", jawab canggung Ukhty Wulan.


" Ustadz Rohman,,, jangan panggil panggil Ukhty Wulan,,, dia nya malu", goda Ukhty Azizah.

__ADS_1


"Azizaah,,, udah doong", ucap Ukhty Wulan.


" Astaghfirullah Hal'adzim,,, aku nggak nyangka berani manggil Ukhty Wulan,,, ", batin Ustadz Rohman.


...****************...


...*Rumah Pak Kyai*...


Pak Kyai yang baru keluar dari kamar langsung dihadang oleh istri nya dengan wajah imut...


" Kamu mau kemana lagi,,, nggak kasihan sama kau disini sendirian?", tanya Bu Nyai mulai manja dengan suami nya.


"Dasar kamu,,, kalau mau ikut ayo,,, aku mau main hadroh sebentar sama Rohman", jawab Pak Kyai.


" Tumben banget mau main hadroh,,, mentang mentang ada alat hadroh baru,,, terus kamu juga tumben mau main hadroh sama Rohman,,, kamu kan udah jarang banget komunikasi sama Rohman semenjak kamu hukum dia", ucap Bu Nyai.


"Aku udah bebasin Rohman dari hukuman,,, dan dia udah aku kasih gelar 'Ustadz' lagi ke dia,,, biar bagaimana pun aku nggak tega lihat dia setiap hari bersihin gudang yang ada di hutan", ucap Pak Kyai.


" Dimana hati nurani mu,,, baru sadar sekarang atau karena kamu habis ditegur sama Farhan?", ucap Bu Nyai.


"Hmm,,, hehe,,, itu juga termasuk alasan ku bebasin Rohman", ucap malu Pak Kyai.


*Tok tok tok*


" Assalamu'alaikum,,, "


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh"


Saat Pak Kyai dan Bu Nyai sedang mengobrol, ada suara ketukan pintu dan suara salam,,, Pak Kyai dan Bu Nyai pun segera membukakan pintu dan melihat siapa yang datang.

__ADS_1


*Krieet*


Saat pintu dibuka, Pak Kyai dan Bu Nyai sangat terkejut bercampur bahagia saat melihat sosok pemuda bersorban yang berdiri dihadapan mereka, dan pemuda bersorban itu juga tersenyum lebar kepada Pak Kyai dan Bu Nyai, walau wajannya tertutup sorban, tapi Pak Kyai dan Bu Nyai mengetahui bahwa pemuda bersorban itu sedang tersenyum kepada mereka berdua.


__ADS_2