
...****************...
Setelah selesai makan, Farhan pun bersantai sejenak sambil meminum minuman nya. Sambil membersihkan bibirnya jika ada bumbu atau sisa makanan yang tertempel.
Farhan pun beberapa kali mengelap pinggiran pinggiran bibir nya menggunakan tisu yang sudah disediakan di atas meja. Entah sadar atau tidak, sejak daritadi Dinda terus memperhatikan Farhan yang sedang makan sampai sekarang ini yang Farhan sedang membersihkan bibirnya.
Karena merasa sudah bersih, maka Farhan pun mulai memperbaiki kain putih yang ia copot tadi dan perlahan mulai mengenakannya. Farhan baru mengenakan kain putih tersebut dan sorban milik nya ia lingkarkan di leher.
Sejenak Farhan melihat ke arah Syifa yang ada di samping kirinya, Syifa sangat anteng duduk sambil membaca buku yang Farhan berikan tadi. Farhan pun juga tersenyum karena ada anak kecil lagi setelah Masyitah yang menyukai dirinya, tapi kali ini anak gadis tersebut sangat bar bar dengan memanggilnya ayah.
Tapi disisi lain Farhan juga tidak ingin membuat anak gadis bercadar itu menangis karena ia menolak dipanggil ayah.
"Mama nya seorang perempuan bercadar, anak nya juga gadis bercadar yang cantik. Dari sini aku yakin, bahwa suami dari ukhty tersebut pasti sedang tidak ada di rumah, dan ada kemungkinan juga kalau gadis kecil ini tidak pernah melihat sosok ayah nya. Kalau si gadis sudah sangat dekat dan setiap waktu bertemu dengan ayah nya, ia pasti tidak akan memanggil orang asing dengan sebutan ayah", batin Farhan.
"Apalagi,,, mungkin saja si gadis kecil melihat sorban yang aku pakai, ia mungkin mengira bahwa ayah nya menggunakan sorban dan mengaitkan nya dengan cadar ", lanjutnya lagi.
" Ayah ayah,,,!!! "
Di tengah melamun nya, tiba tiba Fajar dikejutkan dengan panggilan yang dituju kepada nya dengan panggilan ayah.
__ADS_1
Farhan pun langsung mengenali suara itu, ia pun langsung melihat ke arah Syifa...
"Iya Syifa,,, ada apa?", tanya Farhan tersenyum kepada Syifa.
Syifa belum menjawab pertanyaan dari Farhan tapi langsung berdiri dan mendekat ke Farhan. Syifa pun perlahan duduk kembali di pangkuan Farhan.
" Ini anaknya nyaman banget sama aku,,, minta pangku terus, tapi ya biarin lah masa mau aku marahin", batin Farhan.
"Ada apa Syifa?", tanya Farhan lagi.
" Ayah,,, liat deh... Harimau nya lucu, ketipu terus sama kancil nya,,, hihi ", ucap Syifa memperlihatkan gambar Harimau di dalam buku.
Disisi lain, Dinda sangat senang melihat sang buah hati sangat senang dan bisa tertawa bahagia. Entah ada apa dengan Farhan, seperti nya ia berhasil kembali membuat seorang akhwat suka dan kagum kepada nya.
......................
......................
......................
__ADS_1
Setelah sejenak Farhan dan Syifa tenang setelah berbicara dan tertawa bahagia tadi, Syifa pun masih duduk di pangkuan Farhan sambil lanjut membaca buku.
"Naak!!! "
Sejenak Farhan mendengar ada seseorang yang memanggilnya "nak", sepertinya suara itu ada di dekatnya.
Dan Farhan langsung melihat ke samping kirinya, benar saja ayah nya Dinda lah yang memanggil Farhan.
" I iya pak, ada apa?", ucap Farhan.
"Siapa namamu, biar bapak manggilnya enak?", tanya ayah nya Dinda.
" Nama saya Farhan", jawab Farhan ramah.
"Farhan?", tanya tanya nya Dinda memastikan. Dan Farhan pun hanya mengangguk.
" Farhan,,, apakah pemuda ini adalah anak dari dia,,, atau cuma namanya aja yang sama?", batin sang ayah.
"Siapa nama bapak", ucap Farhan tidak sungkan bertanya balik siapa nama ayah nya Dinda itu.
__ADS_1
" Nama bapak,,, Danang", jawab ayahnya Dinda yang bernama Danang. Dan Farhan pun tersenyum.