Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Merinding Ketakutan


__ADS_3

*Kembali Ke Masa Sekarang*


"Ya Allah,,, kalau ingat kejadian 10 tahun lalu jadi merinding gini. Keponakan nya Pak Kyai Hasyim itu sangat menakutkan, anak umur 10 tahun sudah punya aura yang sangat kuat begitu, apalagi sekarang ya?", batin ikhwan itu yang tak lain adalah Abdul, senior yang 10 tahun lalu pernah bertarung dengan Farhan.


"Huh,,, dan karena kejadian 10 tahun lalu adik ku jadi nggak mau mondok lagi dan milih sekolah di luar negeri. Sedangkan aku, malah di rawat di rumah sakit selama beberapa bulan karena tulang leher patah", ucap Abdul.


" Huff,,, yaah setidaknya aku nggak akan pernah ketemu sama anak itu lagi,,, "batin Abdul perlahan turun dari pondok nya dan berjalan jalan keliling pondok.


*---------------------*


*Taman Pondok Ikhwan*


" Ustadz Rendy,,, apa Ustadz tahu tentang kasus yang terjadi 4 tahun lalu?. Dimana di dalam kasus itu ada Rohman sebagai pelaku utama nya,,, "tanya Farhan.


Mendengar pertanyaan dari sang pemuda bersorban, Ustadz Rendy pun terdiam tidak bisa menjawab.


"Ba bagaimana bisa seorang ikhwan baru bisa tahu tentang kejadian itu?... ", batin Ustadz Rendy.


Dengan posisi Ustadz Rendy menunduk, ia tidak sadar kalau dirinya sedang di awasi oleh Farhan.


" Ternyata memang benar kalau dialah pelaku sebenarnya, dia yang sudah berani memfitnah Rohman", batin Farhan.


"Se sebenarnya ikhwan ini siapa, dan bagaimana ikhwan bisa tahu tentang kasus 4 tahun lalu?", tanya Ustadz Rendy melihat ke arah Farhan.

__ADS_1


Kali ini Farhan menatap tajam mata Ustadz Rendy, dan Ustadz Rendy pun kembali takut dengan tatapan mata Farhan dan langsung saja Ustadz Rendy membuang pandangan nya.


"Hmph,,, apa kamu mencoba mencari tahu tentang kasus itu?... Aku tidak akan membiarkan kamu berhasil, kamu cuma santri baru, sok sokan mau menyelidiki kasus 4 tahun lalu", batin Ustadz Rendy.


*-----------------------*


Saat Abdul sedang berjalan jalan di taman ikhwan, dari kejauhan ia melihat ada Ustadz Rendy. Ustadz Rendy adalah murid dari Abdul, bahkan ilmu silat milik Abdul di turunkan kepada Ustadz Rendy.


"Itu ada murid ku, Rendy. Tapi,,, dia lagi sama siapa itu?", ucap Abdul.


*Deg deg deg deg*


" Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, ada apa dengan ku?,,, hah hah", tiba tiba saja Abdul merasakan aura menekan yang menyerang dirinya.


Pandangan Abdul pun tertuju kepada pemuda bersorban yang sedang duduk bersama Ustadz Rendy.


*------------*


" Assalamu'alaikum ", ucap salam Farhan lalu berdiri.


" Wa'alaikumussalam,,, ", jawab salam Ustadz Rendy perlahan melirik ke arah pemuda bersorban.


Baru beberapa langkah Farhan berjalan, ia kembali menghentikan langkah nya...

__ADS_1


Hal itu membuat Ustadz Rendy pun bingung,,,


" Kenapa ikhwan itu berarti di situ?", batin Ustadz Rendy.


Dari kejauhan, Abdul terdiam melihat pemuda bersorban itu. Ia perlahan lahan mengenai siapa pemuda bersorban itu.


Rasa takut 10 tahun lalu kembali lagi, Abdul sangat ketakutan saat melihat mata pemuda bersorban itu, tiba tiba semua bulu kuduk nya berdiri.


"Hah hah,,, Ya Allah.... ", tiba tiba Abdul tidak bisa bergerak, ia sangat ketakutan.


Dan entah apa yang terjadi, tiba tiba Farhan menoleh ke arah kanan nya. Farhan melihat ada seorang ikhwan berpeci yang sedang berdiri tanpa bergerak sedikit pun.


Di luar dugaan,,, Farhan malah tersenyum kepada ikhwan itu dari kejauhan...


Aura Farhan pun keluar sampai 7 persen, itu sudah cukup membuat ikhwan itu menggigil ketakutan. Abdul pun hanya bisa menundukkan kepala nya dan tidak berani melihat ke arah pemuda bersorban.


"Orang itu ternyata masih mondok di sini,,, ", batin Farhan lalu perlahan pergi meninggalkan tempat itu.


*------------------------*


Setelah Farhan pergi, aura menakutkan itu juga ikut pergi bersama dengan Farhan. Suasana kembali tenang, dan kini Abdul bisa bernafas lega.


" Astaghfirullah Hal'adzim,,, ternyata pemuda bersorban itu adalah keponakan nya Pak Kyai Hasyim,,, hah hah ", ucap Abdul menyeka keringat nya.

__ADS_1


" Astaghfirullah Hal'adzim,,, dasar santri baru, mau pergi aja pake ngeluarin aura nya,,, hah hah... Ya Allah ", ucap Ustadz Rendy.


__ADS_2