
*Kembali ke masa kini*
*Ponpes Miftahul Huda*
*Salah satu kamar seorang akhwat*
Seorang akhwat sedang duduk di kasur nya, ia sedang menulis sesuatu di buku harian nya. Dengan senyum bahagia, ia menulis sebuah cerita yang sangat berkesan di dalam hidup nya.
Ia bercerita di dalam buku harian nya, di mana ia menceritakan pertama kali nya ia bertemu dengan pemuda bersorban.
Akhwat bercadar itu tak lain adalah Alimah, 5 tahun lalu ia adalah seorang gadis bisu bercadar yang di tolong oleh pemuda bersorban, dan pemuda bersorban itu tak lain adalah Farhan.
'Menutup buku'
"Ya Allah,,, udah 5 tahun sejak hari itu, aku udah nggak pernah lihat pemuda bersorban penolong ku lagi"
"Katanya kalau aku mondok di Ponpes Miftahul Huda kita bisa ketemu lagi, tapi udah 5 tahun aku mondok nggak pernah ketemu sama pemuda bersorban"
"Alhamdulillah sekarang aku udah bisa bicara, aku mau ngomong banyak sama pemuda bersorban, banyak banget yang mau aku ceritain ke dia"
"Nggak tau kenapa,, aku suka sama dia sejak pandangan pertama, di tambah aku juga udah pernah lihat wajah tampan nya"
Betapa senang nya Alimah saat ia mengingat cerita di masa lalu, di mana ia pertama kali bertemu dengan pemuda bersorban, Alimah juga sudah jatuh hati kepada nya.
"Ya Allah,,, pertemukan lah aku sama pemuda bersorban itu lagi. Aamiin"
*----------------------------*
Karena pengajian yang diadakan oleh salah satu Ustadzah di ponpes Miftahul Huda di undur nanti sore, maka para akhwat yang telah berkumpul di aula pun langsung menuju masjid karena sebentar lagi Adzan Shalat Ashar akan berkumandang, Begitupun dengan Azizah dan Ani yang langsung menghilang dari aula...
*Di depan aula*
"Masyitah,, kamu nyari siapa, kok dari tadi kakak lihat kamu celingukan gitu?
__ADS_1
" Hmm,,, Masyitah lagi nyari kakak bersorban", jawab Masyitah
Saat Bu Nyai lewat di dekat Fatimah dan Masyitah, Bu Nyai pun mendengar Masyitah memanggil nama 'Kakak Bersorban'. Bun Nyai pun langsung menghampiri Fatimah dan Masyitah.
"Assalamu'alaikum", ucap salam Bu Nyai.
"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh", jawab Fatimah dan Masyitah langsung mencium tangan Bu Nyai.
" Tadi Ustadzah dengar Masyitah manggil kakak bersorban, kakak bersorban siapa?", tanya Bu Nyai.
"Hmm,, Masyitah lupa nama nya Ustadzah,,, tapi kakak bersorban itu bilang kalau dia santri lama di sini, dan baru pulang belajar dari luar seperti kak Azizah", jawab Masyitah.
Bu Nyai pun tersenyum, ia yakin yang di maksud Masyitah dengan kakak bersorban adalah keponakan nya, yaitu Farhan.
" Masyitah mau ketemu sama kakak bersorban itu?", tanya Bu Nyai.
"Mau Ustadzah,, Masyitah mau ketemu sama kakak bersorban", jawab Masyitah kegirangan.
" Maaf Ustadzah,,, apa benar ada pemuda bersorban di ponpes ini?, tanya Fatimah.
*-------------------------*
*Alimah sedang berjalan dengan teman teman dan murid murid nya menuju Masjid*
*Ustadzah Alimah,,, Ustadzah kenapa kok dari tadi senyum senyum terus?", tanya salah seorang murid Alimah.
"Nggak ada apa apa kok Sofi, Ustadzah biasa aja kok", jawab Alimah kepada murid nya yang bernama Sofi.
" Iya Ustadzah,, Ustadzah kayaknya lagi seneng banget nggak seperti biasanya", tambah murid yang lainnya.
"Iya Ustadzah,,, cerita dong sama kita,, Ustadzah kok seneng banget hari ini?"
"Hei,,, Husst. Ustadzah nggak apa apa kok, Ustadzah... Cuma kepikiran sama seseorang", jawab Alimah.
__ADS_1
" Ustadzah punya pacar ya?", tanya Sofi.
"Sofi,,, pacaran kan zina,, itu nggak boleh di dalam agama Islam", jawab Alimah.
" Oh iya Ustadzah,, Sofi lupa", jawab Sofi.
"Hmm,,, sebenarnya Ustadzah suka sama dia, tapi diam diam. Kalau bahasa lain nya,,, mengagumi dalam diam", ucap Alimah.
" Ohh, gitu ya Ustadzah. Semoga dia jodoh nya Ustadzah Alimah, Aamiin", ucap Sofi.
"Aamiin,, terima kasih ya", jawab Alimah.
... ...
^^^*اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْ* ^^^
Tak lama, Adzan pun berkumandang...
Seketika, Alimah dan murid murid nya langsung terdiam. Mereka baru kali ini mendengar suara Adzan yang berbeda dari biasa nya.
Suara Adzan kali ini lebih merdu dari biasanya, lebih bagus daripada santri yang biasa nya Adzan di Masjid pondok.
"Ustadzah,,, itu siapa yang Adzan?", tanya Sofi.
Tanpa menjawab pertanyaan dari murid nya, Alimah langsung bergegas berjalan menuju Masjid.
"Ustadzah,, tunggu!! "
Sofi dan murid murid yang lain pun mengikuti Alimah yang semakin jauh berjalan.
*-----------------*
"Azizah,, itu suara Adzan siapa,,, bagus banget", tanya Ani
__ADS_1
"Aku juga nggak tahu", jawab Azizah.
Sejenak Azizah pun seperti mengenali suara orang yang Adzan tersebut, Azizah dan Ani pun bergegas menuju Masjid.