
...****************...
...*Pagi hari di rumah ibu Murni*...
Farhan dan ibu Murni telah siap dengan tas bawaan masing masing, pagi ini mereka berdua akan segera berangkat ke Ponpes Miftahul Huda.
Setelah menunggu ibu Murni di depan rumah, akhirnya ibu Murni pun keluar dengan tas besar nya. Setelah ibu Murni menutup dan mengunci pintu, sejenak ibu Murni menatap Farhan sambil tersenyum.
"Udah siap ibu?", tanya Farhan membalas senyuman ibu Murni di balik sorban.
"In Syaa Allah,,, ibu sudah siap nak,,, ", jawab ibu Murni.
Ibu Murni segera menjinjing tas milik nya dan mendekat ke arah Farhan, lalu perlahan kedua nya mulai melangkah bersama meninggalkan rumah.
...****************...
...*Ponpes Miftahul Huda*...
Sudah 1 minggu sejak malam tes para santri, pagi ini Ponpes Miftahul Huda sangat ramai dari biasanya. Semua santri berbondong bondong menuju lapangan besar Pondok untuk menyaksikan sebuah pertandingan antarsantri yang diadakan setahun sekali.
__ADS_1
Ada juga para santri yang datang ke aula akhwat dan aula ikhwan untuk menyaksikan audisi hadroh untuk memilih group hadroh terbaik yang akan menjadi group hadroh utama yang akan digunakan oleh Pondok untuk tampil di berbagai daerah.
Dan seluruh kelompok hadroh telah siap dengan personil nya, mulai dari group hadroh para ikhwan dan group hadroh para akhwat. Karena peralatan hadroh nya terbatas, maka penggunaan alat hadroh nya pun bergantian.
...****************...
...*Lapangan besar Pondok *...
Kini lapangan besar yang ada di tengah Pondok telah ramai didatangi oleh para ikhwan dan akhwat bercadar untuk menyaksikan berbagai macam pertandingan. Mulai dari pertandingan memanah, pertandingan berkuda, dan pertandingan yang di tunggu tunggu adalah pertandingan silat antarsantri didikan keempat Ustadz terpopuler di Pondok. Dan pertandingan terakhir nanti akan ada pertandingan silat antar keempat Ustadz terpopuler juga.
Semua persiapan telah siap dan tinggal menunggu kehadiran dari Pak Kyai Hasyim dan Bu Nyai Aini...
Kini Ustadz Rendy sudah memakai baju silat miliknya, dan ia sedang duduk santai sambil menunggu acara di mulai...
"Ma Sya Allah,,, Ustadz Rendy keren banget pake baju silat,,, udah nggak sabar mau tanding melawan kita bertiga ya", dan ada 3 orang yang menghampiri Ustadz Rendy yang sedang duduk santai di kursi. Orang tersebut adalah Ustadz Ahmad, Ustadz Farid, dan Ustadz Andi, kini keempat Ustadz terpopuler telah gagah dengan baju silat nya.
...****************...
......*Rumah Pak Kyai*......
__ADS_1
Di ruang tamu, Pak Kyai sedang berdiri di dekat jendela sambil melihat ke arah luar rumah nya.
"Sepi banget,, biasa nya banyak para santri yang lalu lalang di depan rumah. Tapi karena sekarang ada pertandingan, para santri sedang ada di lapangan untuk melihat pertandingan", batin Pak Kyai tersenyum.
" Sayang?... Lagi apa disitu? ", dan tak lama kemudian Bu Nyai pun keluar dari kamar nya dan melihat suami nya sedang berdiri di dekat jendela.
" Nggak lagi apa apa kok,,, kau udah siap? ", ucap Pak Kyai.
Bu Nyai dan Pak Kyai pun segera keluar dari rumah dan bergegas menuju lapangan tengah untuk menghadiri pertandingan besar itu.
...****************...
...*Lapangan besar pondok*...
Keempat Ustadz terpopuler sedang berdiri di tempat masing masing menunggu kehadiran Pak Kyai dan Bu Nyai, mereka sekarang menjadi pusat perhatian para santri di dekat lapangan.
Para santri itu saling memuji guru silat mereka yang sedang berdiri gagah dengan baju sakral nya.
Setelah lumayan lama menunggu, akhirnya Pak Kyai dan Bu Nyai pun telah datang di lapangan Pondok. Karena sebuah adab, para santri pun berdiri dan menyambut kehadiran Pak Kyai dan Bu Nyai dengan senyuman dan teluk tangan. Keempat Ustadz pun segera menghampiri Pak Kyai dan Bu Nyai untuk menyambut beliau berdua dan segera menyiapkan bangku untuk beliau berdua duduk.
__ADS_1