Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Gerak Gerik Mu Sedang Diawasi


__ADS_3

...****************...


...*Lapangan Besar Pondok*...


Suasana di lapangan semakin ramai karena pertandingan telah berlangsung lama dan akan mulai untuk pertandingan semi final. Dan sedaritadi ketiga pemuda bersorban dengan baju silat nya telah bersembunyi di suatu tempat untuk mengawasi jalannya pertandingan yang berlangsung.


......................


...*Tempat bersembunyi*...


"Hmm,, mas Farhan,,, selama kamu ndak di Pondok, kamu lagi kemana?", tanya Rohman kepada Farhan.


" Aku nggak akan cerita,,, karena cerita nya panjang,,, intinya aku sudah menjemput calon mertua kamu dan mulai sekarang sudah nggak ada lagi yang berani mengganggu kamu, Wulan dan ibu Murni", jelas Farhan.


"A apa maksud mas Farhan?", tanya Rohman gugup.


" Emangnya kurang jelas ya Rohman?,,, mas Farhan itu memudahkan rencana kamu untuk melamar Wulan,,, suatu saat kalau kamu mau melamar Wulan enak, karena ibu nya ada di Pondok,,, jadi kamu nggak usah jauh jauh pergi keluar untuk meminta restu ibu nya Wulan, datang aja ke Pondok akhwat", saut Syafi'i yang ada dibelakang mereka berdua.

__ADS_1


Seketika Rohman langsung melihat ke arah Syafi'i sambil melotot dan tanpa berbicara,,,


"Kamu kira aku takut kalo kamu melotot gitu,,, lagian daripada kamu menghayalin Wulan terus, mending langsung lamar aja mumpung ada ibu nya", lanjut Syafi'i tanpa melihat ke arah Rohman karena fokus dengan baju nya yang sempit.


" Betul Rohman,,, kamu suka sama Wulan, dan Wulan juga sama kamu, apalagi ibu juga seneng banget sama kamu,, ", ucap Farhan.


" I iya mas,,, terima kasih,,, tapi,,, tapi nggak buru buru juga mas,, ", jawab Rohman sedikit terbata bata.


" Kalau memang sudah mampu,,, langsung aja Rohman,,, nanti aku bilang ke paman supaya bantu kamu untuk melamar Wulan", ucap Farhan.


"Tapi tapi tapi",,,


"Hehe,,, baju ku sempit mas,,, ", jawab Syafi'i membenarkan baju lengan.


" Iya juga sih,,, ini baju udah lama banget,, jahit aja sebentar,,, ini pertandingan nya juga sepertinya masih lama,,, ", ucap Farhan memberi saran.


" Hmm,,, sekalian aja sama Rohman,,, baju mu kayak nya juga sempit kan?", ucap Farhan.

__ADS_1


"Iya juga sih mas,,, ya udah Syafi'i,, ayo jahit dulu,, kita besarin aja bagian punggung,,, nggak nyaman rasanya", ucap Rohman.


Rohman dan Syafi'i pun langsung keluar dari tempat sembunyi dan segera menuju Pondok untuk menjahit dan membesarkan baju silat mereka. Sedangkan Farhan masih di dalam tempat sembunyi untuk mengawasi pertandingan silat, kusus nya sedang mengawasi gerak gerik dari Ustadz Rendy.


...****************...


...*Aula Akhwat*...


Di tempat lain,, aula akhwat juga semakin ramai karena audisi nya akan segera di mulai. Dan group hadroh pertama yang akan tampil di semi final adalah group hadroh nya Ukhty Wulan.


Betapa semangat nya Ukhty Wulan saat akan tampil karena sang ibu ada di dekat nya untuk mendukung nya. Begitu pun dengan Ukhty Azizah dan Ukhty Alimah yang bersemangat akan tampil karena sang pria idaman telah kembali ke Pondok, mereka akan berusaha untuk menarik perhatian Farhan.


"Aku harus menang supaya ibu bangga,,, ", batin Ukhty Wulan.


" Bismillah,, Akhy Farhan,,, saya akan berusaha,,, ", batin Ukhty Azizah.


" Aku nggak akan mengecewakan Akhy Farhan,,, pemuda bersorban yang telah menolongku,,, dan dari dulu sampai sekarang aku sangat mengagumi nya,, ", batin Ukhty Alimah.

__ADS_1


Dan kini Group Hadroh yang diketuai oleh Ukhty Wulan pun telah siap di posisi dengan alat alat hadroh nya,,,,


Dan mulai lah irama hadroh dimainkan dan dinikmati oleh pennonton, serta akan dinilai oleh para Ustadzah yang menjadi juri...


__ADS_2