
...****************...
Perlahan suasana mulai tegang dengan sedikit pergerakan dari Ustadz Syafi'i yang mulai memasang kuda kuda dan siap bertarung, dan hal itu membuat Ustadz Rendy tersenyum dan merasakan akan ada pertarungan yang seru antara dirinya dengan Ustadz bersorban yang sekarang memasang kuda kuda di hadapan nya.
......................
Dari dalam tenda nya, Ustadzah Rinjani melihat Ustadz Syafi'i dengan kuda kuda nya yang kuat dan sorban putih nya yang berterbangan terkena angin kencang.
"Ya Allah,,, apakah Ustadz Syafi'i tahu kalau aku lagi nggak enak badan dan langsung menggantikan aku?!", batin Ustadzah Rinjani tersenyum melihat Ustadz Syafi'i yang berdiri di tengah lapangan.
Di tempat tenda lain, ada Ustadzah Fitri yang langsung peka dengan apa yang terjadi, Ustadzah Fitri paham jika Ustadz Syafi'i ingin melindungi Ustadzah Rinjani yang sedang tidak sehat kondisi tubuh nya.
"Yang satu dingin banget sama para ikhwan, dan yang satu lagi jutek banget sama orang sekitar", ucap Ustadz Ahmad.
Entah mengapa, perlahan Ustadzah Fitri melihat ke tenda nya Pak Kyai dan Bu Nyai, tepat nya Ustadzah Fitri sedang memperhatikan Farhan yang sedang duduk sambil mengawasi kondisi lapangan.
" Banyak orang yang bilang kalau Ukhty Azizah dan Ukhty Alimah suka sama Akhy Farhan, apa aku bisa ya mendapatkan Akhy Farhan?", batin Ustadzah Fitri menghela nafas.
__ADS_1
...----------------...
Suasana semakin ramai dan riuh ketika Ustadz Rendy juga mulai memasang kuda kuda, kini semua penonton menantikan pertarungan antara Ustadz Rendy yang juara bertahan selama 3 kali berturut-turut melawan Ustadz Syafi'i yang merupakan pendatang baru.
...*~~~*...
Sejenak suasana menjadi hening...
...*SWHUUSSS*...
Tiba tiba Ustadz Syafi'i langsung maju dan melakukan serangan kepada Ustadz Rendy....
...*SUUSSSHH*...
Setelah beberapa saat tidak ada pergerakan di tengah lapangan, perlahan lahan debu yang berterbangan itu pun mengurang dan mulai terlihat situasi yang ada di tengah lapangan itu.
Dan nampak jelas, Ustadz Rendy terpukul mundur dengan posisi bertahan dari serangan nya Ustadz Syafi'i. Dan Ustadz Syafi'i sendiri berdiri tegak di tempat nya sambil perlahan memasang kuda kuda nya.
__ADS_1
"Astaghfirullah Hal'adzim,,, serangan tadi sangat berbahaya, kalau aku tidak menggunakan jurus perisai besi, pasti aku sudah terpental jauh dan terluka dibuatnya", batin Ustadz Rendy dengan posisi masih bertahan.
" Ya Allah,,, Ustadz Syafi'i ternyata kuat banget,, bisa membuat Ustadz Rendy mundur gitu", batin Ustadzah Rinjani.
Karena sikap Ustadzah Rinjani yang daritadi menunjukkan kesenangan akan pertandingan tersebut, para murid murid nya pun langsung menebak bahwa Ustadzah mereka menyukai Ustadz bersorban itu.
"Ustadzah Rinjani suka sama Ustadz bersorban itu ya?! "
"Ustadzah Rinjani kayaknya seneng banget liat Ustadz bersorban itu bisa buat Ustadz Rendy mundur"
"Iya Ustadzah,, Ustadz bersorban itu kuat,,, "
Karena ucap dari para murid murid nya itu, Ustadzah Rinjani pun tersipu dan langsung menutupi wajah nya menggunakan sapu tangan nya.
...****************...
"Syafi'i udah mulai ya mas", ucap Ustadz Rohman
__ADS_1
" Biarkan saja dia,, serangan itu cuma salam pembuka aja", jawab Farhan tersenyum.
"Bisa bisa nya aku baru sadar sama ucapan nya mas Farhan", batin Ustadz Rohman