
...****************...
Menjelang Ashar, Farhan tidak pernah beranjak dari tempat duduk nya. Farhan masih duduk tenang sambil melihat ayam ayam yang ada di dalam kandang.
"Seperti nya Ibu Murni belum bangun,,, ", ucap Farhan.
Dan baru sekarang Farhan berdiri dari duduk nya dan hendak masuk ke dalam rumah...
" Assalamu'alaikum,,, "
Saat hendak masuk ke dalam rumah, ada yang datang dan mengucapkan salam kepada Farhan.
"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh,,, "
Farhan pun membalik badan nya dan melihat siapa yang datang,,,
"Sa saya mau kasih uang ganti rugi mas,,, ", ucap seseorang itu tak lain adalah pemimpin preman.
Entah mengapa kali ini Farhan tidak bersikap dingin, melainkan tersenyum dibalik sorban nya dan menghampiri pemimpin preman itu.
" Tatapan anak pondok ini beda banget dari yang tadi,,, kalau tatapan nya seperti ini dia seperti anak Pondok yang baik,,, tapi bagaimana bisa dia memiliki tatapan yang begitu mengerikan saat bertarung tadi? ", batin preman itu.
Setelah saling berhadapan, pemimpin preman itu langsung memberikan kantong plastik hitam yang berisi uang, dan Farhan juga menerima nya.
Sejenak Farhan menatap mata preman itu tapi preman tersebut langsung menunduk karena takut.
" Nggak usah takut om,,, saya anak baik dan pendiam kok,,, ngapain takut?", ucap Farhan.
"Si siapa yang percaya omong kosong mu itu,,, hantu baru percaya! ", batin pemimpin preman itu.
__ADS_1
Farhan pun membuka kantong plastik itu,,, dan benar di dalam kantong plastik ada banyak uang ratusan ribu.
" Berapa total uang ini?,,, saya males ngitung nya,,, ", ucap Farhan.
" Jumlah nya ada 50 juta,,, ", jawab pemimpin preman.
" Apa,,, 50 juta?. Kamu kira warung nya ibu Murni yang selama ini ia rawat dan ia jaga selama ini cuma modal 50 juta? ", ucap Farhan.
" Tambah 50 juta lagi", lanjut Farhan.
"Ta tapi,, ", sela pemimpin preman.
" Saya tahu om udah nggak ada uang lagi,,, kalo om mau kerja sama, saya anggap lunas", ucap Farhan.
"A apa yang bisa saya bantu? ", ucap pemimpin preman.
" Aku yakin kamu cuma orang suruhan nya Rendy,,, tapi aku yakin masih ada preman preman lain yang telah di bayar oleh nya,,, kamu tahu siapa preman preman itu?", ucap Farhan.
" Yakin?", tanya Farhan sedikit mengubah tatapan nya menjadi dingin dan tajam.
"Be beneran mas,, saya nggak tahu. Saya cuma disuruh untuk selalu menganggu ibu Murni,,, tapi yang paling parah adalah menghancurkan warung makan nya,,, ", jawab preman itu ketakutan.
" Seperti nya om preman ini beneran nggak tahu,,, ", batin Farhan.
" Ta tapi saya tahu ada beberapa kelompok preman di luar daerah ini yang paling ditakuti,,, tapi lumayan jauh,,, ", ucap pemimpin preman itu.
" Antar saya kesana,,, ", ucap Farhan.
" Tapi,,, "
__ADS_1
Saat pemimpin preman itu ragu ingin membawa Farhan ke tempat markas para preman preman lain, Farhan langsung menatap tajam sang pemimpin preman dengan tatapan ingin membunuh,,, sangking takutnya pemimpin preman itu, ia pun membawa Farhan mengunjungi beberapa markas para preman.
...****************...
...*Ponpes Miftahul Huda*...
...*Aula Akhwat*...
"Assalamu'alaikum"
Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh "
Setelah lama menunggu, akhirnya Pak Kyai Hasyim pun datang ke Aula Akhwat sambil membawa sorban.
Rohman sendiri tidak keberatan jika Pak Kyai datang telat, karena ia bisa bermain rebana dengan Syafi'i sambil menunggu Pak Kyai datang.
Pak Kyai pun ikut duduk bersama Rohman,Syafi'i dan ketiga Ukhty,,,
"Rohman,,, ini sorban mu", ucap Pak Kyai memberikan sebuah sorban putih.
Senyum bahagia terlihat di wajah Rohman...
" I ini sorban saya Pak Kyai? ", ucap Rohman.
" Iya ini sorban kamu,,, maaf dulu saya ambil sorban kamu karena,,, "
"Nggak apa apa kok Pak Kyai,,, ", ucap Rohman perlahan mengambil sorban miliknya.
Lalu menggunakan sorban itu menutupi sebagian wajahnya seperti Syafi'i,,,
__ADS_1
" Ma Sya Allah,,, Ustadz Rohman pakai sorban seperti Akhy Farhan dan Akhy Syafi'i ", batin Ukhty Wulan.