Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Siapa Kedua Orang Itu?


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...*Malam Hari*...


Kini hari telah berganti malam, suasana Pondok Pesantren Darul Musthafa malam itu sedikit lebih ramai dari biasanya. Karena malam itu para santri sedang berada di Masjid untuk menyetor hafalan kepada Ustadz Ustadzah Pondok yang mengajari mereka.


Tak hanya di Masjid, ada juga yang berada di aula untuk menyetor hafalan, para santri pun hanya mengikuti para guru mereka memilih tempat yang nyaman untuk menyetor.


Di dalam heningnya malam di Pondok Pesantren, ada pula sekelompok orang cabul yang sedang mengintip para santri akhwat. Hanya Ustadz yang kurang berpendidikanlah yang sedang melakukan hal itu, dan para Ustadz itulah yang mengawasi Farhan saat pertama kali masuk ke dalam Pondok Pesantren.


Dilihat dari manapun, para Ustadz itu adalah Ustadz Pondok biasa yang memang memiliki kelakuan kurang baik, karena mereka di bawah kendali 2 orang di dalam Pondok itu. Karena Ustadz Firmansyah adalah orang ketiga, jadi ia juga memiliki tangan kanan untuk membantu nya menjalankan semua rencana jahatnya.


Sangking banyaknya anggota dari para Ustadz itu, maka dari itu Ustadz yang memang benar benar baik dan mengajar para santri mengaji pun menjadi sedikit, karena semuanya terpengaruh oleh 2 orang. Walau dari kelompok mereka ada yang mau mengajar kan mengaji kepada para santri, mereka juga pilih pilih.


Para Ustadz bejat itu sering memilih para santri akhwat untuk mengajari mereka mengaji, tapi itu hanya sebuah kedok mereka saja untuk bisa lebih dekat dengan incaran mereka.


"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh"


Saat sekelompok Ustadz itu sedang mengawasi para santri akhwat tiba tiba ada yang mengucapkan salam dari arah belakang, secara mereka semua pun terkejut.


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh"


Mereka pun menjawab salam secara bersamaan sambil membalikkan badan untuk melihat siapa yang datang...

__ADS_1


"Sedang apa kalian disini,,, apakah kalian tidak meminta setoran para santri?", tanya sosok Ustadz berbaju koko putih dan berpeci hitam.


" Ustadz sendiri ngapain disini?,,, bukannya lagi setoran?"


"Ustadz ganggu aja sih,,, pergi sana ah"


"Dasar,,, ganggu aja kamu"


Setelah itu sekelompok Ustadz itu pun pergi meninggalkan Ustadz tersebut yang memergoki mereka...


"Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, ampunilah mereka Ya Allah... Kalau bukan karena pengaruh kedua orang itu,,, teman teman Ustadz ku ini nggak akan seperti sekarang ini", gumam Ustadz tersebut.


" Padahal kedua orang itu sudah banyak membuat masalah dan kasus di Pondok,,, tapi mereka dengan licik nya mampu menghilangkan barang bukti dan saksi. Pak Kyai pun juga sudah menyerah soal itu, dan entah apa yang mereka gunakan untuk mengancam Pak Kyai Zaki sampai Pak Kyai sudah tidak berani ikut campur urusan mereka berdua,,, andai saja ada orang yang bisa membongkar kejahatan mereka berdua", batin Ustadz tersebut.


...****************...


Siapa lagi kalau bukan karena kedua orang yang memimpin para Ustadz bejat di Pondok itu lah yang mempengaruhi posisi Ustadz Fajri. Kedatangan kedua orang itu tak hanya mempengaruhi posisi Ustadz Fajri, tapi juga mengancam posisi dari Pak Kyai sendiri.


"Assalamu'alaikum Ustadz Fajri"


Saat Ustadz Fajri sedang berdiri tanpa bergerak sedikit pun, tiba tiba ada yang mengucapkan salam kepada nya...


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh", sedikit terkejut Ustadz Fajri pun langsung tersadar dan reflek langsung menjawab salam tersebut.

__ADS_1


" Ustadz,,, Ustadz ngapain disini,,, kita mau setor hafalan "


"Iya Ustadz,,, kita udah nunggu dari tadi tapi Ustadz nggak datang ke aula"


"Iya Ustadz,,, kita nyari Ustadz dari tadi"


"Ya Allah,,, maaf ya para murid murid ku sekalian,,, untuk malam ini Ustadz tidak bisa hadir dulu,,, tapi kalian bisa setor hafalan kalian ke Ustadzah Fitri dan Ustadzah Muna di aula,,, bilang aja kalau Ustadz Fajri yang minta untuk mereka mau menerima setoran hafalan kalian", jelas Ustadz Fajri.


" Ooh,, iya Ustadz "


"Tapi Pak Ustadz kenapa?,,, kok kayak pucat gitu?"


Karena kedekatan Ustadz Fajri dengan para santri nya, santri santri itu pun melihat jelas wajah dari Ustadz Fajri sangat pucat.


"Huff,,, nggak apa kok,,, cuma kurang enak badan aja.. Kalian cepat ke aula untuk setor hafalan,,, kalau udah selesai segera balik ke kamar masing-masing untuk istirahat", ucap Ustadz Fajri.


"Na'am Ustadz.. Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh"


Para santri itu pun segera kembali ke aula untuk menemui Ustadzah Fitri dan Ustadzah Muna sesuai yang diperintahkan oleh Ustadz Fajri barusan. Dan Ustadz Fajri sendiri juga segera meninggalkan tempat itu dan kembali ke kamar nya.


...****************...

__ADS_1


"Aku akan menunggu kedatangan kalian berdua wahai orang bodoh"


Farhan yang kini sedang berdiri di teras rumah sedang terpikirkan oleh 2 sosok yang ada di dalam pikiran nya, orang yang akan Farhan hadapi kedepannya.


__ADS_2