Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Sosok Misterius


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sudah hampir 1 Minggu sejak kejadian itu, Farhan kembali ke rumah sang paman dan tidak keluar untuk beberapa hari. Dan Utsman juga sudah banyak sekali menemukan banyak bukti bukti kasus di Pondok, dan Utsman merasakan bahwa Farhan benar bener ingin sekali membunuh kedua Ustadz bodoh itu tapi Farhan juga masih bisa bersabar. Karena Farhan menyerahkan kasus dan tugas ini kepada Utsman sepenuhnya maka ia tidak akan lagi ikut campur dalam masalah ini.


Madrasah sebentar lagi akan dibuka kembali karena masa liburan telah berakhir, Dinda dan Syifa pun berpamitan kepada Pak Kyai dan Bu Nyai untuk segera kembali ke kota.


Walau sebenarnya Syifa enggan untuk pergi karena sudah sangat dekat dan sudah sangat menempel dengan Farhan, tapi Farhan meyakinkan Syifa untuk terus belajar supaya bisa meraih cita citanya, waktu itu Syifa pernah bicara kepada Farhan bahwa dirinya akan menjadi seorang Ustadzah yang akan mengajari murid murid nya, dan Farhan sangat menghargai hal itu, Farhan akan selalu mendukung Syifa dalam hal itu dan terus mendoakan yang terbaik untuk Syifa si gadis kecil bercadar.


Tak hanya Syifa, tapi mama nya juga mulai tertarik kepada sosok pemuda bersorban yang setiap hari bersamanya di Pondok. Dari awal pertemuan Dinda dan Farhan sebenarnya Dinda sudah sedikit tertarik dengan Farhan, tapi Dinda butuh waktu untuk meyakinkan dirinya apakah akan menerima lelaki baru dalam hidup nya setelah almarhum suaminya. Dan rasa untuk memiliki itu semakin hari semakin besar, Dinda hanya bisa berdoa yang terbaik untuk dirinya dan keluarga nya. Ia akan selalu memantaskan dirinya...


...****************...


"Dengan kembalinya Dinda dan Syifa ke kota,,, urusan Pondok tentang 'pembersihan sampah' akan lebih mudah tanpa harus selalu menyembunyikan mereka di rumah paman", ujar Farhan yang sedang duduk didalam kamar nya memandang keluar jendela.


" Urusan di Pondok Pesantren Darul Musthafa ini sudah aku berikan kepada Utsman sepenuhnya,,, dan aku akan mengatur jadwal ku untuk menuju Pondok Pesantren Al Muttaqin ", lanjutnya.


Farhan pun berdiri dari kasur empuk nya dan berjalan ke arah jendela dan memasang wajah dingin...


" Utsman"


"Siap mas"


Dengan sekali panggil tiba tiba Utsman sudah berada di belakang Farhan tanpa suara...

__ADS_1


"Kamu juga merasakan nya kan"


"Iya mas"


"Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan"


"Laksanakan"


Dan Utsman kembali menghilang dan sudah pergi dari dalam kamarnya Farhan...


...****************...


...****************...


"Baik"


"Terima kasih tuan,,, kita berdua akan menggunakan alat alat ini dengan baik dan mengambil alih Pondok Pesantren Darul Musthafa ini"


Saat ini di sebuah lahan kosong yang jauh dibelakang Pondok Pesantren ada Ustadz Ronald dan Ustadz Roland sedang berbicara dengan sosok pria berjubah hitam dan bertudung, sosok pria tinggi itu tidak nampak wajahnya karena tudung besarnya itu hampir membungkus seluruh bagian kepalanya, ditambah dengan penutup wajah yang berwarna hitam pula, dan dengan aura hitam yang sangat pekat.


......................


"Siapa orang itu?!"

__ADS_1


Dan dengan jarak yang lumayan jauh dari tempat kedua Ustadz itu berdiri, Utsman sedang mengawasi mereka dari balik pohon besar disana.


Saat Utsman dipanggil oleh Farhan tadi, tak hanya Farhan tapi juga Utsman sendiri merasakan kehadiran dari kekuatan misterius yang datang ke Pondok Pesantren, dan aura kuat itu sangat jahat.


Beberapa hari ini Ustadz Ronald dan Ustadz Roland melakukan latihan tertutup untuk meningkatkan kekuatan masing masing, mengetahui hal itu Utsman juga tidak gegabah dalam bertindak.


Utsman mengetahui bahwa aura yang kuat itu tidak mungkin milik kedua Ustadz tersebut, maka tadi Utsman langsung menghampiri tempat yang biasanya dijadikan tempat berkumpul kedua Ustadz tersebut, tapi tidak menemukan kedua nya.


Dan Utsman menemukan mereka di lahan kosong yang berada jauh dibelakang Pondok Pesantren dan menemukan sosok pria berjubah hitam yang misterius itu pula.


Utsman tahu bahwa kekuatan pria itu sangat kuat, jadi Utsman sengaja menghilangkan aura nya supaya keberadaan nya tidak diketahui. Dan benar saja bahwa keberadaan Utsman tidak diketahui oleh pria tersebut.


Setelah berbicara dengan Ustadz Ronald dan Ustadz Roland, sosok pria tersebut langsung berjalan pergi dari tempat itu menuju lebatnya hutan, dan sosok itu hilang di dalam hutan yang menyeramkan itu.


Dan sosok Utsman juga langsung menghilang dari tempat itu untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada Farhan...


...----------------...


"Kamu fokus urus kedua sampah itu,,, untuk orang misterius itu aku saja yang urus"


"Baik mas Farhan".


Sesampainya di rumah Pak Kyai Utsman tanpa basa basi langsung menghampiri Farhan yang ada di dalam kamarnya dan tidak keluar dari dalam.

__ADS_1


__ADS_2