
...****************...
"Ada apa ini,,,, kenapa tiba tiba aku merasakan firasat tidak enak?".
Pak Kyai yang sedang berkeliling Pondok bersama Pak Danang pun merasakan aura milik Farhan tersebut yang keluar mencapai 40 %.
Pak Kyai sangat paham betul dengan aura yang mencekam itu, aura kemarahan milik Farhan yang sudah lama tidak keluar sejak 10 tahun lalu dan kini Pak Kyai merasakan kembali aura yang menakutkan itu.
" Ada apa dengan Farhan?", batin Pak Kyai kepikiran terus dengan Farhan.
"Hmm Zaki,,,, kenapa kakak merasakan sesuatu yang nggak enak ya? ", ucap Pak Danang.
" Bahkan kakak sendiri juga bisa merasakan aura mencekam ini,,,, sepertinya memang benar ada sesuatu yang terjadi kepada Farhan", batin Pak Kyai.
"Entahlah kak,,, aku juga merasakan hal yang sama,,,, sebaiknya kita lanjut keliling aja,,, ", ucap Pak Kyai.
Bertujuan untuk menghilangkan rasa yang tidak enak itu, Pak Kyai pun mengajak Pak Danang kembali berjalan dan berkeliling lagi, dan Pak Kyai ingin mengajak Pak Danang ke sebuah taman di Pondok untuk bersantai sebentar sambil mengobrol.
...****************...
Di suatu taman ada tiga Ustadz Pondok yang sedang bersantai, tak lain ketiga Ustadz itu adalah Ustadz Fikri, Ustadz Halim, dan Ustadz Zainal.
Mereka sedang bersantai sambil sedikit membayangkan kejadian yang mereka alami kemarin, mereka yang terluka hanya karena aura milik seorang pemuda bersorban putih.
__ADS_1
"Huff,,,, sebaiknya kita jangan buat masalah lagi di Pondok ini", ucap Ustadz Fikri.
" Kalau dipikir pikir emang iya sih,,,, udah banyak perbuatan jahat kita di Pondok,,, sudah seharusnya kita berubah,,, untuk apa gelar Ustadz ini kalau kelakuan kita nggak baik", lanjut Ustadz Halim.
"Betul,,,, kita harus berubah dari sekarang,,,, tapi dipikir pikir soal yang kemarin rasa sakitnya malah jadi nyata,,, sakit banget,,,, padahal pemuda itu cuma ngeluarin aura nya tapi kita udah terluka parah", ucap Ustadz Zainal.
Ketiga Ustadz itu pun bersantai sambil memijit bagian tubuh mereka yang masih terasa sakit karena luka yang kemarin.
...------------...
Tiba tiba ada angin besar yang menyerang dan menekan ketiga Ustadz itu, mereka pun kembali merasakan sakit dan berusaha sekuat tenaga untuk bertahan.
Dan kini Farhan pun telah berdiri dihadapan mereka bertiga, terlihat jelas bahwa pupil mata Farhan berwarna merah. Ketiga Ustadz itu pun langsung ketakutan dan meminta maaf karena mengira telah membuat kesalahan lagi.
Sejenak ketiga Ustadz itu langsung terdiam setelah mendengar pertanyaan dari Farhan...
" A apakah yang dimaksud pemuda itu adalah Ustadz Firmansyah?"
"Mungkin saja,,, sesuai dengan ciri ciri yang ditanyakan oleh pemuda itu mungkin saja ia memang benar mencari Ustadz Firmansyah"
"Tapi kenapa ia mencari Ustadz Firmansyah?"
Sejenak ketiga Ustadz itu berdiskusi tentang siapa yang sedang dicari oleh Farhan...
__ADS_1
"Ehm mungkin ikhwan mencari Ustadz Firmansyah,,, tapi,,,, tapi kenapa kamu mencari Ustadz Firmansyah?", ucap Ustadz Zainal.
" Dia mengambil anak ku", jawab Farhan.
Mereka bertiga pun langsung ketakutan dan langsung menutup wajah karena tatapan Farhan yang sangat mengerikan,,selain itu Farhan juga sedikit demi sedikit mulai mengeluarkan aura kemarahannya sehingga ketiga Ustadz itu semakin tertekan.
"Dimana dia sekarang?", tanya Farhan.
" U Ustadz Firmansyah biasanya,,, a ada di belakang Pondok,,,, tempat persembunyiannya di tutupi batang pohon "jawab Ustadz Fikri langsung memberikan lokasi dan ciri ciri tempat persembunyiannya Ustadz Firmansyah.
Tanpa mengatakan apapun lagi,,, Farhan pun langsung menghilang dari pandangan mereka berbarengan dengan angin kencang itu.
Ketiga Ustadz itu pun mengucapkan syukur karena angin yang menekan mereka akhirnya hilang bersamaan dengan perginya Farhan..
"Huh huh huh,,,, kenapa,,,,, kenapa kamu kasih tau tempat persembunyiannya Ustadz Firmansyah,,, dia adalah orang nomor 3 yang terkuat setelah kedua orang itu,,,, kekuatannya juga nggak main main,,, ditambah Ustadz Firmansyah tidak suka diganggu oleh orang asing,,, bagaimana kalau terjadi apa apa dengan pemuda bersorban itu,,, secara dia adalah saudara dari Pak Kyai", ucap Ustadz Zainal panik.
"Hah hah hah,,, mau bagaimana lagi,,, pemuda bersorban itu semakin menekan kita,,, aku langsung saja memberikan lokasi persembunyiannya Ustadz Firmansyah,,, ", jawab Ustadz Fikri.
" Sangat menakutkan ", ucap Ustadz Halim.
...*************...
Di dalam sebuah ruangan yang gelap, terlihat ada anak kecil yang sedang diikat di kursi. Anak kecil itu adalah Syifa yang sedang pingsan tak sadarkan diri.
__ADS_1
" Tidak ada yang bisa menyelamatkanmu gadis kecil,,, kamu adalah milikku", ucap seseorang yang duduk dihadapan Syifa.