Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Rinjani, Guru Silat Para Akhwat


__ADS_3

*Setelah adegan kangen kangenan*


Farhan dan Rohman pun duduk duduk di bangku yang ada di dalam gudang, mereka seperti kakak adik yang tidak pernah bertemu setelah bertahun tahun lamanya. Kebahagiaan Rohman terlihat jelas oleh Farhan, karena sudah lama tidak bertemu maka Rohman pun menceritakan banyak hal kepada Farhan yang sudah di anggap sebagai kakak kandung nya, dan sesekali Rohman juga bersenda gurau dengan Farhan...


"Oh iya mas Farhan,,, kamu udah selesai dalam perantauan?", tanya Rohman.


" Alhamdulillah udah selesai kok man,, huff", jawab Farhan.


"Pasti banyak hal yang mas Farhan dapatkan dari perantauan", ucap Rohman, dan Farhan hanya tersenyum.


" Oh iya mas,, hmm"


"Kenapa Rohman,,, kalau mau cerita, cerita aja,,, nggak udah canggung gitu"


"Menurut mas Farhan,,, mengagumi dalam diam itu,, gimana?", tanya Rohman.


Sejenak Farhan tersenyum kepada Rohman, lalu berselenden sambil melihat langit langit gudang. Tanpa berucap sepatah kata, sambil masih tersenyum Farhan pun berdiri dan perlahan berjalan keluar, lalu Rohman pun mengikuti Farhan dari belakang.


*------------------------*


Farhan pun melihat pepohonan yang tinggi besar di sekitar nya, Rohman pun segera mengunci pintu gudang karena pekerjaan nya di gudang sudah selesai.


"Kamu pasti sudah sudah tahu sifat ku Rohman, aku nggak terlalu peka dengan hal itu, maaf saja aku nggak bisa berkomentar apa apa", ucap Farhan tersenyum ke Rohman.

__ADS_1


" Huff,, nggak apa apa kok mas. Mas Farhan kan dingin banget kalau sama perempuan, aku sih udah nggak bingung lagi sama sikap mas Farhan", jawab Rohman.


"Yang pasti,,, selalu sebut dia dalam do'a mu, ikat dia di sepertiga malam, dan mohon kepada Allah", ucap Farhan perlahan berjalan.


" In Syaa Allah mas,,, ", ucap bahagia Rohman mengikuti Farhan dari belakang.


Mereka berdua pun berjalan balik ke pondok, dan dalam perjalanan itu Rohman pun masih bersenda gurau dengan Farhan.


" Oh iya Rohman,, ada amanah dari bibi. Kasih kotak ini ke Rinjani, guru silat nya para akhwat ", ucap Farhan.


" Amanah dari Bu Nyai?. Siap mas,,, ", jawab Rohman menerima kotak tersebut.


Sesekali Farhan dan Rohman menghentikan langkah nya untuk melihat sesuatu yang menarik perhatian mereka berdua.


*Di perbatasan daerah ikhwan dan akhwat*


" Mas habis ini mau kemana?", tanya Rohman.


"Hmm,, entahlah. Mungkin mau keliling pondok sebentar,,, ", jawab Farhan. Rohman pun menatap Farhan dengan kecurigaan...


" Mas Farhan nggak istirahat kan waktu pertama kali datang di Pondok", tanya Rohman. Karena sudah bersama sejak kecil, Rohman pun mengetahui semua sifat Farhan,termasuk sifat yang tidak kenal lelah.


"Hmm,, daripada keliling nggak jelas, mending mas Farhan ikut aku ke kawasan para akhwat untuk ngasih ini ke Rinjani?", ajak Rohman. Farhan pun mengangguk,,,

__ADS_1


*Tempat latihan silat akhwat*


" Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh, eh ada Rohman. Ada apa kesini,,, mau cari ribut lagi?", ucap seorang akhwat yang tak lain adalah Rinjani, guru silat semua akhwat.


" Apaan sih,,, baru datang juga,, mau ngajak ribut. Ini ada titipan dari Bu Nyai untuk kamu", ucap Rohman memberikan kotak kecil. Tapi Rinjani tidak menerima nya...


"Darimana aku percaya kalau ini dari Bu Nyai?", tanya Rinjani menatap Rohman dengan tatapan sinis.


" Kakak ku yang jadi saksi nya,, dia yang kasih ini ke aku terus aku kasih ke kamu", jawab Rohman menunjuk ke kesamping nya.


"Siapa kakak mu?,,, di samping mu nggak ada orang", ucap Rinjani.


Rohman pun melihat ke arah samping nya, tapi ia tidak melihat Farhan di samping nya, dan Rohman pun mulai panik.


"Aku udah tau kalau kamu bohong ke aku,, trik apa lagi yang kamu mainkan kali ini Rohman?", tanya Rinjani mamasang kuda kuda.


" Ta tadi ada orang,, beneran", jawab Rohman ketakutan.


Dan langsung saja Rinjani memberikan tendangan ke arah wajah Rohman, tapi...


"Rohman tadi sudah bicara baik baik,,, untuk apa main kekerasan?", ucap Farhan memblokir tendangan dari Rinjani.

__ADS_1


__ADS_2