Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Terbangun


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selesai Shalat Isya' berjamaah Farhan sejenak berdiri di pelataran Masjid, ia melihat para santri yang keluar satu persatu dari dalam Masjid. Lalu Farhan berbalik badan dan mulai berjalan pulang menuju rumah pamannya.


"Ternyata benar,,, para bajingan itu tidak ikut Shalat Isya' berjamaah,,, ", ucap Farhan tersenyum dibalik sorban putih nya.


Karena sang paman masih berdiskusi dengan beberapa Ustadz Pondok maka Farhan pun pulang lebih dulu karena ia merasa perut nya lapar, karena sehabis Shalat Maghrib tadi ia tidak pulang tapi langsung pergi ke belakang Pondok.


......................


" Assalamu'alaikum "


"Wa'alaikumussalam"


"Nak Farhan?,,, dari mana kamu kok baru pulang?", tanya Pak Danang yang sedang bersantai di teras sambil meminun secangkir teh hangat.


" Oh Pak Danang,,, tadi habis ngecek sesuatu sebentar ", jawab ramah Farhan.


Farhan pun segera pamit untuk masuk ke dalam...


...------------------------------...


" Eh Farhan,,, baru pulang?"


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh"


"Iya bi,,, tadi habis Shalat Maghrib Farhan nggak balik dulu karena ngecek sesuatu"


Saat Farhan masuk ke dalam, dirinya pun di sambut oleh bibi nya yang sedang membaca buku di ruang depan...


"Paman kamu mana?,,, kok nggak bareng pulang nya?", tanya bibi Anjani.


" Tadi Farhan lihat paman lagi ngobrol sama beberapa Ustadz Pondok di teras Masjid ", jawab Farhan.


Farhan pun berjalan perlahan dan ikut duduk di samping bibinya yang sedang membaca buku, sejenak Farhan berselenden di sofa sambil menutup mata.

__ADS_1


Farhan merasa senyap di dalam, Farhan pun mengira bahwa Dinda sedang tidur bersama Syifa.


"Dinda sama Syifa udah tidur bi?", tanya Farhan memastikan.


" Iyaah,,,, nyenyak banget Syifa kalau tidur,,, tadi Dinda juga udah tidur,,, tapi sekarang bangun,,, mungkin lagi di toilet", ucap bibi.


"Oh iya,,, kamu belum makan kan Farhan,,, makan dulu gih,,, baru istirahat nanti", lanjut bibi nya yang mengingat Farhan belum makan malam.


" Iya bi", jawab Farhan perlahan berdiri dan berjalan menuju dapur.


...****************...


"Ngapain kamu?"


Saat berada di dapur, Farhan melihat Dinda yang sedang mengaduk dua gelas teh panas.


"Eh,, mas Farhan.... Ehmm,,, ini lagi buat teh untuk aku sama bibi", jawab Dinda.


Farhan pun tidak berkata apa apa lagi, ia langsung mengambil piring di rak dan segera menyiduk nasi dan di taruh di piringnya.


Saat Farhan duduk dan membuka tempat lauk nya,,, ternyata kosong.


" Dinda sisain lauk nya untuk mas Farhan,,, Dinda tadi kepikiran sama mas Farhan yang nggak pulang dulu sebelum pergi,,, pasti belum makan malam", ucap Dinda.


"Terima kasih", ucap Farhan tersenyum.


Setelah memberikan lauk tersebut, Dinda pun menuju ruang depan sambil membawa dua cangkir teh panas...


Farhan yang selama ini sangat dingin terhadap perempuan, kini seperti berubah menjadi orang lain yang selalu senyum kepada perempuan.


Pertemuan Farhan dengan Dinda selalu membuat keduanya tersenyum saat bertemu, apalagi ada Syifa yang selalu menempel ke Farhan.


...****************...


Saat Dinda dan bibi sedang mengobrol santai di ruang depan, tiba tiba pintu kamar terbuka perlahan...


"Mamaah?!"

__ADS_1


Terlihat Syifa yang membuka pintu dan memanggil mama nya....


"Syifa?", Dinda pun langsung menghampiri Syifa dan menggendong nya.


" Syifa kenapa sayang,, kok bangun?,,, gerah ya,, hm? ", ucap Dinda menggendong Syifa sambil berjalan kecil.


" Mamah,,, ayah manaa?", tanya Syifa manja.


"Syifa cari ayah?", ucap Dinda.


Syifa pun mengangguk sambil memeluk mamanya.


Dinda pun menggendong Syifa menuju dapur untuk bertemu Farhan...


......................


Farhan yang sedang makan pun tidak sadar bahwa dirinya sedang diperhatikan oleh Dinda dan Syifa dari kejauhan...


Kedua perempuan itu sedang melihat pemuda tampan sedang makan dengan rapi dan bersih di meja makan, karena Farhan menurunkan kain yang menutup sebagian wajahnya itu, maka terlihat jelas wajah tampan nya itu yang bersih tanpa adanya jerawat.


"Ayah ganteng"


Saat sedang mengunyah makanan nya,,, Farhan mendengar suara yang memanggilnya ayah...


Saat Farhan melihat ke arah belakang, ada Syifa yang sedang digendong Dinda.


Sambil mengunyah pelan dan tersenyum, Farhan pun meminum beberapa teguk air yang ada di gelas....


"Syifa kenapa bangun?,,, tadi kan udah tidur?", tanya Farhan menghadapkan kursi nya ke arah kedua perempuan yang sedang memperhatikan nya itu.


Perlahan Syifa pun turun dari gendongannya Dinda, lalu berlari kecil menuju Farhan dan langsung memeluk kaki nya.


" Syifa cari aayaah ", jawab Syifa manja ke Farhan.


Farhan pun mengangkat Syifa dan mendudukkan ia di pangkuannya...


" Syifa udah makan?,, mau ayah suapin?", tanya Farhan.

__ADS_1


"Hum,,, mau disuapin ayah", jawab gemas Syifa.


Karena merasa Syifa sudah nyaman dengan Farhan, Dinda pun kembali ke ruang depan dan meninggalkan mereka berdua.


__ADS_2