
Pondok Pesantren Miftahul Huda
Setelah Azizah selesai Shalat Dzuhur, ia pun segera kembali ke pondok nya untuk menyimpan barang barangnya.
Saat Azizah keluar dari Masjid, ia banyak bertemu dengan teman teman pondok nya. Mereka pun saling bersalaman dan berpelukan karena rindu. Azizah sangat senang bisa bertemu lagi dengan teman teman pondoknya, tapi ia belum bertemu dengan Ani, sahabat nya.
Lalu Azizah pun izin pamit kepada teman teman nya kembali ke pondok untuk menaruh barang barang nya di kamar. Hampir semua santriwati di Ponpes Miftahul Huda, adalah ukhty bercadar.
*------------------*
Setelah sampai di kamar, Azizah langsung menaruh barang barang nya dengan rapi. Semua pakaian nya ia masukkan ke dalam lemari.
"Hmm,,, kenapa tiba tiba aku kepikiran sama pemuda bersorban ya?", ucap Azizah.
Saat Azizah sedang mengeluarkan barang barang dari dalam tas nya, tiba tiba aktivitas nya berhenti karena ia sedang terpikirkan akan sosok pemuda bersorban yang ada di kereta.
"Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, kenapa jadi kepikiran sama pemuda bersorban itu?. Aku kan mau ketemu sama pak Kyai, harus cepet", ucap Azizah.
Azizah pun langsung bergegas keluar kamar pondok setelah membereskan semua barang barang nya.
*------------------------*
__ADS_1
Saat Azizah sedang berjalan menuju rumah pak Kyai, ia akhirnya bertemu dengan sahabat nya, Ani.
"Assalamu'alaikum Ani", ucap salam Azizah.
" Wa'alaikumussalam Azizah,,, Ya Allah,,, kamu udah pulang,,, kapan kamu sampai?", jawab Ani.
"Iya Alhamdulillah aku udah pulang,, aku baru aja sampai. Aku barusan dari kamar pondok, nyimpen barang barang dulu, terus aku sekarang mau ketemu sama pak Kyai", ucap Azizah.
"Oh ya udah,,, aku temenin ke rumah pak Kyai ya", ucap Ani.
" Iya ayo ", jawab Azizah.
Mereka berdua pun pergi bersama menuju rumah pak Kyai. Selama di jalan, Ani dan Azizah saling bercerita dan mengobrol. Sesekali mereka berdua tertawa karena membahas hal yang lucu.
"Apaan sih kamu Ani,,, aku kan di Universitas untuk belajar, bukannya nyari pacar", jawab Azizah.
"Nggak apa apa juga kalau kamu dapat calon di Universitas itu,,, pemilik Universitas itukan masih saudara sama pak Kyai,, nanti kamu bilang aja sama beliau, pasti di cariin", ucap Ani.
"Ani,, stop bahas itu. Untuk saat ini aku mau fokus untuk memperluas ilmu agama ku,, belum mau cari calon", ucap Azizah.
"Iya deh,, terserah kamu aja", jawab Ani.
__ADS_1
*----------------*
Tak berapa lama kemudian, mereka berdua pun telah sampai di depan rumah pak Kyai...
" Assalamu'alaikum pak Kyai,,, "
ucap salam Ani dan Azizah
"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh"
Dan terdengar jawaban salam dari dalam rumah. Dan yang membuka pintu tersebut adalah bu Nyai, betapa senang nya bu Nyai mengetahui jika Azizah, salah satu murid kebanggaan Pondok nya telah pulang dari belajar nya.
Karena adab seorang santri, Ani dan Azizah pun segera mendekat ke arah bu Nyai dan mencium tangan beliau. Bu Nyai yang telah mengetahui tujuan kedatangan Ani dan Azizah, langsung mempersilahkan mereka berdua masuk.
*Pintu gerbang Ponpes Miftahul Huda*
Ada seorang pemuda sedang berdiri di depan gerbang Ponpes Miftahul Huda, tak lain adalah Farhan Adnan seorang pemuda bersorban yang kini telah sampai di Ponpes milik paman dan bibi pertamanya.
"Apakah Ponpes milik paman Hasyim ini tidak ada penjaga gerbangnya?. Dasar paman, pede banget Ponpes nya nggak kemasukan orang asing", ucap Farhan melihat sekelilingnya.
"Dari luar sini, aku bisa melihat ada banyak ukhty bercadar yang berlalu lalang di dalam sana. Sudah bertahun tahun, tapi aku masih tidak terbiasa dengan kondisi seperti ini. Bismillahirrahmanirrahim,,, ", ucap Farhan melihat ke dalam Ponpes.
__ADS_1
Farhan pun dengan langkah yang mantap, langsung masuk ke dalam Ponpes Miftahul Huda.