Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Group Hadroh Nomor 2


__ADS_3

Setelah 2 sampai 3 hari perjalanan, akhirnya Farhan sampai di sebuah desa dimana desa itu adalah tempat tinggal ibu nya Wulan.


Karena Farhan bertemu dengan ibu Murni pertama kali di warung makan nya ibu Murni, maka Farhan pun langsung menuju warung makan tersebut.


*---------------------*


Sesampainya di depan rumah makan ibu Murni, Farhan hanya melihat warung makan yang di tutup rapat dan tidak ada seorang pun di situ.


"Dulu waktu aku makan disini, warung ini sangat ramai. Tapi kenapa hari ini warung ini tutup dan tidak ada seorang pun disini?", batin Farhan melihat sekeliling.


Dari kejauhan, ada seorang warga yang melihat seorang pemuda bersorban sedang berdiri di depan warung makan ibu Murni, warga tersebut langsung menghampiri pemuda bersorban itu...


" Assalamu'alaikum nak", ucap warga tersebut yang merupakan seorang bapak tua.


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh,,, ", jawab salam dari Farhan segera berbalik badan.


" Anak ini mau makan disini ya?", tanya sang bapak.


"Hmm,, iya pak.. Kalau boleh tahu,,, ibu nya kemana ya,, kenapa warung nya tutup?", tanya Farhan.


" Huff,,, ibu Murni udah lama nggak jualan nak,,, warung nya di rusak sama preman preman", ucap bapak itu.


"Para preman?. Siapa preman preman itu?", tanya Farhan.


" Kita warga sini juga nggak ada yang tau nak,,, tapi bapak yakin para preman itu bukan orang sini", jawab sang bapak.


"Ternyata baj*ng*n itu sudah bergerak sejak lama", batin Farhan.


" Kalau boleh tahu,,, rumah ibu pemilik rumah makan ini dimana ya pak?", tanya Farhan menanyakan alamat ibu Murni.

__ADS_1


"Alamat ibu Murni ada di sana nak,,, kamu jalan aja terus ke arah sana,,, nanti ada lorong, masuk aja.. Kamu jalan terus,,, nanti ada Masjid d besar,,, kamu belok kanan,,, rumah paling ujung itu rumah nya ibu Murni", jelas si bapak.


" Terima kasih pak,,, kalau begitu saya pamit dulu. Assalamu'alaikum ", ucap Farhan pamit.


" Wa'alaikumsalam nak", jawab sang bapak.


*---------------------------*


*Ponpes Miftahul Huda*


*Masjid Pondok*


Siang itu Rohman sedang membersihkan Masjid bersama Ustadz Ahmad, mereka berdua mulai membersihkan Masjid setelah selesai Shalat Dzuhur berjamaah tadi.


Dan karena merasa lelah, mereka berdua duduk di teras Masjid untuk beristirahat melepas lelah.


"Hufff,,,, capek banget bersihin Masjid sebesar dan seluas ini", ucap Ustadz Ahmad.


"Hufff,,, yaah lumayan lah. Udah terbiasa juga dari 4 tahun lalu", jawab Rohman.


" Ustadz Rohman kan nggak salah,,, kenapa Ustadz Rohman mau di kasih hukuman sama Pak Kyai?", tanya Ustadz Ahmad.


"Saya lebih baik mengalah,,, waktu itu kan banyak sekali bukti bukti yang menunjuk ke saya,,, memangnya saya mau mengelak bagaimana lagi?", ucap Rohman.


" Udahlah Ustadz Ahmad,, nggak usah bahas itu lagi", ucap Rohman.


"Baik Ustadz Rohman", jawab Ustadz Ahmad.


Setelah beberapa menit beristirahat, Ustadz Ahmad dan Rohman pun kembali berdiri dan mulai membersihkan sudut sudut Masjid yang dirasa masih kotor.

__ADS_1


*----------------------*


*Aula Pondok Akhwat*


Siang ini banyak sekali para Akhwat yang sedang berlatih hadroh,, mereka sangat bersemangat ingin diajari oleh ketiga Ukhty yang paling populer di Pondok, Ukhty Azizah, Ukhty Alimah, dan Ukhty Wulan.


"Ukhty Azizah,, ajarin saya main darbuka".


"Ukhty Alimah,, saya mau belajar darbuka sama ukhty".


"Ukhty Wulan,, saya mau belajar kratakan hadroh sama ukhty".


Suara para akhwat yang bersemangat ingin belajar hadroh begitu ramai di dalam aula itu, ketiga ukhty juga kewalahan saat ingin mengajari para akhwat untuk bermain hadroh.


" Gini nih kalau group hadroh kita yang paling top di Pondok,,, group hadroh nomor 1", ucap Ukhty Azizah.


"Iya nih,,, tapi biar bagaimana pun kita tetap harus mengajari mereka main hadroh,,, biar ada penerus nya", ucap Ukhty Alimah.


" Yang sabar ya teman teman ku,,, semangat ngajarin para Akhwat nya", ucap Ukhty Wulan memberi semangat kepada kedua teman nya itu.


"Siap Ukhty Wulan", jawab kedua Ukhty dengan semangat.


" Apanya yang group hadroh paling top dan nomor satu di Ponpes Miftahul Huda?.. Group Hadroh kalian itu ter top nomor 2", ucap Ustadzah Rini ikut nimbrung.


"Hah?.. Nomor 2 ,, bukannya group hadroh akhwat kita nomor 1 ya Ustadzah?", tanya Ukhty Azizah.


" Iya Ustadzah,,,, memang nya group hadroh mana di Pondok kita yang nomor 1 kalau group hadroh kita yang udah populer di Pondok selama beberapa tahun ini nomor 2?",tanya Ukhty Alimah.


"Yang nomor 1 itu Group Hadroh Banjai nya Farhan", jawab Ustadzah Rini.

__ADS_1


Seketika itu ketiga Ukhty terdiam...


__ADS_2