
...****************...
Pagi ini sudah ada 3 pertandingan yang berlangsung di Ponpes Miftahul Huda, yaitu pertandingan berkuda, pertandingan memanah, dan pertandingan hadroh. Dan kini akan diadakan pertandingan silat antar santri yang telah dididik oleh masing masing Ustadz terpopuler di Pondok.
Pak Kyai dan Bu Nyai sangat menikmati pertandingan tersebut, mereka melihat banyak para ikhwan dan akhwat yang memiliki bakat dalam pertandingan manapun.
"Mas,,, bagaimana ya keadaan nya Farhan sekarang?", saat sedang menonton pertandingan, tiba tiba saja Bu Nyai kepikiran oleh Farhan.
" Huff,,, dia sudah besar Aini,,, dia bisa menjaga dirinya sendiri di luar sana", jawab Pak Kyai menenangkan sang istri yang gelisah.
"Iya aku tahu kalau Farhan pasti bisa menjaga dirinya,,, tapi aku kepikiran terus,,, ", ucap Bu Nyai.
Dan Pak Kyai pun berusaha lagi untuk menenangkan istri nya tersebut bahwa keponakan mereka dalam kondisi baik baik saja.
......................
Kini aula ikhwan dan akhwat sedang beristirahat, karena kedua nya telah melakukan audisi hadroh secara serentak dan baru di istirahat kan sekarang.
__ADS_1
Ukhty Wulan, Ukhty Alimah, Ukhty Azizah, dan Ukhty Ani sedang duduk duduk di teras aula. Banyak para akhwat yang sedang beristirahat juga di teras aula, ada yang sedang ngemil, ada yang sedang bergurau, dan ada yang sedang mengetes suara nya.
"Udah 1 minggu akhy Farhan nggak ada,,, kemana ya dia?", batin Ukhty Azizah. Sebagai pengagumnya Farhan, wajar jika Ukhty Azizah sedang memikirkan Farhan yang tidak ada di Pondok.
" Hufff,,,, akhy Farhan nggak ada di Pondok,, jadi kangen deh sama dia", batin Ukhty Alimah. Dan ada juga Ukhty Alimah yang sedang merindukan Farhan, karena ia sangat ingat wajah Farhan waktu menyelamatkan nya dulu.
Ukhty Ani, Ukhty Azizah, Ukhty Wulan, dan Ukhty Alimah, mereka berempat berada di group hadroh yang sama. Dengan Ukhty Ani dan Ukhty Wulan yang menjadi vokal, sedangkan Ukhty Azizah yang bermain darbuka, dan kali ini Alimah juga ikut menjadi vokal, dikarenakan Ukhty Wulan tidak bisa bermain rebana jadinya ia pun ikut menjadi vokal. Dan jumlah anggota hadroh mereka ada 10 akhwat termasuk mereka berempat.
Audisi hadroh akhwat telah sampai di perempat final, dan Ukhty Wulan sebagai ketua dari group hadroh nya pun segera memanggil dan mengumpulkan seluruh anggota nya untuk bersiap untuk tampil selanjutnya.
Keempat Ukhty sangat serius untuk pertandingan kali ini, tahun lalu group hadroh mereka mendapat juara satu di pertandingan hadroh dan pernah tampil di berbagai daerah dalam memenuhi undangan dari para masyarakat.
...****************...
"Alhamdulillah,,, sampai di Pondok dengan selamat"
"Alhamdulillah nak Farhan,,, udah sampai Pondok,,, udah nggak sabar mau ketemu sama Wulan"
__ADS_1
"Baik bu,,, mari masuk ke Pondok sama saya"
Dan akhirnya yang ditunggu tunggu telah tiba, Farhan dan ibu Murni telah sampai di Ponpes Miftahul Huda, Farhan pun segera membawa ibu Murni masuk ke Pondok.
...----------------...
Setelah masuk ke Pondok ibu Murni sangat bingung karena Pondok sangat sepi, tak ada santri satupun yang lewat.
"Nak Farhan,,, kok Pondok nya sepi?", tanya ibu Murni bingung.
" Jangan heran bu,,, hari ini adalah pertandingan besar di Pondok, jadi para santri ada di lapangan untuk menyaksikan pertandingan tersebut ", jawab Farhan.
" Ohh gitu ya,,, terus Wulan ikut lomba apa nak Farhan? ", tanya ibu Murni.
" Farhan yakin Wulan saat ini sedang audisi hadroh bersama group hadroh nya ", jawab Farhan.
Mendengar anak nya bermain hadroh, ibu Murni sangat senang. Ibu Murni pun langsung mengajak Farhan untuk melihat audisi hadroh di aula.
__ADS_1
Farhan hanya tersenyum melihat ibu Murni yang tidak sabar untuk melihat audisi hadroh Ukhty Wulan. Farhan pun menenangkan ibu Murni dan mengajaknya pergi ke rumah Pak Kyai untuk menaruh barang barang nya.